Wow, Ada KUA Abal – Abal Di Desa Cilandak Lor


PANTURAPOS - Perkawinan adalah sesuatu yang sakral, untuk itu dalam prosesnya juga harus melalui tahapan - tahapan yang sesuai yang berlaku baik secara agama maupun negara. Tapi, Oknum Modin (Wakil Lebe) di Desa Cilandak lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, selama bertahun - tahun melakukan kegiatan uang merusak citra Kantor Urusan Agama (KUA) dan pihak Pemdes. Pasalnya, Oknum Modin yang biasa dipanggil lebe IS, warga Blok Wideng, Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu itu sering menikahkan pasangan suami istri dikediamannya. 

Dari penelusuran PANTURA POS, senin (26/3), Lebe IS, menikahkan pasangan pengantin di duga dengan cara ilegal. Bahkan, menurut keterangan dari yang bersangkutan (Lebe IS), dari setiap menikahkan, dirinya memasang tarif antara Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu. 

Disamping itu, pekerjaaannya yang sering menikahkan pasangan pengantin itu tanpa sepengetahuan Pemdes dan petugas dari Kantor KUA Anjatan. 

" Saya sering diminta tolong oleh masyarakat untuk menikahkan pasangan calon pengantin, apakah itu anaknya, keponakannya atau saudaranya. Memang dari setiap pernikahan, saya mematok tarif dari Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu, ini semata - mata niat saya untuk menolong masyarakat " ungkap dia. 

Ketika PANTURA POS menanyakan tentang keabsahan buku nikah yang dikeluarkan olehnya. Lebe IS mengakui bahwa buku nikah yang dia serahkan kepada pasangan pengantin tersebut adalah Aspal (Asli tapi Palsu, red). 

" Buku nikah yang berasal dari saya memang statusnya Aspal (Asli tapi palsu). Namun, saya juga sudah sering menyarankan kepada pasangan yang hendak menikah supaya melalui prosedur yang berlaku. Bahkan saya juga tak tinggal diam untuk membantu klien saya, yang berstatus Duda atau janda, agar nanti bisa mendapatkan Akte Cerai (AC) dari pengadilan agama (PA) " ucap dia. 

Namun, apapun alasannya, kegiatan yang acap kali dilakukan Lebe IS tersebut, jelas - jelas telah melanggar administrasi negara. Sesuai Undang undang No 1 tahun 1974 tentang perkawinan yang salah satu poinnya berbunyi setiap kegiatan perkawinan /pernikahan wajib tercatat dalam buku administrasi negara, sebagai dokumen yang sah. (Mansur Kurdi) 

loading...

WARGA APRESIASI POSITIP PEMBAGIAAN BERAS RASTRA DI DESA BUGIS RAYA.


PANTURAPOS - Sebanyak 719 warga penerima mamfaat yang mendapat Pembagiaan beras sejahtra ( Rastra ), Desa Bugis Raya Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, bantuan sosial atau bansos di Desa Bugis Raya tersebut  tersebar dibeberapa Blok atau Dusun sebanyak 719 keluarga penerima mamfaat ( KPM ), bantuaan beras Rastra diterima langsung yang bersangkutan dan beras yang dibagikan dalam program bansos pangan rastra  sepuluh kilogram dan beras Rastra sudah layak dikonsumsi oleh masyarakat karena berasnya putih dan bagus.
      
Menurut Kaur Kesra Ustad, Kosim Pasya. MA.  saat dikompirmasi panturaposonline , Kamis ( 22/03 )" Alhamdulillah masyarakat di Desa Bugis Raya sangat berterimakasih dengan adanya bantuaan beras Rastra atau beras sejahtera karena masyarakat tidak lagi menebus beras tersebut, tidak seperti program raskin, karena program Rastra ini sangat membantu masyarakat kecil atau keluarga penerima mamfaat ( KPM ).
Bantuaan program bansos pangan beras sejahtra ( rastra ), berjalan dengan aman dan tertib dan masyarakat atau keluarga penerima mamfaat sebanyak 719 dan masing masing menerima sepuluh kilogram beras yang masih dikemas rapat, dan juga tampa dipungut biaya apapun, dan teknis pembagiaanya juga tertata rapi sehingga memudahkan bagi warga yang menerima beras pangan keluarga sejahtera.
      
