Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kritik Halte Transjakarta Stasiun Kebayoran Tak Terinntegrasi, Anies Salahkan Gubernur Yang Lalu


DETIKWARGA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencoba menjadi penglaju ke Tanah Abang. Usai menjadi inspektur upacara Hari Ibu, Anies meluncur ke Balai Kota lalu menuju Stasiun Kebayoran.

Tiba di Stasiun Kebayoran pukul 09.30 WIB, Anies disambut Dirut Transjakarta, Budi Kaliwoyo dan Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin. Anies dan Budi sempat berbincang intensif sambil melihat beberapa kondisi seperti galian jalan dan meladeni para warga yang ingin berfoto.

Tiba di Kebayoran, Anies berjalan kaki menuju Stasiun Kebayoran dan sempat meninjau kondisi di sana. Anies tidak langsung menuju peron, tetapi dirinya melihat Stasiun Kebayoran tidak terintegrasi dengan baik.

"Jadi teman-teman bisa lihat contoh bagaimana transjakarta dan kereta tidak terintegrasi. Ini contoh sempurna nih, dibikinnya baru tapi tidak memikirkan integrasinya," ucap Anies di Stasiun Kebayoran.

"Jadi jalan ke sini setengah mati. Haltenya di Kebayoran Lama, stasiunnya di sini," ucap Anies.

Atas dasar itu Anies mengatakan bahwa nantinya semua rencana transportasi harus terintegrasi.

"Ini terjadi di pemerintahan yang lalu. Kami ingin nantinya pembangunan transportasi harus terintegrasi," tutup Anies.


Anies pun naik ke peron menuju stasiun Tanah Abang bersama-sama para penglaju merasakan sensasi naik kereta api di Jakarta. (kricom)

Post a Comment for "Kritik Halte Transjakarta Stasiun Kebayoran Tak Terinntegrasi, Anies Salahkan Gubernur Yang Lalu"

Berlangganan via Email