Nah Loh...!!! Sindir Marissa Haque, Kata Ade Armando: Apa Tidak Bisa Lebih Bodoh dari Itu, Ngomentari Kok Berita Hoax...

JAKARTA - Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia Ade Armando melontarkan sindiran pedasnya kepada para politisi yang kerap mengeluarkan statemen untuk menyerang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Salah satunya adalah artis yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Marissa Haque.

Sindiran Ade ini bermula dari cuitan Marrisa yang mengomentari sebuah artikel yang diduga hasil editan dan bohong alias hoax, dengan menggunakan nama sebuah media.  Artikel tersebut membahas soal dugaan adanya rekayasa ribuan bunga yang diberikan warga kepada Ahok.

Berikut komentar Ade lewat akun Facebooknya, Minggu (30/4/2017) yang menyertakan capture cuitan Marissa Haque.

Kenapa ya kubu anti Ahok tidak jemu mempertontonkan kebodohan?

Fitnah terbaru adalah hoax tentang, lagi-lagi, karangan bunga.
Fitnahnya dramatis banget.

Ceritanya, toko bunga yang mengirim karangan bunga ke balai kota ternyata tidak dibayar oleh pemesannya.
Nilai utang yang harus dibayar tidak tanggung-tanggung: Rp1,3 Miliar.

Karena itu, Lucky Florist, akan menuntut ke Ahok. Lebih dramatis lagi, ceritanya Tim Ahok mengancam Lucky Florist.

Sumber beritanya, katanya: CNN Indonesia.

Siapapun yang punya akal sehat akan tahu betapa tololnya cerita itu.

Kalau nilai utangnya Rp 1,3 miliar, itu berarti (dengan asumsi harga karangan bunga adalah Rp 500 ribu) ada 2.600 pesanan karangan bunga yang tidak dibayar.

Itu tidak mungkin berasal dari Lucky Florist saja.

Dan siapa yang bisa percaya bahwa tim Ahok mengeluarkan dana sebesar itu untuk memesan 2.600 karangan bunga dengan nama dan ucapan nama berbeda-beda ke puluhan toko bunga, dan kemudian tidak membayar pesanan itu?

Apa tidak bisa lebih bodoh dari itu?

Tapi ya begitulah, kalau hati sudah dengki, fitnah apapun akan dipercaya.

Sebelumnya, Marissa Haque mengunggah sebuah artikel yang diduga hasil editan dengan menggunakan nama sebuah media. Artikel itu menulis, toko bunga, Lucky Florist, yang merasa kecewa karena pihak yang memesan bunga untuk Ahok belum melunasi utang sebesar Rp1,3 Milliar. Bahkan kabarnya Tim Ahok mengancam Lucky Florist. Karena itu, Lucky Florist akan menempuh jalur hukum.


"Waddduh, betul kan jk sebuah rekayasa manusia pasti akan terbongkar! U/anak yatim lbh baik drpd buang2 uang spt itu," kata Marissa lewat akun Twitter-nya, Minggu (30/4/2017). (nn)
loading...

Parah...!!! Habib Rizieq Berdoa Agar Pendukung Ahok Dihancurkan

JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab lewat akun Twitter-nya menyebut, jika ia ke Arab Saudi untuk menjalankan umrah dan ziarah, sekaligus memenuhi undangan Raja Arab, Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Dalam ziarah dan umrahnya itu, Habib Rizieq tak lupa memanjatkan doa demi bangsa dan negara, terkhususnya untuk hasil Pilkada DKI 2017, dan proses hukum kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Berikut doa Habib Rizieq yang sampaikan lewat akun Twitter-nya, Sabtu (29/4/2017).

Umroh dan Ziaroh Habib Rizieq Shihab

Tasyyakur kepada Allah SWT atas kekalahan penista agama di medsos dan Pilkada.

Lapor kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW tentang apa yang sudah dicapai dan apa yang sedang masih diperjuangkan.

Memohon kepada Allah SWT di tempat-tempat mustajab agar penista agama di penjara dan segenap pendukungnya dihancurkan.


Termasuk semua pihak yang kriminalisasi Habaib dan Ulama, agar dihancurkan hidupnya sehancur-hancurnya. (nn)
loading...

Ngakak...!!! Ngaku Diundang Raja Salman, Habib Rizieq Ditantang Sodorkan Bukti Oleh Netizen

JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, dirinya kini berada di Arab Saudi untuk menjalankan umrah dan ziarah, sekaligus memenuhi undangan undangan Raja Arab, Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Apa yang disampaikan Habib Rizieq itu, justru menjadi bahan tertawaan warganet (netizen). Mereka mengganggap Habib Rizieq mengada-ada, pasalnya saat Raja Salman berkunjung ke Indonesia pada Maret 2017 lalu, tak pernah sekalipun menyinggung atau bertemu dengan Habib Rizieq. Mereka justru menilai ia berusaha melarikan diri dari berbagai kasus yang menjeratnya.

