Waduh...!!! Ternyata Isu Teror Sniper Diduga Sengaja Digulirkan untuk Jatuhkan Wibawa Pemerintah

JAKARTA – Pengamat Intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menduga isu teror penembakan terhadap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sengaja digulirkan. Menurutnya, isu ini bisa jadi pembentukan opini bahwa pemerintah gagal melindungi rakyatnya.

“Persepsi itu (isu sengaja digulirkan) yang bisa tampak jika Habib Rizieq tidak kooperatif,” kata Fahmi, kepada Kriminalitas.com, di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Apalagi pasca klaim serangan, tidak ada laporan ke polisi yang dilayangkan. Fahmi menyebut, sikap ini bisa juga untuk memunculkan persepsi pemerintah gagal melindungi rakyatnya.

“Lain lagi halnya jika memang Habib Rizieq ingin membangun persepsi bahwa ancaman ini berkait erat dengan aktivitasnya lalu menilai negara tidak bakal mampu melindungi sehingga harus mengungsi ke negara yang bisa menjadi tempat aman baginya,” ucapnya.

Padahal jika melapor, potensi Rizieq mendapat teror serupa mengecil. Pasalnya dia akan menerima pengamanan oleh Polri.

“Satu lagi, kita juga punya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) jika pengamanan Polri dirasa tidak cukup,” lanjutnya.


Diketahui, usai klaim teror tersebut, Habib Rizieq berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah Umrah. (KS)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post