BIADAB...!!! PRIA BERISTRI PERKOSA WANITA YANG MENGALAMI GANGGUAN MENTAL HINGGA HAMIL.

INDRAMAYU - Sungguh biadab perbuatan Munkasir (34), Warga Dusun Bedeng sapi, Desa Bugis tua, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Pasalnya, Munkasir telah melakukan pemerkosaan terhadap Nurjanah (26), Warga Bedeng satu, Desa Bugis tua, yang juga tetangga dari pelaku sendiri.

Informasi yang berhasil di dapat Pantura Pos menyebutkan. Kronologi peristiwa tersebut terjadi Agustus tahun 2016 lalu. Pelaku sejatinya sudah mempunyai seorang istri, namun sang istri tengah bekerja diluar negeri sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia, red). Diduga karena merasa kesepian, pelaku melakukan perbuatan bejad tersebut terhadap korban (Nurjanah), berulang-ulang kali hingga akhirnya korban berbadan dua.

Kendati kasus pemerkosaan tersebut sudah dilaporkan kepihak kepolisian (Polsek Anjatan, red). Namun, Munkasir sang pelaku masih bebas berkeliaran.

Hal itu membuat Abdul Jabar, kakak korban merasa geram. Dirinya meminta kepada pihak yang berwajib agar segera menangkap pelaku, supaya ada efek jera.

" Adik kandung saya (Nurjanah, red), sudah hamil akibat diperkosa oleh Munkasir. Sudah lama kasus ini terjadi, bahkan kami sudah melaporkannya kepada Pemerintah Desa (Pemdes), bahkan sampai kepolsek dan Polres Indramayu. Tapi sampai saat ini, dia (Munkasir) belum juga di tangkap. Kami meminta kepada pihak kepolisian agar segera menangkapnya supaya ada efek jera serta tidak ada lagi korban berikutnya " Ungkap Abdul Jabar kepada Pantura Pos, di kediamannya, Kamis (13/4).

Ditambahkan dia, akibat kejadian tersebut adiknya mengalami trauma berat. Lebih lanjut menurut Jabar, Nurjanah sang adik, sudah lama mengalami gangguan mental. Sehingga menurut dia, pihaknya berharap bisa mendapat keadilan dalam kasus tersebut.

" Saya sudah cape bolak balik ke kantor Polsek dan Polres untuk menyelesaikan kasus ini. Mudah-mudahan Bapak-bapak Polisi bisa segera menuntaskannya secara baik dan benar sesuai prosedur yang berlaku " pinta dia.

Pantauan Pantura Pos, pihak keluarga korban masih menunggu hasil akhir dari kasus tersebut satu pekan kedepan. (Mansur kurdi / Suwarto)


Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post