"Undangan raja Salman???? Lucuuuuu...," begitulah netizen Socratez Lumberg mengomentari artikel berjudul " Habib Rizieq Sebut Kunjungan ke Arab Atas Undangan Raja Salman' Sabtu (29/4/2017).

"Di undang sama keturunan Firaun kali si rijik itu, bukan sama Raja Salman, kwkwkwkk," tulis Sehmy Bajri.

"Cie cie atas undangan Raja Salman. Mimpi di siang bolong. Bangun woiii," kata Albertus Pone.

 "Kampungnya aja, Yaman, dibombardir sama R.Salman. Gile apa ente!" papar Irzal Koto.

"Hahahhahahhaha .. Raja Salman mengundang Rizieq? Gak salah tuh? Kenapa mesti repot-repot ngundang, belum lama kan dari sini, malu mau bilang melarikan diri," tandas Singgih Baswono.

"Kwkwkkwkw...kayaknya gak terima Raja Salman datang ke Indonesia dia gak bisa salaman," ungkap Sabar Sanjaya.

"Ketemu di Indonesia aja gak mau, apalagi diundang. Apalagi keluarga besar diajak. Biasanya kalau undangan itu hanya beberapa orang yang disinyalir satu tujuan, kalau keluarga dibawa itu namanya minggat," pungkas Airlangga.

 Selain itu, beberapa warganet juga menantang Habib Rizieq untuk menyodorkan bukti diundang Raja Salman.

"Kalau balik dari sono, tolong di share ya fotonya dengan King Salman," imbuh Ilham Syah.

"Ketahuan sakit hatinya si Rizieq. Waktu Raja Salman ke Indonesia gak diundang!! Sekarang koar-koar diundang Raja Salman !! Ada fotonya gak? Tapi jangan yang diedit ya," papar Kurnia Wati.

Sebelumnya, Habib Rizieq lewat akun Twitter pribadinya mengatakan, jika kunjungan ke Arab Saudi adalah dalam rangka umroh dan Ziarah."Umroh & Ziaroh Habib Rizieq Syihab," katanya, Sabtu (29/4/2017).

Selain itu, penerima gelar "Man Of The Years 2016" dari Muslim Tionghoa Indonesia (MUSTI) pimpinan Jusuf Hamka, dan Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) pimpinan Lieus Sungkharisma ini mengungkapkan, kunjungannya atas undangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.


"Memberikan Tausyiah / Kuliah Umum kepada Para Mahasiswa dan Santri di Madinah, di sela kunjungan atas Undangan @KingSalman," ujar Habib Rizieq yang disertai dengan unggahan foto bersama sejumlah orang. (nn)
loading...

Waduh Parah...!!! Habiburokhman Sindir Ahok, Karangan Bunga Untuk Ahok Hanyalah Sampah, Dan Monyet Juga Banyak Yang Ajak Foto Bareng

JAKARTA - Sindiran demi sindiran terus dilontarkan oleh Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra Habiburokhman, atas fenomena ribuan karangan bungan yang diberikan warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat.

Yang terbaru Habiburokhman menyebut, karangan bunga yang dibawakan warga untuk Ahok-Djarot hanyalah sampah. Selain itu, ia juga menyinggung soal sejuta KTP yang dikumpulkan oleh relawan 'Teman Ahok' saat mantan Bupati Belitung Timur itu ingin maju di Pilkada DKI 2017 lewat jalur independen.

"Habis sampah KTP terbitlah sampah karangan bunga, dasar kaum pembuat sampah !!!," tulis Habiburokhman lewat akun Twitter-nya, Sabtu (29/4/2017).

Tak hanya itu, anak buah Prabowo Subianto ini juga menyindir soal ribuan warga yang antre untuk meminta foto bersama Ahok di Balaikota Jakarta.  "Monyet di kebun binatang juga banyak yg ngajak foto," singkatnya.

Lebih jauh Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini menyarankan agar Ahok - Djarot dan pendukungnya bisa ikhlas menerima kekalahan mereka di putaran kedua Pilkada DKI.

"Yang kalah sdh cukup waktu bersedih, jadikan kekalahan ini sbg momentum u sembuhkan penyakit hati , hilangkan iri, dengki dan kebencian," ujar Habiburokhman.

Sebelumnya, sejak Sabtu (22/4/2017), karangan bunga untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat terus berdatangan. Hingga Sabtu (29/4/2017), jumlah karangan bunga telah mencapai tiga ribu lebih.


Ribuan karangan bunga itu diberikan warga sebagai bentuk dukungan kepada Ahok - Djarot, yang kalah di Pilkada DKI putaran kedua dari pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno, berdasarkan real count (KPU) DKI. (nn)
loading...

