Pihak RSUD Indramayu Ajukan Permohonan Maaf, Semoga Pelayanan Kepada Rakyat Miskin Makin Baik

PANTURAPOS.COM - Pihak RSUD Indramayu akhirnya memberikan permohonan ma’af kepada Media Massa atau Pers terkait permasalahan yang sempat mencuat dan menghebokan di bumi wiralodra, yaitu tentang permasalahan perselisihan antara awak kuli tinta dengan pihak RSUD Indramayu, berikut permintaan permohonan maaf dari pihak RSUD

Kami Segenap Pimpinan Dan Karyawan RSUD Indramayu
Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Media Massa/Pers Apabila :

1. Peristiwa perampasan handphone milik anggota Pers/Journalis Harian Umum Suara Cirebon yang dilakukan oleh staf RSUD Indramayu dianggap kurang berkenan
2. Pelayanan publik yang diselenggarakan di RSUD Indramayu kurang maksimal
3. Keterbukaan Informasi Publik sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 yang disediakan oleh pihak RSUD Indramayu

TTD.
dr. LISFAYENI

PLT. DIRUT RSUD INDRAMAYU
loading...

Walah...!!! PILWU di Kecamatan Anjatan Sepi Peminat, Ada Apa Ya...

PANTURAPOS.COM - Pemilihan Kepala Desa yang akan diselenggarakan pada hari rabu tanggal 13 Desember 2017 mendatang tentunya akan meria, karena pemilihan Kuwu tersebut secara serentak dikabupaten Indramayu, diikuti 138 Desa dari 30 kecamatan.
       
Dari sekian Desa tentunya calon kandidat setiap Desanya ada yang melebihi batas dan harus ada seleksi maksimal lima orang calon untuk maju dalam pemilihan kepala Desa ( Kuwu ), dari beberapa Kecamatan dikabupaten Indramayu menurut pantauan wartawan " panturapos online " peminat yang kurang dalam mendaftarkan diri untuk bersaing dipilwu tersebut terutama diwilayah dapil enam yaitu diwilayah Kecamatan Anjatan yakni Desa Cilandak Kidul, calonnya ada tiga, Desa Kedungwungu calonnya ada tiga, Desa Wanguk calonnya ada dua dan Desa Salamdarma calonnya ada dua, hal ini beda dengan wilayah wilayah Kecamatan lain dikabupaten Indramayu.
        

Menurut beberapa keterangan warga yang berhasil dihimpun " wartawan panturapos " beberapa hari yang lalu, memang pendaftaran gratis tetapi biaya untuk menarik simpati para pemilih harus mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah, salah satu contoh didesa Salamdarma Kecamatan Anjatan persaingan sudah ketat, padahal waktu masih lama jadi para peminat untuk mendaftarkan diri pikir pikir dulu kemungkinan dana untuk mengaet masyarakat perlu dana ratusan juta bahkan bisa mencapai milyaran rupiah.Ungkap beberapa warga. (Suwarto)
loading...

Supaya Pelaksanaan PILWU Serentak Tidak Ribut, PANPILWU Harus Bersikap NETRAL

Ilustrasi Pilwu Serentak di Indramayu

PANTURAPOS.COM - Implementasi pemilihan kepala Desa yang akan diselenggara serentak di Kabupaten Indramayu sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon atau balon Kepala Desa, tercatat ada138 Desa dari 30 Kecamatan di Kabupten Indramayu, dalam pelaksanaan pemilihan kuwu tersebut telah diatur dalam Perda no 5 tahun 2017 tentang penyelenggara pemilihan kuwu.

Menurut pemerhati Pilwu Ato Suharto, bagi para panitia pemilihan kuwu ( Panpilwu ) harus bisa mempedomani aturan aturan yang ada, sehingga dalam menjalankan tugasnya panitia pilwu sesuai dengan aturannya dengan demikian penyelenggara pilwu berjalan dengan baik.


Dikatakan lebih lanjut, jangan sampai panitia penyelenggara pilwu ada ketimpangan atau berat sebelah dalam hal ini panitia harus bersikap netral jangan sampai ada keberpihakan salah satu calon, sehingga dapat memperkeruh suasana yang dikawatirkan akan terjadi gesekan gesekan diantara para pendukung, hal tersebut dapat mengganggu jalan Pemilihan Kepala Desa yang nantinya akan merugikan kita semua dalam ajang pesta Demokrasi ini ?. (SUWARTO)
loading...

Gara – gara Bidan Judes, Nasib Dirut RSUD Indramayu Tinggal Menunggu Seminggu Lagi

PANTURAPOS.COM - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Bisma Panji Dewantara merespon positif atas polemik yang terjadi antara Wartawan versus RSUD Indramayu. Pihaknya segera melakukan koordinasi dan memanggil Dirut RSUD Indramayu, dr Lisfayeni dalam rapat kerja untuk dikonfirmasi kebenaran masalah yang ada. Menurutnya, buruknya kinerja RSUD Indramayu dan perilaku anak buahnya, bidan Irta yang tidak sopan dan arogan harus dipertanggungjawabkan oleh pimpinannya.

