Kata Pengamat Politik, Habib Rizieq Harus Segera Dipenjara, Supaya Tidak Bisa Bikin Ulah Lagi

JAKARTA – Pengamat politik Boni Hargens mendesak agar polisi segera memproses hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menurut Boni, jika tak ditindak, maka akan memunculkan Habib Rizieq lainnya yang mengancam ketentraman masyarakat Indonesia.

“‎Karena kalau terlalu lama itu akan melahirkan Rizieq lainnya. Masyarakat akan melihat kalau negara lemah sehingga oknum-oknum tertentu akan merasa kuat, ini bahaya!” tegas Boni kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Boni menambahkan, kalau terus dibiarkan, maka Rizieq akan terus berbuat ulah dengan mengerahkan massa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“‎Ini kan masyarakat menunggu karena tensi politik sebelum dan setelah Pilkada. Peran serta Rizieq yang begitu dominan dengan semua gerakan massa yang masif ini mengarah kepada pemerintahan Pak Jokowi dan simbol negara. Saya kira semua orang menunggu kapan Rizieq ditindak,” imbuhnya.

Menurut Boni, kasus yang menjerat Rizieq cukup banyak, sehingga sayang kalau tak ditangani dengan baik.

“Saya kira semuanya harus tuntas lah, mau dijerat 17 kasus ya harus dihadapi. Supaya tak menimbulkan kegamangan hukum ,” pungkas dia.

Sebelumnya beredar kabar, Rizieq dan sejumlah anggota keluarganya tengah menjalani umrah di Arab Saudi.


Padahal, seharusnya Rizieq menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus dugaan chat sex. Rencananya, Habib Rizieq akan diperiksa awal bulan Mei setelah polisi mengawal demo di hari buruh. (ks)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post