Lucu...!!! MUI Minta Presiden Copot Jaksa Agung, Lembaga Agama Kok Intervensi Hukum Sih...

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi Jaksa Agung M Prasetyo karena diduga mengintervensi kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundangan-undangan MUI, Ikhsan Abdullah mengatakan ketidakprofesionalan Jaksa Agung itu sangat berkaitan dengan status Jaksa Agung yang notabene merupakan kader Partai NasDem.

Jadi menurutnya tidak heran, NasDem yang merupakan partai pengusung Ahok terkesan melindungi.

"Yang kita tahu Jaksa Agung ini kan dari Partai NasDem, jadi tidak heran Jaksa Agung terkesan melindungi dan tidak profesional. Presiden Jokowi sudah seharusnya evaluasi Jaksa Agung," kata Ikhsan dalam diskusi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4/2017).

Selain itu, Ikhsan membeberkan, kalau Jaksa Agung memang telah melakukan politik partisan dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, karena jaksa penuntut umum (JPU) hanya menuntut Ahok dengan 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.


"Tentu saja kami melihat bahwa ada Jaksa Agung lakukan politik partisan atau politik pilkada," jelasnya. (nn)
loading...

Telak, Cuitan Ruhut Sitompul Ini Sindir DPR, Katanya Lembaga Legislatif Itu Semena-mena Kepada KPK

JAKARTA – Politisi Ruhut Sitompul kembali berkicau di akun twitternya terkait hak angket yang digulirkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sepertinya Ruhut menyindir DPR  yang semena-mena terhadap KPK sedangkan DPR adalah  lembaga negara yang mewakili rakyat tetapi tidak dicintai rakyat.

Disatu sisi Ruhut  memuji KPK karena KPK dicintai rakyat yang sudah melaksanakan tugasnya memerangi korupsi dengan baik.

“KPK dicintai Rakyat karena dgn baik melaksanakan tugasnya memerangi Korupsi, Eh ada Lembaga Negara yg mewakili Rakyat tidak dicintai Rakyat,” tulis Ruhut di akun twitternya @ruhutsitompul, Senin (1/5/2017).

KPK dicintai Rakyat karena dgn baik melaksanakan tugasnya memerangi Korupsi, Eh ada Lembaga Negara yg mewakili Rakyat tidak dicintai Rakyat.

— Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) May 1, 2017
Kicauan pengacara kondang ini direspon berbagai komentar oleh para netizen di antara netizen ada juga yang masih menagih janji Ruhut potong kuping.

@gerry6115: Sekarang antara rakyat dan wakil rakyat nya ibarat mantan pacar yg tidak bisa lagi tuk CLBK

@KuningKemboja: DPR ”DAGELAN PARA RAMPOK" Dan skrg @fadlizon sm

@Fahrihamzah lagi Dagelan, tp aktingnya jelek sdh ketahuan settingannya   

@niksonpangrib: @@DPR Hahahahaah tp ga semua koq bang,,

‏@djajadhi: Nyalon gubernur sumut bang... Biar kita pilih

@DendeYamada: Mapus lu poltak, smoga gada partai yg mo terima kutu loncat macam lu. 

@Ryodanshin: Ada yang belum move on setelah dipecat dari DPR.

@adelide_wibowo: Mau tnya,DPR itu bisa dibubarkan gak om?

@putrakediri10: Eh ada yg ingkar janji motong kuping mantan lembaga yg tdk dicintai rakyat :-)

‏@AgusDhaenk: sama kaya ahok 42 % itu yg Cinta ahok,,, yg milih nmer 3 itu yg benci ahok bukan yg Cinta anis, 

@rosiandika7: DPR itu kan cman menguras bkan membantu rakyat.


Sebelumnya, DPR menggulirkan hak angket terhadap KPK karena menolak membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani dalam kasus korupsi e-KTP. Menurut KPK, hal itu bisa mengganggu proses penyidikan yang masih berlangsung. (nn)
loading...

Nah Loh...!!! Fahri Hamzah Setujui Hak Angket, Kata PKS: Dia Sudah Bukan Anggota Fraksi PKS

JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menegaskan bila partainya menentang keras usulan hak angket DPR RI terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini tengah mengusut kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

“Terkait hak angket, kami tidak ikut dan menolak, itu jelas sekali,” ujar Sohibul di perayaan Milad ke 19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2017)

Sohibul menuturkan, hal itu terlihat dari tidak adanya anggota dari Fraksi PKS yang menandatangani rencana hak angket tersebut.

“Sekarang anda sudah lihat bukti bahwa PKS sudah menolak. Tidak ada satupun anggota fraksi PKS yang menandatangani,” tegasnya.

