Warga Sambut Baik Pembangunan Cor Beton Ruas Jalan Tegaltaman - Sukra

PANTURAPOS.COM -Pelaksanaan pembangunan infrastruktur ruas jalan Desa Tegaltaman- Desa Sukra Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu sepanjang 1150 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi 27 cm, saat ini sedang dilakukan pengecoran oleh kontraktor PT.DEANDRA PUTRA PERKASA dengan pelaksana Asep Subagja.

Menurut Asep ( 17/08 ) kepada wartawan online Pantura Pos" dalam pengerjaannya kami lebih mementingkan mutu sehingga kualitas dapat diharapkan akan lebih awet dan tahan lama,dan yang kami harapkan agar masyarakat diwilayah tersebut merasa puas dengan hasil dari pekerjaan kami ini dan tidak mengecewakan warga sekitar dan bagi pengguna jalan juga akan lebih aman dan nyaman.

Hal senada dikatakan beberapa warga sekitar , kami sangat senang sekali dengan dibangunnya proyek infrastruktur ruas jalan tegaltaman- sukra karena dengan dibangunnya betonisasi atau coe beton diwilayah kami, ini  merupakan kesuksesan bupati kita yakni ibu Hj Anna Sophana melalui Dinas terkait sehingga pembangunan dikabupaten Indramayu terus meningkat dan tidak kalah dengan wilayah wilayah lain ini semua berkat kegigihan dan kerja keras pemimpin kita ( Hj Anna. S ).


Begitu juga menurut beberapa pengguna jalan " Alkhamdulillah dengan dibangunnya pelaksanaan rigid ruas jalan tersebut dari Desa Sukra menujuh Desa Ujunggebang dan Desa Tegaltaman kalau semuanya sudah bagus secara otomatis dapat meningkatkan tarap perekonomiaan warga karena sudah tidak ada kendala lagi apalagi didesa Ujunggebang ada Destinasi Wisata Bahari Pantai Plentong yang banyak dikunjungi dari luar Kabupaten seperti Kabupaten Subang, Sumedang dan purwakarta hal ini menunjukan suatu keberhasilan Pemda Indramayu " tutur beberapa warga. (SUWARTO)
loading...

Waduh...!!! Menjelang Hari Raya Idul Adha Harga Hewan Jenis Sapi Naik 10 Persen

PANTURAPOS.COM - Kenaikan harga hewan kurban jenis sapi menjelang hari raya idul adha 1438 hijriah naik sekitar 10 persen, harga hewan kurban naik setiap tahunnya harga sapi yang sebelumnya dijual dikisaran Rp18 juta perekor sekarang naik menjadi Rp 20 juta perekor, dikarenakan biaya pakan dan perawatan yang mahal

Menurut Maryam warga Desa Salamdarma Blok Karangayar Kecamatan Anjatan, kepada wartawan Pantura Pos online ( 17/08 ) mengatakan " saya jauh jauh hari sudah booking sapi untuk kurban takut nanti kalau sudah mendekati hari raya penjualan harga hewan kurban menjadi mahal, itu juga mendingan kalau ada tetapi kalau stoknya tidak ada kan repot juga, kalau kenaikan hewan kurban itu hal yang wajar karena minat dari masyarakat sangat tinggi untuk membeli hewan kurban.


Begitu juga menurut peternak sapi yang namanya minta dirahasiakan" untuk jenis hewan kurban seperti sapi itu tergantung dari bobot sapi sendiri misalnya bobot atau berat hewan sapi 200 kg itu harganya kurang lebih Rp19 jt, tetapi menjelang hari raya idul adha bisa mencpai Rp 21 jt bahkan lebih, apalagi daya minat masyarakat untuk membeli hewan kurban jenis sapi sangat meningkat tajam dan kenaikan hargapun tidak terlalu tinggi karena masyarakat jauh jauh hari sudah booking sapi tentunya ada biaya lain lain seperti pakan, perawatan dan biaya pengiriman " katanya. (SUWARTO)
loading...