“Semua tuntuan wartawan dan LSM saya akomodir. Kami segera melangkah dan melakukan upaya nyata dan kerja konkrit agar masalah yang ada segera mendapat titik terang dan jawaban. Khusus untuk korban keluarga pasien Supinah, kami akan buat surat resmi hari ini juga ke Direktur RSUD Indramayu agar uang jaminan Rp 2,5 juta segera dikembalikan pihak keluarga korban, Warsito ,”terang Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Bisma Panji Dewantara didampingi anggotanya, Ali Akbar, Selasa (26/9) saat menerima tim negosiasi perwakilan dari wartawan dan aktivis LSM di gedung DPRD Indramayu ruang Muspida.

Ditegaskan Bisma, semua pasien yang datang ke RSUD Indramayu agar diperlakukan sama, tidak boleh ada diskriminasi dan beda pelayanan baik kepada warga miskin maupun yang kaya, baik pasien yang menggunakan BPJS, SKTM maupun dengan pasien umum lainnya. Persamaan dalam pelayanan ini merupakan standar wajib yang dilakukan pihak Rumah Sakit sesuai UU kesehatan 36/2009, pasal 32 ayat 2. Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien atau meminta uang muka.

“Bagi pimpinan fasilitas pelayan kesehatan atau tenaga kesehatan yang melanggar pasal 32 ayat 2 itu bisa dipenjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp 200 juta. Jika menyebabkan kematian karena pelanggaran ditolak, dipenjara maksimal 10 tahun denda paling banyak Rp 1 milyar. Masalah kesehatan untuk masyarakat ini tidak main-main sangat sensitive dan perlu diperhatikan, jangan dianggap sepele” kata Bisma yang juga anggota fraksi PKS.

Terkait tindakan bidan Irta yang dinilai tidak sopan dan arogan, pihaknya segera merekomondasikan agar yang bersangkutan segera dipindah tugas.  “Lewat kekuatan politik, kami bisa rekomkondasikan bidan Irta untuk segera dipindahtugaskan, termasuk jabatan Plt Dirut RSUD Indramayu, dr Lisfayeni. Kami minta waktu satu minggu untuk masalah ini,”tegas Bisma.  

Bisma juga berjanji akan sesering mungkin melakukan sidak turun ke lapangan memonitor pelayanan RSUD Indramayu, untuk melihat langsung kondisi RS, pelayanan terhadap pasien dan kinerja pegawai RS. “Untuk persoalan hukum mas Ade Irawan yang dirampas HP nya, kami serahkan sepenuhnya ke jajaran Polres Indramayu untuk mengusut tuntas tanpa pandang bulu,”tambah Bisma.

Ketua, Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia, (AJII) Kabupaten Indramayu yang juga Kordinator Umum/penanggungjawab orasi, Raskhana S Depari mengaku gembira atas respon positif dari Komisi II DPRD Indramayu. Pihaknya mengacungkan jempol atas keberanian sikap ketua komisi II dalam meyikapi polemik yang sekarang menjadi viral antara wartawan versus RSUD Indramayu.


Pihaknya akan ikut terlibat langsung mengawal perkembangan masalah ini. Janji-janji dan pernyataan ketua komisi II, Bisma akan dipantau terus agar tidak “masuk angin”. “Kami percaya, lembaga legeslatif ini bisa komitmen dan punya kekuatan lewat jalur politiknya, apalagi ini menyangkut hajat orang banyak yakni soal kesehatan warga miskin, pelayanan publik dan keadilan untuk wartawan, ”terang Raskhana. (Realese Kiriman SC)
loading...

Wah Parah...!!! Para Camat Indramayu Nggak Pernah Hadiri Acara Yang Digelar GP ANSOR

PANTURAPOS.COM - Event Ansor bershalawat yang di laksanakan oleh GP. Ansor Lohbener pada jum'at (22/9) dan di hadiri ratusan undangan dari berbagai Desa serta Kecamatan di Kabupaten Indramayu berjalan dengan khidmat dan penuh barokah, namun sangat di sayangkan undangan yang di sampaikan oleh GP. Ansor kepada Pimpinan Musyawarah Kecamatan (muspika) hanya di hadiri oleh petugas TNI dan Polri.

Ketua GP. ANSOR Indramayu Miftahul Fatah saat sambutannya dalam acara tersebut mengecam para Camat yang tidak pernah hadir dalam kegiatan-kegiatan yang di prakarsai GP. Ansor Indramayu "Saya mengecam para Camat yang tidak pernah mau hadir pada kegiatan ke- NU-an terutama kegiatan-kegiatan yang di gagas oleh GP. Ansor Indramayu, kita sudah berpuluh kali melayangkan surat undangan kepada para Camat, namun sampai hari ini undangan tersebut tidak kunjung di respon, padahal kegiatan yang di lakukan oleh GP.

Ansor dari zaman Indonesia belum merdeka hingga saat ini tidak pernah bertentangan dengan hukum agama dan dirgama, bahkan GP. Ansor telah jelas mampu membangun sinergi yang sangat baik dalam berbangsa dan bernegara, namun sangat di sayangkan ketika para Camat di undang oleh pihak lain, maka kmungkinan besar para Camat akan datang, apalagi acaranya adalah hiburan" tegasnya


Kecaman yang di tujukan kepada para Camat, juga di lanjutkan oleh para kader Ansor dan Banser yang merasa bahwa para Camat tidak menghargai sama sekali upaya baik yang dilakukan oleh GP. Ansor Indramayu, para kader Ansor dan Banser juga akan membuat catatan bagi para Camat yang tidak mau hadir pada kegiatan ke-NU-an apalagi yang di prakarsai oleh GP. Ansor. (Redaksi)
loading...