Secara terpisah diungkapkan beberapa warga yang mendapat beras pangan Rastra, sekarang sudah beda beras Raskin sama beras Rastra karena sekarang mah tidak menebus lagi, jadi kami tidak ada biaya apapun dan berasnya juga sangat bagus tidak seperti pada saat penerimaan beras Raskin beras yang kami dapat kurang bagus, kalau sekarang berasnya putih, dan kami sangat senang menerima beras bantuaan dari pemerintah tersebut, ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

loading...

PROYEK NORMALISASI SUNGAI MEMAKAI SISTEM PENGECORAN POMPA KONKRIT ( CONCRETE PUMP ).


PANTURAPOS - Pengerjaan Normalisasi sungai terus digenjot, demi meningkatkan kuwalitas dan kuwantitas pekerjaan proyek yang digarap PT. TIRTA WIJAYA KARYA ( TIWIKA ), untuk Normalisasi sungai diwilayah Indramayu Barat ( Inbar ) yang mencakup enam Kecamatan, seperti Kecamatan Anjatan, Hargeulis, Bongas, Kandanghaur, Gabus dan Kroya tentunya memerlukan tenaga tenaga ahli yang sudah propesional dibidangnya, dan pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai dengan rencana anggaran biaya ( RAB ) dan Bestek sehingga kekuatannya sudah tidak diragukan lagi, dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat terutama masyarakat petani karena sektor lahan pesawahan terutama disisi pengairan merupakan hal yang sangat dominan.
      
Untuk itu Pemarintah  pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum- Cimanuk ( BBWS- CC ) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ), melaksanakan Normalisasi kali disepanjang aliran sungai diwilayah Indramayu Barat dan dikerjalan PT. TIRTA WIJAYA KARYA ( TIWIKA ).
      
Menurut Humas PT. TIRTA WIJAYA KARYA, Wahyudin.SE saat dikompirmasi terkait pembangunan proyek tersebut oleh Awak Media " panturapos online " Jumat ( 23/03 ), pelaksanaan pembangunan infrastruktur normalisasi sungai ini mencakup beberapa Desa dienam Kecamatan seperti Kecamatan Anjatan, Hargeulis, Kandanghaur, Bongas, Gabus dan Kroya adapun panjang sungai yang dinormalisasi 56 Km disepanjang aliran sungai  dalam pengerjaannya memerlukan waktu yang sudah ditentukan 14 Bulan.

Dan sekarang ini untuk wilayah sungai di Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan karena medan yang ditempuh untuk pengecoran sangat sulit maka PT. TIRTA WIJAYA KARYA, memakai cara menggunakan alat berat dengan sistem pengecoran pompa konkrit ( Concrete Pump ), sehingga hasil dari pengecoran tersebut sudah maksimal karena metode yang digunakan memakai alat berat yang canggih.
     
Dikatakan, permasalah yang mendasar adalah karena medan yang sangat sulit dijangkau Truck Mixer ( kendaraan corbeton ) maka dengan sistem ini pengecoran hasilnya bisa maksimal ditambah lagi dengan lebar sungainya juga mencapai 18 M, 20 Cm, dan untuk tanggul sungai sendiri mencapai 4 M, untuk seblah barat sungai dan sebelah timur sungai sesuai eksisting yang sudah ada.
     
Adapun pekerjaan Normalisasi sungai tersebut tidak asal asalan, karena ini proyek yang dibiayai oleh Negara atau pemerintah, tentunya disini ada team dari Balai Besar Wilayah Sungai-  Citarum- Cimanuk ( BBWS- CC ) dari Bandung yaitu Direksi, Konsultan maupun pengawas yang semuanya dari Provinsi  jadi kalau ada kesalahan pasti kami dari pihak PT. TIWIKA mendapat teguran. (SUWARTO)

loading...

