Waduh...!!! Dalam Kasus Makar, Tommy Soeharto Minta Diperiksa di Rumah, Enak Banget Ya...

JAKARTA – Anak bungsu Presiden Soeharto yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto meminta enggan diperiksa di Polda Metro Jaya atas kasus dugaan makar. Sebaliknya, dia meminta polisi untuk melakukan pemeriksaan di rumahnya sendiri.

Kabid Humas Podla Metro Jaya, Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono menilai permintaan Tommy tidak melanggar ketentuan.

“Boleh-boleh saja,” kata Argo saat dihubungi Kriminalitas.com, Minggu (23/4/2017).

Dia membantah jika Polda Metro Jaya dianggap mengistimewakan putra mantan almarhum Presiden Soeharto tersebut. Menurutnya, wajar saja jika Tommy meminta diperiksa di rumah atau bahkan di kantornya karena kesibukannya sebagai pebisnis.

“Kalau memang sibuk, yang kami lah yang datang untuk memeriksa,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan beberapa hari ini, Argo mengaku kalau penyidik belum menemukan keterlibatan Tommy dalam kasus makar. Sebelumnya, dia diduga mendanai para pelaku makar untuk menjalankan aksinya.

“Tidak ada (mendanai makar),” tutup mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur ini.

Sekadar informasi, Tommy Soeharto dikaitkan dengan kasus rencana makar setelah polisi menengkap Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein. Tommy disebut-sebut berperan sebagai penyandang dana makar dan dijuluki Pangeran Cendana.


Firza merupakan salah satu tersangka kasus dugaan pemufakatan makar bersama 10 tokoh lainnya. Dirinya diamankan saat menjelang aksi demo 2 Desember 2016 lalu atau bernama aksi 212.
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post