Parah...!!! Kata Pengamat: Cara yang Digunakan untuk Jungkalkan Ahok-Djarot Mirip Strategi Teroris ISIS

JAKARTA – Pengamat politik Arbi Sanit menilai, cara-cara yang digunakan untuk mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI lalu, mirip seperti strategi yang digunakan ISIS.

Menurut Arbi, salah satu cara yang mirip dan digunakan organisasi radikal itu adalah dengan cara in‎timidasi.

“‎Yang paling terlihat, pemilih Ahok itu diintimidasi selama berbulan bulan sejak Oktober tahun lalu. Ditakut takuti, pertama dengan demo besar-besaran kalau Ahok itu tidak boleh jadi pemimpin,” kata Arbi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Arbi melanjutkan, Ahok juga kalah karena dipelintir dengan sejumlah pidato dan pernyataannya di media massa.

“Ada yang mencoba menggerakkan kekuatan radikal Islam untuk memback up mereka. Ada upaya di masjid yang selalu mengatakan dosa untuk memilih Ahok. Bahkan ada spanduk yang menolak jenazah pendukung Ahok,” ungkap dosen Fisipol Universitas Indonesia ini.

Dia melanjutkan, cara-cara ini lazim digunakan seluruh organisasi radikal untuk menumbangkan pemerintahan yang sah.

“Gagasan dari gerakan intimidasi ini adalah gagasan ISIS. Cara ISIS itu dilakukan dengan menakut-nakuti orang supaya tunduk, takut, kabur, atau berpihak. Tekniknya adalah dengan menyembelih orang di depan publik,” tutur pengamat politik senior ini.

Menurut Arbi, teknik ISIS ini dioperasikan oleh kekuatan Islam radikal anti Ahok.

“Itu tafsir dan praktik mereka terhadap ideologi dan cara kerja ISIS dengan cara menakut-nakuti,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam sejumlah lembaga survei, Ahok-Djarot kalah dengan selisih suara 10 persen dari Anies-Sandi. Kebanyakan, pasangan petahana ini kalah di kalangan menengah ke bawah atau masyarakat miskin.


Banyak pihak menyebut, kalangan menengah ke bawah ini sudah diintimidasi dan diancam jika memilih Ahok-Djarot menjadi kepala daerah. (ks)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post