Terkait pengajuan hak angket yang diputuskan oleh Fahri Hamzah, Sohibul menegaskan bahwa Wakil Ketua DPR itu sudah tak diakui menjadi bagian partainya.


“Anda kan sudah lihat dan tahu posisi pak Gahri dimana. Jadi pak Fahri sudah bukan anggota Fraksi PKS. Anda jangan mengkategorikan pak Fahri sebagai partai PKS,” tandasnya. (KS)
loading...

Kata Pengamat Politik, Ternyata Ahok Lebih Bernyali Daripada Rizieq, Buktinya Kalau Dipanggil Polisi Mangkir Terus

JAKARTA – Pengamat Politik Petrus Salestinus menilai, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bermental kerdil dan tak ada apa-apanya dibanding dengan Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Petrus, selama menjalani proses hukum, Ahok selalu konsisten hadir dan tak pernah mangkir meski kerap mendapatkan ancaman dan teror.

“Lihat Rizieq ini selalu mangkir bahkan katanya dia sekarang lagi di luar negeri. ‎Kalau dia benar-benar melarikan diri dari upaya penegakan hukum, dia kerdil (nyalinya). Penakut,” kata Petrus kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

Menurut Petrus, ‎Rizieq terlihat tidak gentle dan ketakutan. Padahal dia kerap meminta Ahok dipenjara dan taat proses hukum.

Ia mengatakan jika dibandingkan antara Rizieq dan Ahok, mereka seperti bumi dan langit dalam hal pertanggungjawab dari sisi penegakan hukum.

Diketahui, Rizieq dan sejumlah anggota keluarganya tengah menjalani umrah di Arab Saudi hingga waktu yang belum ditentukan.

Padahal, sedianya dia harus menjalani pemeriksaan polisi untuk mengklarifikasi soal beredarnya konten porno yang diduga dirinya bersama Firza Husein.


Rencananya, Rizieq akan kembali diperiksa pada pekan depan atau setelah pelaksanaan Hari Buruh 1 Mei mendatang. (ks)
loading...

Waduh...!!! Ternyata Isu Teror Sniper Diduga Sengaja Digulirkan untuk Jatuhkan Wibawa Pemerintah

JAKARTA – Pengamat Intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menduga isu teror penembakan terhadap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sengaja digulirkan. Menurutnya, isu ini bisa jadi pembentukan opini bahwa pemerintah gagal melindungi rakyatnya.

“Persepsi itu (isu sengaja digulirkan) yang bisa tampak jika Habib Rizieq tidak kooperatif,” kata Fahmi, kepada Kriminalitas.com, di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Apalagi pasca klaim serangan, tidak ada laporan ke polisi yang dilayangkan. Fahmi menyebut, sikap ini bisa juga untuk memunculkan persepsi pemerintah gagal melindungi rakyatnya.

“Lain lagi halnya jika memang Habib Rizieq ingin membangun persepsi bahwa ancaman ini berkait erat dengan aktivitasnya lalu menilai negara tidak bakal mampu melindungi sehingga harus mengungsi ke negara yang bisa menjadi tempat aman baginya,” ucapnya.

Padahal jika melapor, potensi Rizieq mendapat teror serupa mengecil. Pasalnya dia akan menerima pengamanan oleh Polri.

“Satu lagi, kita juga punya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) jika pengamanan Polri dirasa tidak cukup,” lanjutnya.


Diketahui, usai klaim teror tersebut, Habib Rizieq berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah Umrah. (KS)
loading...

Nah Loh Ketahuan...!!! Ternyata Amien Rais Manfaatkan Habib Rizieq untuk Jatuhkan Ahok

JAKARTA – Politikus Senior dari Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais bersikukuh agar terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dijatuhi hukuman maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Boni Hargens menilai kalau mantan Ketua MPR itu memiliki rasa kebencian yang mendalam kepada Ahok berkaitan dengan Pemilu 2019.

“Karena mereka punya ambisi tetapi ambisinya tak sejalan dengan kehendak publik. Sehingga mereka hanya ada kemarahan, kebencian,” tutur Boni kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Sadar untuk mencapai ambisinya cukup sulit, maka Amien Rais dan sejumlah tokoh oposisi ini menggunakan orang seperti Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab guna menjatuhkan Ahok.

“Nah mereka melihat Rizieq ini pahlawan buat mereka, karena bisa melakukan pengerahan massa, bisa ngumpulin orang dan ulama ulama dari daerah, jadi kekuatan yang menekan pemerintah,” ujar Boni.

Oleh sebab itu, Boni mendesak polisi untuk tak ragu memproses hukum orang-orang seperti Rizieq agar tak terjadi pengerahan massa yang meresahkan masyarakat.