Nah Loh...!!! Buntut Perampasan HP Milik Wartawan, Organisasi Jurnalis Indramayu Siap Gelar Aksi

PANTURAPOS.COM - Perseteruan antara journalis indramayu versus pihak RSUD Indramayu berbuntut panjang. Ketua Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia (AJII) Kabupaten Indramayu, Raskhana S Depari menegaskan, akan turun ke jalan menyoroti adanya tindakan kekerasan yang menimpa wartawan. Menurutnya, tindakan arogan yang dilakukan oknum bidan RSUD Indramayu, Irta ini dianggap keterlauan dan sudah penghinaan terhadap profesi pers. “Kita pasti demo, kita sudah siapkan semua rencana, alat peraga dan pelengkapan lainnya untuk demo, hari Senin (25/9) nanti. Demo, harga mati,”tegas Raskhana yang juga dipercaya sebagai Koordinator Lapangan, unjukrasa nanti.

Dalam tuntutannya pihaknya tetap bersitegas agar Bupati Indramayu, Hj Anna Sophana segera mencopot Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu Hj. Lisfayeni dari jabatannya. Desakan ini mengingat, dr Lisfayeni dianggap bertanggungjawab atas ulah oknum Bidan Irta, pegawai RS tersebut yang diduga berani merampas HP milik Kabiro HU Suara Cirebon, Ade Irawan.

Menurutnya, kesalahan anak buahnya harus ditanggug oleh pimpinanya, apalagi perbuatan oknum bidan Irta ini sudah menyalahi aturan. “Kita sudah rapat bersama, kita turun kejalan hari Senin (25/9) dengan rute berkumpul dikantor AJII jalan Siapem Indramayu, lalu kita melewati arah jalan DI Panjaitan dan berputar kearah jalan Murah Nara tempat RSUD Indramayu.

Kita kemudian Orasi di Kantor Bupati Indramayu dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Indramayu, dan orasi kita tutup ke Polres Indramayu untuk memberikan berkas demo dan pelaporan kasus perampasan HP dengan kekerasan yang dialami wartawan, Ade Irawan,”tegas Raskhana yang berjanji Jumat (22/9) surat pemberitahuan aksi unjuk rasa akan dikirim ke Polres Indramayu dan sejumlah wadah organisasi kewartawanan di Indramayu.. 

Suara lantang dan kecaman tegas disampaikan Korda LSM Pelopor Indramayu, M Nanang Supriyadi. Dirinya bersama semua anggotanya yang menyebar disetiap kecamatan akan ikut mendukung turun kejalan bersama aktivis jurnalis menyuarakan stop kekerasan jurnalis. Dirinya menilai, kinerja Dirut RSUD Indramayu gagal karena tidak menghargai wartawan serta dianggap gagal memenej karena buktinya dilapangan para petugasnya tidak sopan dan arogan kepada keluarga pasien, bahkan berani merampas HP milik Ade Irawan yang digunakan untuk merekam oknum bidan Irta saat marah-marah, arogan dan tidak sopan.

Lebih lanjut pihaknya meminta, Bupati Indramayu dan unsur dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) segera melakukan sidak melihat fakta buruknya pelayanan pasien di RSUD Indramayu.

“Keburukan yang mengakar ini patut untuk dibongkar untuk kebaikan semua, caranya, yang pertama ada perombakan pegawai disana yang dimulai dengan Bupati segera mencopot Dirut RSUD dan oknum-oknum pegawai yang dianggap bermasalah,”jelas Nanang.

Nanang juga menyayangkan ucapan Dirut RSUD Indramayu yang dianggap gegabah dan asal bunyi, menurutnya Dirut itu adalah pejabat publik yang omongannya harus bisa dipertanggungjawabkan. Mereka ngomong ke satu media Online bahwasannya, saudara Chong Soneta yang saat itu datang ke RS memaksa dan mengintimidasi pihak jaga RS agar pasien Supinah bisa dipulangkan.

Padahal faktanya tidak demikian, yang bersangkutan tidak memaksa begitu Dirut Lisfayeni bilang, pulangnya ditunda besok, dan memang buktiya pasien pulangnya besok siangnya. Yang lebih parah, perkataan dr Lisfayeni yang menuding wartawanSC ini menilep uang jaminan dari pasien Rp 2,5 juta. “Bukti kwitansi pembayarannya ada kok, masa dituduh nilep uang.Tolong hati-hati dalam memberikan keterangan dan jangan fitnah. Ini sudah fitnah dan masuk pidana murni yang perlu ditindaklanjuti,”terangnya.

Siswo Prayitno, anggota PWI Indramayu yang turut hadir dalam rencana rapat demo mendukung adanya demo nanti, Menurutnya, demo menyuarakan kebebasan pers yakni ancaman perampasan dengan kekerasan yang menimpa Ade Irawan adalah wajar. Kita tunjukan kekuatan, kita demo, pasti. Apa pihak RS yang kuat apa kita insan pers ,”sambung Siswo.