PARAH...SUNGAI IRIGASI DIWILAYAH TIGA DESA KECAMATAN PATROL TERSUMBAT SAMPAH


PANTURAPOS - Sektor pertanian adalah merupakan mata pencaharian   mayoritas masyarakat diwilayah tiga Desa seperti  Desa Sukahaji, Bugel dan Desa Patrol Lor Kecmatan Patrol Kabupaten Indramayu, karena itu disektor pertanian perlu adanya peningkatan taraf kesejahtraan para petani sehingga petani menjadi maju karena dengan adanya kemajuaan bagi para petani secara otomatis sistem perekonomiaan juga berkembang pesat, karena itu manjadi harapan semua pihak.
     
Menurut beberapa warga petani saat ditemui Wartawan" panturapos online " Senin ( 19/ 03 ), kami sangat mengharapkan kepada semua pihak, mari bersama sama kita jaga lingkungan kita ini jangan sampai membuang sampah sembarangan apalagi membuang sampai disungai atau kali, kami mengaharapkan kepada warga masyarakat mari bersama sama kita bersinergi untuk lebih meningkatkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi.
    
Berdasarkan pantauaan awak media " panturapos online " kendala yang ada disektor pertanian khusus masalah kurangnya debit air untuk pesawahan, faktornya adalah pendangkalan kali ( sungai ), dari wilayah Desa Patrol Lor, Desa Bugel sampai ke Desa Sukahaji, karena banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Yang lebih memprihatinkan lagi yang seharusnya lingkungannya bersih, disungai tersebut banyak sekali pedagang yang membuang sampah sembarangan seperti didepan RS.SENTOT Pantrol karena banyaknya sampah maka akan terjadi pendangkalan, hal ini perlu adanya normalisasi kali sehingga debit air bisa normal kembali.
Karena  itu untuk wilayah Desa Sukahaji sendiri yang merupakan penghujung aliran sungai yang mengaliri lahan pesawahan kurang lebih 400 Hektar ini sangat berdampak pada para petani karena pesawahannya tidak bisa digarap karena kendala kekurangan air apalagi dimusim kemarau, pesawahan tersebut tidak bisa digarap alias garung, harapan kepada Dinas terkait untuk memperhatikan akses disektor pertanian. (SUWARTO)

loading...

PT.PJB UJB O & M PLTU INDRAMAYU ALOKASIKAN CSR BANTU PAUD.


PANTURAPOS - Pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan pihak PLN PT. PJB UJB O&M PLTU Indramayu dalam memberikan kontribusi untuk membantu pendidikan anak usia dini ( PAUD ) dalam kegiatan tersebut diadakan Senin ( 19/ 03 ) di Desa Tegaltaman  Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Pihak Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) mewujudkan sebagai bentuk kepedualian melalui realisasi program Corporate Social Responsibility ( CSR ) ditahun 2018.
     
Dalam acara tersebut dihadiri baik dari pihak PLN . PT. PJB UJB, PLTU Indramayu, perangakat Desa Tegaltaman, pegawai Kecamatan Sukra dan juga beberapa guru dan anak anak didik PAUD Teratai Desa Tegaltaman Kecamatan Sukra juga masyarakat sekitar dan orangtua wali murid.
    
Dalam penyerahan sarana bantuaan APE luar dan APE dalam untuk PAUD Teratai yang diberikan langsung oleh Supervisor umum dan CSR, Nasir yang disaksikan oleh pemerintah Desa Tegaltaman, KKBPH Kecamatan Sukra Taufikurahman dan juga Ketua  Himpaudi Kecamatan Sukra Ita Rosita, dalam acara tersebut berlangsung dengan hidmat dan penuh keakraban.
(SUWARTO/ SATORI- DEWA)

loading...

Hunian Nyaman Dengan Harga Terjangkau Kini Hadir Dijalur Pantura



PANTURAPOS - Perumahan yang bergaya Arsitektur modern dan lokasi yang strategis merupakan idaman bagi pemiliknya ditambah keamanan dan kenyaman yang merupakan rasa tanggungjawab dalam menjaga stabilitas dilingkungan perumahan.
      