Jadi kalau menurut saya, harus segera ditahan dan diproses segera. Supaya tak menimbulkan kegamangan hukum,” pungkasnya.


Sebelumnya, Amien Rais mendesak agar Ahok segera dipenjara karena dituding sudah menistakan agama dan memecah belah masyarakat. Menurutnya, jika tak ditindak maka, maka Presiden Joko Widodo akan mendapatkan tentangan dari publik. (ks)
loading...

Nah Loh...!!! Pengamat Intelijen Ragukan Ada Tembakan Sniper di Kediaman Habib Rizieq, Masa Tukang Teror Kok Diteror...

JAKARTA – Pengamat Intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi meragukan kejadian teror penembakan ke rumah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

“Terus terang saya meragukan. Yang saya ragukan adalah ancaman itu sudah faktual dalam bentuk penembakan,” kata Khairul kepada Kriminalitas.com, di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Pada dasarnya, menurut Fahmi, setiap potensi ancaman sudah bisa diidentifikasi kepolisian. Kemudian dengan kewenangannya polisi bisa bersikap atas potensi bahaya yang bakal terjadi ke warga negaranya.

“Jangankan faktual, baru potensi saja sebenarnya sudah disikapi oleh kepolisian,” tutur Khairul.

Dalam kasus dugaan penembakan mengarah ke pendopo rumah Habib Rizieq, polisi tidak mendapat informasi tersebut. Menurut Khairul, jika benar ada informasi potensi bahaya polisi bisa memberikan pengawalan.

“Penyikapannya bergantung pada analisis, apakah diperlukan pengamanan yang melekat, atau cukup dengan pemantauan lingkungan aktivitas si target,” ucapnya.


Terkait teror penembakan itu, Polda Jabar dan Mabes Polri sama-sama membantahnya. Mabes Polri menyebut belum ada informasi soal penembakan itu. Sementara Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus menyebut tidak ada laporan terkait penembakan tersebut. (ks)
loading...

Kuasa Hukum Ahok Sebut Demonstrasi Gerombolan Ormas Islam Radikal Berbahaya Karena Merusak Tatanan Hukum Dinegeri Ini

JAKARTA – Kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tommy Sihotang menganggap bahwa pengerahan massa menjelang vonis merupakan langkah yang berbahaya.

Bukan tanpa alasan, menurut Tommy, langkah yang diprakarsai sejumlah ormas islam ini dapat merusak tatanan hukum Indonesia karena telah mempolitisasi hukum untuk kepentingan kelompok.

“Janganlah kita mengintervensi proses persidangan, karena nanti hakim itu gak bebas, apa yang mau dia putus dengan keyakinannya,” ujar Tommy kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

Tommy menganggap, aksi yang melibatkan ribuan massa dan menuntut agar Ahok dipenjara itu bisa sama saja mempolitisasi persidangan.

“Kalau hakim membuat putusan karena tekanan, bukankah itu menjadi berbahaya bagi proses penegakan hukum di Indonesia ini?” imbuhnya.


Seperti diketahui, Ahok dituntut Jaksa dengan pasal 156 yakni pidana 1 tahun penjara dan percobaan selama 2 tahun. JPU menganggap Ahok tidak melakukan penistaan agama. (ks)
loading...

Parah...!!! Amiien Rais Ngotot Ahok Dipenjara, Kalau Tidak Dipenjara Maka Jokowi Finish Jabatanya

JAKARTA – Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tommy Sihotang menilai ada agenda tersebulung di balik ngototnya sejumlah pihak yang ingin Ahok dipenjara atas kasus penistaan agamanya.

Menurut Tommy, salah satu tokoh yang paling ngotot adalah politikus senior dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

“O‎mongan Pak Amien Rais, kalau Ahok bebas, Jokowi Finish. Ini apa sih yang terjadi sebenarnya, kita aja heran gitu. Kenapa sih kok jauh amat gitu,” kata Tommy kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

“Jadi mungkin saja ada agenda – agenda terselubung yang saya gak tau,” lanjutnya.

Tommy menyarankan agar proses hukum terhadap Ahok agar tidak untuk melancarkan kepentingan-kepentingan lainnya. Dia menganggap hal itu malah membuat rumit proses hukum terhadap kliennya.


“Sekali lagi jangan karena proses hukum yang sederhana ini menjadi urusannya ribet kemanan. Politiknya lebih kuat daripada yuridisnya,” pungkasnya. (KS)
loading...

Kata Pengamat Politik, Habib Rizieq Harus Segera Dipenjara, Supaya Tidak Bisa Bikin Ulah Lagi

JAKARTA – Pengamat politik Boni Hargens mendesak agar polisi segera memproses hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menurut Boni, jika tak ditindak, maka akan memunculkan Habib Rizieq lainnya yang mengancam ketentraman masyarakat Indonesia.