Tindakan oknum bidan Irta yang arogan, tidak sopan dan gegabah berani merampas HP wartawan yang sedang liputan ini mengundang tanda tanya besar rahasia dibalik perampasan HP ini, dan itu sama saja menggambarkan buruknya RSUD Indramayu yang tak mau terekpos. Apalagi, saya tahu sendiri, ternyata benar pasien yang habis di cesar, Supinah dirawat di lorong ruangan gedong Gincu 3, yang menggambarkan buruknya pelayanan dan tidak manusiawi.

“Kami mendesak agar pimpinan di RSUD Indramayu tegas memberikan tindakan kepada anak buahnya yang bersikap arogan. Kalau tidak bisa, yah jelas pimpinan dan anggotanya bersekongkol dalam kejahatan ini, kita layak untuk melawan dan setuju kita demo. #Save Journalist,”kritik Wangidin ST, Ketua Bidang Pembelaan Wartawan di HIPWI (Himpunan Insan Pers Wartawan Indonesia) Kabupaten Indramayu dan Agus Suherman, aktivis anti korupsi Indramayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Indramayu merasa geram dengan kelakuan petugas piket, bidan Irta yang dianggap arogan. Selain tidak sopan, bidan Irta kerap marah-marah sama keluarga pasien sehingga membuat pelayanan buruk. Bukan hanya kepada pasien, Bidan Irta ini juga berlaku arogan terhadap wartawan yang juga sekaligus Kabiro HU. Suara Cirebon, Ade Irawan.

Sikap arogansi bidan Irta ini ditunjukan kepada keluarga pasien Supinah dan Kabiro HU Suara Cirebon, Kamis (14/9) saat keduamya menanyakan perihal kondisi pasien yang diajukan untuk proses kepulangan pasien Supinah. "Ngapain dirawat lama-lama disini, wong dirawatnya aja dilorong rumah sakit. Padahal, istri saya ini adalah pasien yang melahirkan dengan proses cesar, bahkan anak saya yang dilahirkan meninggal dunia dalam proses persalinan cesar. Saya terpaksa mengajukan pulang karena pelayanan disini sangat buruk,"terang Warsito, warga Desa Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi-Indramayu yang tak lain adalah suami dari pasien Supinah.

Menurutnya, istrinya yang sempat dirawat diruang ICU selama 6 hari, begitu sudah selesai di cesar, dipindahkan ke ruang Gedong Gincu 3. Namun petaka datang, petugas diruang ini yang tak lain adalah bidan Irta sikapnya semenjak mereka masuk diruangan Gincu 3, tidak sopan dan berlaku arogan kepada semua pasien disini termasuk istrinya. "Kami kecewa dengan pelayanan yang buruk ini, makanya kami tak betah dan lebih baik istri saya bawa pulang. Ini sungguh buruk, masa pasien habis dicesar ditempatkan dilorong ruangan gedong gincu. Kami kwatir, setelah anak saya mati saat proses kelahiran, malah istri sayanya yang memburuk karena disini ga terurus dengan baik dan pelayanannya sangat buruk,"terang Warsito.


Puncaknya, arogansi sikap bidan Irta ini saat Kabiro HU Suara Cirebon mendatangi ruang ini untuk mengambil gambar bidan Irta yang marah-marah tidak sopan dan menghina Pers lewat HP-nya. Bidan Irta langsung marah sambil merampas HP milik Kabiro, bahkan tangan Kabiro Ade Irawan sempat dipukul dan dicakar karena mempertahankan HP yang mau dirampas Irfa, hingga baju lengan Kabiro Ade robek. "Perkataan bidan Irta ini sangat menghina pers dan perlakuan bidan Irta yang marah-marah ke keluarga pasien ini menunjukan bukti bahwa bidan Irta ini sangat arogan. Kami mengutuk keras perbuatan bidan Irta ini dan tidak terima karena sudah menghina dan menghalang-halangi tugas Pers,"tegas Kabiro, Ade Irawan. (Kiriman chong soneta)
loading...

Wow...!!! Ada Timbunan Aspal Di Desa Salamdarma, Punya Siapa Ya...

Timbunan Aspal Di Desa Salamdarma, Kecamatan Anjatan
PANTURAPOS.COM - Temuaan timbunan aspal yang diduga milik pemerintahan Desa Salamdarma yang disimpan dipekarangan salah seorang warga yang bernama Rakiman didusun Kesan sebanyak 78 drum, hasil ivestigasi Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Pemantau Kinerja Aparatur Negara -Indonesia ( PENJARA-INDONESIA ) sudah sepatutnya mempertanya tentang temuan aspal tersebut kepada Pemdes Salamdarma.ungkap Ketua LSM PENJARA Waryono.
        
Dikatakan lebih lanjut, dirinya sudah mempertayakan tentang timbunan aspal kepada Pemdes Salamdarma, menurut bendahara Desa ( Kaur Keuangan ) Taslim pembelian aspal tersebut dibeli dari dana talangan, seharusnya Pemerintah Desa menjelaskan kepada masyatakat pembeliaan aspal tersebut apakah dananya dari Dana Desa ( DD ) atau dari anggara APBdes, ini perlu penjelasan dari kuwu Salamdarma H. Lili Muslikh,kata Waryono.
       