Baru baru ini telah dibuka kantor pemasaran perumahan bersubsidi GRAND RIZQI EFENDI, diwilayah Kabupaten Indramayu Kecamatan Patrol tepatnya di Desa Patrol Lor, perumahan tersebut sangat strategis karena didepan jalur Pantai Utara ( Pantura ) arah Jakarta - Cirebon, sehingga mempermuda akses jalan, dan dalam menjalankan rutinitas sehari hari menjadi lancar karena keberadaan perumahan tersebut sangat strategis.
       
Menurut pelaksana teknis lapangan Tarsilah alias Bewok, saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " Saptu ( 10/ 03 ), dalam pengerjaannya perumahan diwilayah pantura Desa Patrol Lor Kecamatan Patrol ini baru sekitar 30% adapun harga terjangkau bagi kalangan ekonomis persyaratan mudah dan prosespun cepat.
      
Saat awak media " panturapos online " menemui pelaksana Purnomo beliau lagi sibuk dilapangan, dan disambut Humas lapangan Sunaryo menurutnya, perumahan tersebut akan dibangun 141 unit rumah, dari type 36, dan juga type 45, untuk Boking 1 juta type 36, dan 1,5 juta untuk type 45, untuk kamar tersedia dua kamar, ruangan tamu dan kamar mandi  termasuk WC dan dapur, adapun luas type 36 seluas 76 M2, dan untuk type 45 seluas 98 M2, kalau ingin lebih jelasnya nanti pelaksana Purnomo yang lebih paham tentang manajemet pemasarannya, adapun pengembangnya sendiri dari PT,Gemilang Rizqi Efendi Develovement, katanya. (SUWARTO)

loading...

Masyarakat Desa Bugel, Rindukan Perbaikan Jalan Poros Desa



PANTURAPOS - Infrastruktur jalan sangat penting bagi jalannya roda perekonomian suatu wilayah, baik pedesaan maupun perkotaan, karena dengan jalan yang bagus sistem roda perekonomian menjadi lancar dan tidak ada kendala dalam menjalankan aktifitasnya sehari hari.
    
Di Desa Bugel Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu kerusakan jalan poros sungguh sangat memprihatinkan hal ini mengundang keprihatinan Pemerintah Desa dan warga setempat pasalnya apabila dimusim penghujan jalan tersebut terlihat seperti kubangan kerbau dan di Desa Bugel sendiri merupakan langganan banjir disetiap tahunnya.
     
Menurut Kuwu Desa Bugel Kecamatan Patrol Ansori saat bincang bincang dengan wartawan "panturapos online " beberapa hari yang lalu, kami sangat mengharapkan kepada Pemerintah Daerah maupun Dinas PUPR agar memperhatikan keinginan dari masyarakat, karena jalan poros ini kalau cuman dihotmix saja tidak akan kuat, seharusnya dicorbeton, karena kalau disetiap musim penghujan Desa Bugel selalu saja digenangi air alias banjir.
    
Dikatakan, untuk itu perbaikan infrastruktur jalan poros ini yang panjangnya kurang lebih 1,5 Km dan lebar kurang lebih 6 M. sudah pasti memerlukan agaran Milyaran rupiah karena masyarakat menginginkan jalan poros tersebut dicorbeton ( betonisasi ) apabila pihak Pemda tidak merespon.

Isya Allah kami akan mencoba mengalokasikan dana sesuai kemampuan, dan mudah mudahan ditahun ini program untuk anggaran infrastruktur jalan poros Pemdes Bugel akan menargetkan penyelesian secara bertahap demi keinginan masyarakat dan demi kepentingan bersama dalam hal infrastruktur jalan, karena itu jalan yang bagus maka sistem roda perekonomian akan menjadi lancar.

Hal senada diungkapkan beberapa warga, kami sebagai masyarakat Desa Bugel mengharapkan kepada pemerintah baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa agar jalan poros ini diperbaiki sehingga aktifitas kami menjadi lancar, itu harapan kami sebagai warga kalau jalannya bagus kan enak sudah tidak ada kendala lagi, ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

loading...