“‎Karena kalau terlalu lama itu akan melahirkan Rizieq lainnya. Masyarakat akan melihat kalau negara lemah sehingga oknum-oknum tertentu akan merasa kuat, ini bahaya!” tegas Boni kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Boni menambahkan, kalau terus dibiarkan, maka Rizieq akan terus berbuat ulah dengan mengerahkan massa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“‎Ini kan masyarakat menunggu karena tensi politik sebelum dan setelah Pilkada. Peran serta Rizieq yang begitu dominan dengan semua gerakan massa yang masif ini mengarah kepada pemerintahan Pak Jokowi dan simbol negara. Saya kira semua orang menunggu kapan Rizieq ditindak,” imbuhnya.

Menurut Boni, kasus yang menjerat Rizieq cukup banyak, sehingga sayang kalau tak ditangani dengan baik.

“Saya kira semuanya harus tuntas lah, mau dijerat 17 kasus ya harus dihadapi. Supaya tak menimbulkan kegamangan hukum ,” pungkas dia.

Sebelumnya beredar kabar, Rizieq dan sejumlah anggota keluarganya tengah menjalani umrah di Arab Saudi.


Padahal, seharusnya Rizieq menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus dugaan chat sex. Rencananya, Habib Rizieq akan diperiksa awal bulan Mei setelah polisi mengawal demo di hari buruh. (ks)
loading...

Nah Loh...!!! Ahmad Dhani Akhirnya Cicil Utang ke Pedagang Barang Antik, Sudah Bangkrut Ya Mas...

JAKARTA - Upaya para pedagang di pasar barang antik Cikapundung, Bandung, Jawa Barat, untuk membuat Ahmad Dhani membayar utang, akhirnya membuahkan hasil. Pada 26 April 2017, Ahmad Dhani mengutus seorang asistennya untuk membayar utangnya.

Meski belum membayar lunas, iktikad baik Ahmad Dhani, disambut baik para pedagang pasar barang antik Cikapundung. Hal itu diketahui lewat akun instagram@pasarcikapundungbaranglawas. Salah seorang perwakilan para pedagang, membuat rekaman video pernyataan yang berisi ucapan terimakasih kepada Ahmad Dhani.

"Assalamualaikum mas Ahmad Dhani. Salam perjuangan. Melalui video ini, kami para pedagang di pasar barang lawas Cikapundung, ingin mengucapkan atau menyampaikan rasa terima kasih kepada mas Ahmad Dhani karena pada tanggal 26 April 2017, mas Ahmad Dhani telah mengirimkan seorang asistennya untuk membayar transaksi yang kami lakukan dengan mas Ahmad Dhani pada tanggal 23 April 2016, tahun lalu. Walaupun belum semuanya selesai tapi kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Sekali lagi terima kasih sebanyak-banyaknya," kata pedagang tersebut.

Seperti diketahui, pada pertengahan Maret 2017, publik digegerkan sebuah video pernyataan keluhan dari salah satu pedagang di pasar barang antik Cikapundung.

Dalam video itu, Ahmad Dhani disebut belum membayar barang-barang antik yang ia beli dari beberapa pedagang di pasar tersebut sejak April 2016 lalu. Padahal segala upaya sudah dilakukan dari mengirimkan surat sampai mengirim pesan singkat ke musisi kelahiran 26 Mei 1972 itu.


Jumlah utang Ahmad Dhani kepada sekitar 10 pedagang di pasar barang antik Cikapundung, ditaksir mencapai angka Rp 100 juta. (bintang.com)
loading...

Waduh Parah...!!! Amien Rais Tuding Presiden Gunakan TNI-Polri untuk Target Politik

JAKARTA - Mantan Ketua MPR, Amien Rais menilai bahwa Presiden Jokowi telah menggunakan aparat keamanan dan pertahanan untuk mencapai target politik. Karena orang-orang yang menyatakan pendapat di muka umum dianggap melakukan makar.

"Saya melihat kondisi negara sedang dalam keadaan berbahaya saat ini, karena presiden kita itu berani-beraninya menyeret aparat keamanan dan pertahanan untuk target politik. Sesungguhnya TNI dan Polri berdiri di atas semua golongan," kata Amien Rais saat mendatangi Kantor Komnas HAM di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Ia menyampaikan, TNI itu dengan sumpah prajurit tidak boleh membela golongan dan kepentingan ekonomi bisnis, begitu juga polisi. "Tidak boleh juga melakukan hantunisasi, jadi orang-orang baik dianggap hantu yang melakukan makar dan lain-lain," tegasnya.

Menurutnya, ini sudah waktunya bagi masyarakat dan Komnas HAM untuk mengembalikan aturan main sesuai konstitusi.