Menurutnya penemuaan timbunan aspal tersebut sudah kami laporkan kepada pihak Inspektorat sehingga dalam kasus ini mendapat perhatiaan khusus dari pihak yang berwenang, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) LSM PENJARA-INDONESIA di Jawa Barat untuk ditindaklanjuti sehingga ada keterbukaan dari Pemerintah Desa tentang penggunaan Anggaran, apalagi pembeliaan aspal tersebut, saat Dana Desa tahap pertama turun, dikawatirkan penyalah gunaan anggaran demi kepentingan pribadi ini yang menjadi kecurigan kami, katanya. (Team)
loading...

Para Tokoh Indramayu Elukan Pasangan Ridwan dan Daniel

PANTURAPOS.COM - Duet pasangan yang akan bersaing dipemilihan gubernur di Jawa Barat priode tahun 2018- 2023, antara Ridwan Kamil yang akan menggandeng H. Daniel Mutaqien tentunya merupakan kekuatan besar dalam Pilkada nanti, karena kedua pasangan tersebut atau Jasun ( Jawa- Sunda ) mempunyai basis masing masing, Ridwan Kamil mempunyai basis pemilih di Daerah Parahiyangan  ( Pasundan ) sedangkan H.Daniel mempunyai basis di Daerah Pantai utara ( Pantura ).

Lebih lanjut dikatakan Daryono. SE. saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " beberapa hari yang lalu, apabila ini benar benar terjadi maka kolaborasi pasangan tersebut saya yakin akan merai suara yang signifikan artinya nanti dalam pemilihan tentunya akan bisa mengalahkan kandidat kandidat lain, ada kemungkinan besar Paslon tersebut sangat diperhitungkan sama Paslon Paslon yang lain, untuk suara beliau prediksi saya bisa mencapai sekitar tujuh puluh persen suara.

Harapan saya andaikata beliau terpilih ( H. Daniel ) harus banyak turun kelapangan atau blusukan ketingkat bawah sehingga aspirasi arus bawah bisa langsung didengar sama pemimpinnya, sehingga keluhan keluhan masyarakat bisa dijadikan acuaan dalam pelaksanaan pembangunan yang berbasis kemasyarakatan, adapun sektor sektor yang lain nanti juga berjalan sesuai aturannya  apalagi beliau Putra Pantura pasti wong Pantura lebih diprioritaskan lagi. (SUWARTO)



loading...

Wujudkan Indramayu Bebas Prostitusi, Warung Remang – remang Di Indramayu Barat Digusur

PANTURAPOS.COM - Akhir akhir ini Pemerintah Kabupaten Indramayu terus giat melaksanakan pembongkaran warung remang remang khususnya diwilayah Indramayu bagiaan Barat ( Inbar ) , beberapa bulan yang lalu tepatnya didaerah Kecamatan Kandanghaur dan Kecamatan Patrol yang berada disepanjang jalur pantura seperti Blok Gayong, Legok, Kalianyar Desa Sukahaji Kecamatan Patrol dan Kaliayar, Kalimenir Desa Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu beberapa Warung Remang Remang ( Warem ) dibongkar petugas Satpol PP dan beberapa jajaran terkait.
        
Kini giliran Warung remang remang Cetol yang berada di Kecamatan Gabus wetan tepatnya di Desa Drunten kulon kamis ( 14/09 ) mendapat giliran pembongkaran, pembongkaran tersebut berjalan dengan aman tidak ada perlawanan dari pemilik warem karena sebelum pembongkaran pemilik warem sudah diberi surat pemberitahuan atau surat peringatan dari dinas terkait.
      
Menurut beberapa komentar warga kepada wartawan "panturapos online" kami sangat bertrimakasi kepada Pemkab Indramayu karena selama ini prostitusi di Kabupaten Indramayu sudah sangat memprihatinkan, untuk itu kami sangat mendukung sekali dengan adanya pembongkaran warem dibeberapa wilayah akan tetapi jangan sampai ada tebang pilih, kalau mau diberantas ya harus semuanya. Ungkap beberapa warga.
    

Dari hasil pantauaan wartawan " panturapos online" ada beberapa wilayah yang saat ini belum dibongkar atau masih beroprasi seperti CI ( cilege indah ) kecamatan Gantar, arah Cilandak-Kedungdawa Kecamatan Sukra tempat tempat tersebut masih saja buka, penyakit masyarakat atau Pekat diwilayah hukum Kabupaten Indramayu ini harus segera diakhiri dengan menutup semua lokalisasi tempat tempat prostitusi sehingga menjadikan Indramayu yang Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtra ( REMAJA ). (SUWARTO)
loading...

Pandangan Tokoh Indramayu, Rasidi : H. Yance Merupakan Tokoh DiBidang Pertanian

PANTURAPOS.COM - DR.H.IRIANTO MS SYAFIUDDIN ( H. Yance ) mantan Bupati Indramayu yang pernah dua kali menjabat itu merupakan sosok tokoh teladan terutama dibidang pertaniaan karena selama beliau menjabat sektor pertaniaan dikabupaten Indramayu sangat meningkat tajam, sehingga Indramayu menjadi lumbung padi di Jawa Barat maupun ditingkat Nasional. Ungkap Rasidi beberapa hari yang lalu saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online" Rasidi yang lebih dikenal sebagai ketua KTNA Kecamatan Haurgeulis.

Dikatakan kalau dalam bahasa Pak Yance itu cocok sekali dengan karakteritas orang Indramayu, tegas, lugas dan transfaran jadi enak ora enak ya langsung saja, jadi tidak ada yang ditutup tutupi, itu yang membawah kepribadiaan Pak Yance menjadi cepat dikenal dan disayang terutama warga Indramayunya sendiri.
     
Selama ini kami belum bisa  silahturrohmi ke beliau harapan sih ada, cuman bisa mendoakan agar beliau sehat dan diberi keimanan yang paling menonjol dari sisi pembangunan selama beliau menjabat pertama sektor pertaniaan, infrastruktur dan sektor pendidikan sekarang disekolah sudah banyak yang memakai jilbab itu juga peran aktif beliau waktu menjabat apalagi beliau pencetus indramayu REMAJA.
       

Harapan kami untuk bupati yang sekarang Hj. Anna Sophanah teruskan perjuangan beliau sehingga proses pembangunan dikabupaten Indramayu menjadi lebih maju lagi disegala bidang, yang tadinya Kabupaten Indramayu tertinggal sama Kabupaten lain sekarang Indramayu sudah tidak kalah lagi dibandingkan dengan wilayah wilayah lain di Jawa Barat ini (SUWARTO)
loading...

Pembangunan Kantor Desa Cipancuh, Termegah Di Indramayu

PANTURAPOS.COM - Pembangunan Kantor Kuwu Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu sangat megah dibandingkan dengan Kantor Desa lainnya diwilayah Kabupaten Indramayu dengan menghabiskan dana milyaran rupiah, saat Wartawan Panturapos online mau mengkomfirmasi Kuwu Desa Cipancuh, Wawan Sip dan Sekdes pun tidak  berada dikantor.

Hasil bicang bincang Wartawan panturapos online dengan Kaur Perencanaan, Cato Hadinata beberapa waktu yang lalu dikantor Desanya mengatakan" kalau pencetus ide awal pembangunan Balai Desa ini kami kurang tau, yang tau Pak Kuwu, adapun luasnya kira kira kurang lebih panjang 50 M, lebar 25 M, dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut berasal dari bantuan Pemerintah Pusat, Pemerintah  Daerah dan juga dari dana Pak Kuwu sendiri.


Dikatakan lebih lanjut, Kantor Desa dibangun sejak awal tahun 2016,adapun ruangannya ada sepuluh ruangan untuk berapa semen atau geranit kami juga kurang tau karena pembangunan tersebut bertahap, untuk ruangan pa kuwu kurang lebih  tujuh atau enam meter persegi dan ber AC dan juga didalamnya ada kamar kecil dan tempat istirahat,untuk kamar kecil ( WC ) ada tiga ruangan adapun dana anggaran untuk pembangunan kantor desa tersebut mencapai Rp 2,4 Milyar dan sekarang kira kira baru tujuh puluh persen, tinggal tiga puluh persen lagi Kantor Desa Cipancuh ini sudah selesai pembangunannya"tuturnya. (SUWARTO)
loading...

Lima Belas Besar Indonesia Idol Yunior Ternyata Ada Anak Indramayunya Loh, Namanya Nadhifa Aziahra

PANTURAPOS.COM -  Indonesia idol yunior yang disiarakan langsung secara live dimedia Nasional MNCTV yang sangat digemari masyarakat Indonesia terutama ibu ibu dan anak anak, dalam acara tersebut disiarkan di TV Nasional beberapa bulan yang lalu, ternyata ada yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Nadhifa azjahra ( Dhifa ) anak berusia sebelas tahun yang masih duduk disekolah dasar ini merupakan keturanan Yoga Putra sasongko ( Yogyakarta ) dan Nunung Nurhayati ( Indramayu ).

Saat ada acara resepsi pernikahan keluarganya ( 02/09 ) didusun Kandang Sapi2 Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Dhifa menyumbangkan beberapa  lagu diantaranya lagu dari Andra yang sempat tenar seperti lagu Sampurna para penontonpun semua bertepuk tangan.

Menurut Yoga saat bincang bincang dengan KAMILAH Saptu ( 02/09 ) Dhifa sudah masuk lima belas besar namun sayang diurutan empat belas besar Dhifa Terelminasi saya mohon maaf kepada masyarakat Indramayu karena belum bisa mengharumkan nama Indramayu dikanca mencari bakat Indonesia Idol Yunior ini harapan saya sebagai orang tua Dhifa jangan putus asa harus terus berjuang demi apa yang dicita citakannya.


Begitu juga menurut beberapa penonton dan penggemar Dhifa sebenarnya suara dan penjiwaan dalam membawakan lagu Dhifa sudah bagus, tinggal nanti apabila Dhifa maju lagi dalam perlombaan nyanyi diacara TV Nasional kita masyarakat Indramayu harus banyak kirim sms karena voling sms sangat berpengaruh terhadap kemenagan para peserta.kata beberapa warga. (SUWARTO)
loading...

Ngakak...!!! Jonru Mendadak Umrah setelah Dilapor ke Polisi, Ikut Jejak Habib Rizieq dan Eggi Sudjana Ya ?