"Jadi ini sudah waktunya, sebelum terlambat semuanya, saya sebagai anak bangsa untuk mengembalikan aturan main sesuai konstitusi, jadi tidak boleh Polri dijadikan alat kekuasan, tidak boleh," ungkapnya.


Mantan Ketua Umum PAN tersebut juga menduga bahwa di negeri ini ada semacam mafia politik dan ekonomi, sehingga negeri ini sudah tidak bebas lagi. "Kami sebagai anak bangsa terus terang harus duduk bersama untuk menyelesaikan kasus-kasus ini," tambahnya.
loading...

Ngaco...!!! Tuduh Jokowi Bela Ahok, Eggy Sudjana Ngatur Komnas HAM Untuk Panggil Presiden

JAKARTA - Pengacara Eggy Sudjana yang ikut tergabung dalam Alumni 212 meminta kepada Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) untuk memanggil Presiden Jokowi untuk dimintai penjelasan karena telah membela terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Dalam sejarah Komnas HAM belum pernah saya lihat, walaupun mungkin pendekatan hukumnya bisa berbeda pendapat, panggil dong presiden melalui DPR dalam soal ini (bela Ahok-red)," ujar Eggy di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Menurutnya, presiden jelas melindungi Ahok dan juga orang-orang yang seharusnya dihukum tapi tidak dihukum.

"Itu pelanggaran HAM serius juga, saya minta komnas HAM panggil presiden melalui DPR, itu sangat dimungkinkan oleh undang-undang," ujarnya.

Ia mengatakan, upaya pemanggilan tersebut bisa juga digunakan untuk menilai, apakah presiden menganggap Komnas HAM atau tidak. "Komnas HAM dianggap atau tidak, kalau Komnas HAM tidak dianggap buat apa ada, pokoknya panggil dulu presiden," tambahnya.

Sementara, Ketua Presidium Alumni 212, Ustaz Ansufri ID Sambo berharap Komnas HAM bisa melakukan dengan baik, mengusut tuntas segala macam kejahatan yang menimpa orang-orang yang menuntut keadilan, dan menyatakan pendapat dengan damai.


"Kalau seandainya orang yang menyatakan pendapat dengan damai, kemudian dikriminalisasi dengan macam dalih dan dituduh makar, jadi apa negeri ini," ujarnya. (nn)
loading...

Dituduh Sindir Karangan Bunga Untuk Ahok, Yusuf Kalla Merasa Tidak Pernah Ngomong, Ini Pasti Kerjaanya Gerombolan Sumbu Pendek

JAKARTA - Beredar foto dan ucapan Wapres Jusuf Kalla yang tidak setuju kiriman aneka karangan bunga ke Balai Kota untuk Ahok-Dajrot dari warga.

Menyaksikan hal tersebut Jusuf Kalla, membantah dengan keras telah mengomentari membanjirnya kiriman karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Hidayat.

"Tadi pagi saya diperlihatkan oleh Sofjan dan Uceng yang menyatakan bahwa saya mengatakan daripada kirim bunga lebih baik kasih ke anak yatim apa gunanya bunga-bunga sepanjang jalan itu khan. Kapan saya ngomong itu?" kata Kalla, di kantornya di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

"Saya tidak pernah merasa ngomong begitu," lanjut dia.

Kalla mengaku baru Jumat pagi mengetahui berita yang memojokkan dirinya.

"Baru tadi pagi terkejut membaca itu, seakan-akan saya memberikan komentar padahal saya tidak pernah mengomentari mengenai bunga-bunga terkecuali bunga bank, saya selalu minta untuk turun," kata dia.

Alih-alih tidak setuju, dia berpendapat bahwa karangan bunga itu memberikan keuntungan bagi para pemilik toko dan pengrajin bunga. "Setidaknya, banyak pengrajin bunga yang dapat kerjaan baik, itulah suatu contoh belum lagi yang lain," kata dia.


Menurut Wapres, gambar yang beredar di media sosial tersebut merupakan contoh kecil berita bohong alias fake news yang menimpa dia seperti dikutip Antaranews. (nn)
loading...

Catat...!!! Ini Daftar Fraksi di DPR yang Setujui Hak Angket KPK

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah menyetujui hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digulirkan oleh Komisi III.

Namun, palu yang diketok oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ternyata menuai polemik. Pasalnya, tidak semua fraksi setuju hak angket itu. Dilihat dari jumlah fraksi yang ada, fraksi PDIP, Nasdem, Hanura, Golkar, PPP dan PAN menyatakan setuju dengan adanya hak angket untuk membuka rekaman BAP Miryam S Haryani.

Sisa fraksi yang tidak setuju dengan hak angket itu antara lain Gerindra, Demokrat, PKB dan PKS. Dari data tersebut, dapat di simpulkan ada enam fraksi menyatakan setuju, sedangkan empat fraksi lainnya menolak hak angket.