PANTURAPOS.COM - Dugaan netizen di media sosial terhadap Jonru Ginting ternyata menjadi kenyataan.

Setelah Habib Rizieq Shihab dan pengacara Eggi Sudjana bertolak ke Arab Saudi saat berurusan dengan pihak kepolisian, terbaru giliran Jonru Ginting melakukan hal serupa.

Diketahui sebelumnya, Jonru telah dilaporkan atas tuduhan melanggar UU ITE karena dugaan ujaran kebencian, Kamis (31/8/2017).

Laporan tersebut dibuat oleh Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid.

Laporan ini ditengarai karena unggahan Jonru dalam kurun waktu antara bulan Maret hingga Agustus 2017 di media sosial yang dianggap provokatif.

Muannas menilai tindakan Jonru dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama.

"Ini berbahaya kalau ini dibiarkan karena dapat menimbulkan keresahan dan adu domba di tengah masyarakat," ujar Muannas di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

Ia juga menilai jika unggahan Jonru tidak sesuai dengan fakta.

"Dalam akun tersebut didapati update status yang menyebut antara lain artis cerai yang dibahas cadarnya, First Travel yang dibahas aksi bela Islamnya, vaksin palsu yang dibahas jilbabnya dan masih banyak lagi."

"Termasuk soal tuduhan sepihak soal tidak jelasnya asal-usul presiden serta tuduhan adanya sogokan uang kepada Nahdlatul Ulama sebesar Rp1,5 triliun dalam Perppu Ormas," kata Muannas.

Setelah muncul laporan dari Muannas, Jonru kembali dilaporkan ke polisi dengan tuduhan serupa.

Kali ini, Jonru dilaporkan oleh pengacara bernama Muhamad Zakir Rasyidin ke Mapolda Metro Jaya.

"Ada beberapa pernyataan-pernyataan yang Pak Jonru tulis di akun Facebooknya yang kami duga dalam pernyataan tersebut itu bisa menimbulkan provokasi, dan yang parahnya lagi dengan postingan tersebut bisa memicukan konflik SARA," ujar Zakir kepada Kompas.com seusai membuat laporan di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/9/2017).

"Kita ingin kemudian merawat negara yang majemuk dengan sesuatu yang damai, namun jika ada ujaran-ujaran seperti ini saya pikir perlu dihentikanlah," ucap dia.

Zakir berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya.

Menurutnya, unggahan Jonru yang mengandung unsur ujaran kebencian sangat meresahkan.

"Supaya kita bisa tahu apa motif sampai tidak ada habisnya yah dari 2014 saya melihat hingga 2017 yang bersangkutan menyerang pribadi pak Jokowi," kata Zakir.

Polisi gelar perkara dari laporan Muannas

Atas laporan yang diterima, pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara terhadap Jonru.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan kepada Kompas.com di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/9/2017).

"Kami masih dalam proses lidik. Nanti setelah ada gelar perkara menyusul dengan masuknya unsur pidana atau tidak nanti saya sampaikan," ujar Adi.

Kini penyidik tengah mempelajari barang bukti yang disertakan oleh Muannas.

Selain itu, penyidik telah memeriksa dua orang saksi, yakni Guntur Romli dan Slamet Abidin.

Kedua saksi tersebut disebut Muannas mengetahui postingan Jonru.

"Dokumen-dokumen ini telah diterima oleh penyelidik. Administrasi sudah kami buat dan sekarang proses mempelajari laporan yang bersangkutan," kata Adi.

Mendadak umrah

Kabar mengenai Jonru yang dilaporkan ke polisi cepat menyebar ke dunia maya, terutama media sosial.

Netizen kemudian menduga-duga bahwa Jonru akan segera umrah setelah kasusnya bergulir.

"Dan.....semua akan timplek pada akhirnya. @jonru silahkan anda petik atas apa yg tlah anda taman.heheheh jgn mendadak umroh ya om," kicau @SupermanCemonk, Jumat (1/9/2017).

"Nah itu.. klo mendadak umroh.. fix banci lah diaaa..." Kicau @PlufDuck, Jumat (1/9/2017).

"Lagi, Jonru Dilaporkan ke Polisi. Sudah ada 2 laporan yang masuk. Semoga dia nggak 'mendadak umroh'," kicau @BULLFRONT, Senin (4/9/2017).

Dugaan netizen ini benar.
Jonru akan umrah pada bulan November 2017 nanti.

Hal ini sesuai dengan pengakuannya sendiri di akun Facebook pribadinya.

Dalam pengakuannya tersebut, Jonru juga menjelaskan bagaimana kronologi dirinya mendapatkan umrah tersebut.

"MENDADAK UMROH
Oleh: @JonruGinting
"Cieee... Jonru dipolisikan. Paling bentar lagi ente bakal umroh."

Itu ledekan para haters, yang maksudnya adalah nyindir HRS yang menurut mereka pura-pura umroh agar bisa melarikan diri ke Arab.

Alhamdulillah, ternyata ledekan itu menjadi doa yang akhirnya dikabulkan oleh Allah.

Tanggal 6 September 2017 saya menerima email mengejutkan dari sebuah perusahaan travel di Bandung bernama Cendikia Muslim Mandiri (CMM).


Tanpa basa-basi, mereka menawarkan saya untuk umroh gratis pada bulan November 2017. Padahal asli, saya sama sekali belum kenal siapa mereka.

Subhanallah. Hampir tak percaya, seperti di dalam mimpi. Tapi ini nyata.

Singkat cerita, tanggal 7 September 2017 malam hari, utusan dari CMM datang ke kantor LBH Bang Japar (kuasa hukum saya) di Jakarta, karena kebetulan saya sedang berada di sana.

Mereka membawa surat jaminan keberangkatan umroh. Bahkan yang membuat saya surprise, mereka juga membawa dua koper besar yang berisi seluruh peralatan umroh, seperti kain ihrom, tas, buku panduan umroh, dan sebagainya. Pokoknya semua sudah lengkap.

Ketika saya tanya apa alasan memberikan hadiah umroh tersebut, mereka berkata bahwa salah satunya adalah untuk menjawab nyinyiran sebagian haters yang berkata, "Emangnya ada yang mau ngasih umroh gratis sama Jonru?"

Alhamdulillah, ternyata ada. Tak Ada yang Tak Mungkin Bagi Allah.

Bagi saya, hadiah umroh ini adalah bonus dari perjuangan selama ini. Bukti bahwa Allah mendukung jalan yang saya pilih. Allahu Akbar!!

Oh ya, apa kabar ustadz abal-abal yang dulu nantang saya umroh? Saya tak pernah minat menjawab tantangan ente. Karena saya ingin umroh dengan niat Demi Allah semata, bukan karena ada yang nantang.

Namun bagaimana pun, tantangan ente akhirnya jadi doa, yang kini dikabulkan oleh Allah.
Alhamdulillah.

Mohon doanya Teman-teman Sekalian, Semoga di November 2017 nanti saya bisa benar-benar berangkat umroh. Semoga semuanya berjalan lancar, aman damai, dimudahkan oleh Allah. Aamiin....
Umrohnya cuma 10 hari, kok. Saya Insya Allah akan pulang ke Indonesia setelah itu. Ini bukan modus untuk melarikan diri ke Arab. Sebab kalau niatnya pengen kabur, ngapain juga diumumkan di ruang publik seperti ini? Betul?

Terima kasih banyak kepada PT Cendikia Muslim Mandiri atas hadiah umroh yang sangat luar biasa. Saya tidak tahu bagaimana harus berterima kasih. Semoga mendapat balasan terbaik dari Allah. Semoga perusahaan Anda semakin sukses di dunia dan menjadi salah satu bekal terbaik di akhirat kelak. Aamiin...

Jakarta, 8 September 2017
Jonru Ginting"


tribunnews.com
loading...

Fitnah Lagi...!!! Jonru Ginting Sindir Penghina Islam di Medsos yang Tak Kunjung Diproses Hukum

PANTURAPOS.COM – Pegiat media sosial, Jonru Ginting menanggapi santai soal pelaporan dirinya ke polisi. Dia membandingkan soal banyaknya laporan kasus-kasus dugaan penghinaan agama lainnya yang tak kunjung diproses hukum.

“Ada banyak orang yang di medsos yang menghina Islam, tapi terus dibiarkan,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Jonru memastikan akan mengikuti perkembangan pelaporan terhadap dirinya. Dia pun siap mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Apa pun yang terjadi, bagi saya itu selalu menguntungkan meskipun saya harus masuk penjara sekalipun. Itu kesempatan bagi saya untuk mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.

Bahkan, semenjak dilaporkan ke polisi, Jonru terlihat semakin religius.


“Kejadian ini membuat saya lebih dekat dengan Allah, saya malah beruntung,” tutupnya. (ks)
loading...

Waduh Gawat...!!! Kata Kapolri: Isu Rohingya Dimanfaatkan Kelompok Anti Pemerintah

PANTURAPOS.COM – Krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar ternyata dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menjatuhkan pemerintah Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian saat membuka acara “International Conference on Contemporary Social and Political Science Affair” (ICoCSPA) yang diselenggarakan oleh FISIP Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Kamis (7/9/2017).

Menurut Tito,  kelompok  itu sengaja menggiring opini isu Rohingya melalui media sosial, twiter dan facebook dengan cara mengupas tentang keagamaan daripada isu kemanusiaannya.

“Dari hasil survey di perangkat lunak analisis opini di platform media twiter, isu Rohingya sebagian besar pembahasannya dikaitkan dengan  Jokowi dan pemerintahannya. Jadi menggiring umat untuk anti pada pemerintah. Bukan isu kemanusiaannya, “tuturnya.

Tito menambahkan,  ada  komentar sejumlah pengguna  media sosial yang justru lebih banyak mengajak umat anti terhadap pemerintahan Jokowi daripada ajakan memberi bantuan kemanusiaan dalam menyikapi konflik tersebut.

“Padahal, pemerintah telah melakukan langkah yang tepat melalui cara-cara diplomasi,” imbuhnya.

Cara-cara yang dilakukan kelompok ini, masih kata Tito, juga  pernah digunakan dalam pilkada serentak 2017 untuk menyerang salah satu pasangan calon dan pemerintah.


“Tak perlu ada aksi-aksi yang berlebihan dalam merespon konflik Rohingya,” tutupnya. (ks)
loading...