Dalam rapat yang digelar di ruang paripurna gedung Nusantara II itu dihadiri sebanyak 324 anggota DPR. Dari 324 orang, 120 diantaranya menyatakan izin.

“Menurut Kesetjenan anggota yang mencapai kuorum. Rapat dinyatakan terbuka untuk umum,” tutur Fahri saat membuka rapat, Jumat (28/4/2017)

Berikut daftar kehadiran dari masing-masing fraksi yang dihimpun Kriminalitas.com.
Fraksi PDIP: 40 anggota
Fraksi Partai Golkar: 35 anggota
Fraksi Partai Gerindra: 30 anggota
Fraksi Partai Demokrat: 25 anggota
Fraksi PAN: 21 anggota
Fraksi PKB: 10 anggota
Fraksi PKS: 14 anggota
Fraksi PPP: 12 anggota
Fraksi Partai NasDem: 11 anggota
Fraksi Partai Hanura: 6 anggota

Total hadir: 204 anggota
Izin: 120 anggota
Tidak hadir : 234
Total anggota fraksi : 558 anggota

Kourum kehadiran : 324
loading...

Mantap...!!! Percakapan Di WhatsApp Asli, Penyidik Makin Bernafsu Ungkap Percakapan Cabul Antara Rizieq-Firza

JAKARTA – Penyidik Ditreskrimsus tambah termotivasi setelah Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menyebut transkrip pembicaraan di WhatsApp yang diduga dilakukan Habib Rizieq Shihab dengan Firza Husein adalah asli.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik kini tengah memperkuat bukti itu agar bisa menjerat Rizieq dan Firza menjadi tersangka.

“Yang disampaikan Pak Kapolda ini menjadi masukan bagi penyidik untuk membuktikan apa yang mereka lakukan itu melalui saksi ahli dan lainnya,” kata Argo kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Argo melanjutkan, penyidik juga tengah menyiapkan sejumlah bukti yang dimiliki agar nantinya Rizieq dan Firza tak berkutik lagi jika melakukan pembelaan.

“Penyidik kan masih mengumpulkan barang bukti, keterangan saksi, dan saksi ahli. Masih kami kumpulkan. Kan masih dalam tahap mencari siapa pelakunya,” ujarnya.

Argo sendiri belum mendapatkan informasi kapan Rizieq dan Firza akan dipanggil kembali.


Sebelumnya, kasus penyebaran konten pornografi Habib Rizieq dan Firza ini telah menggegerkan publik. Polisi pun tengah berupaya mengungkap kebenaran isi transkrip hot yang diduga dilakukan oleh keduanya. (ks)
loading...

Mantap...!!! Dalam Kasus Ahok, PN Jakarta Utara Tak Terpengaruh Aksi GNPF

JAKARTA - Kepala Hubungan Masyarakat Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi akan menerima kedatangan massa yang digalang Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, hari ini.

"Kalau datang mereka, kami anggap sebagai tamu. Dan apa tujuan kedatangan mereka nanti kami dengar," kata Hasoloan kepada Suara.com.

Hasoloan mengatakan akan menganggap kehadiran mereka sebagai tamu dan tentu semua aspirasi yang disampaikan didengarkan.

"Artinya kan, kami anggap sebagai tamu. Tamunya mau menyampaikan apa. Ya kan. Kami dengar apa," ujar Hasoloan.

Aksi GNPF mengangkat isu menjaga independensi persidangan perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Aksi tersebut dilakukan menjelang pembacaan putusan hakim terhadap Ahok pada 9 Mei 2017.

Hasoloan menegaskan majelis hakim tidak akan terpengaruh oleh tekanan massa dalam membuat keputusan.

"Undang - undang kita sudah melarang tidak boleh majelis hakim dalam kewenangan menjalankan kekuasaan kehakiman tidak boleh diintervensi. Ya, itu tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Karena itu sudah ada jaminan dari konstitusi kita itu. Tidak terpengaruh dengan tekanan," ujar Hasoloan.


Massa yang digalang GNPF aksi dengan melakukan long march dari Masjid Istiqlal menuju Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka tidak puas dengan tuntutan jaksa kepada Ahok yang hanya satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. (sa)
loading...

Wow...!!! Ini Bukti-bukti Kebenaran Kasus Mesum Habib Rizieq-Firza

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan memastikan keabsahan video dan screenshots yang menggunakan aplikasi Whatsapp dengan percakapan mengandung pornografi antara sosok yang diduga Habib Rizieq dengan seorang wanita yang disebut warganet sebagai santri Habib Rizieq bernama Firza Husein.

Dasar untuk memastikan hal itu, karena kepolisian telah mengumpulkan bukti-bukti berdasarkan keterangan 20 saksi dan sejumlah ahli, yakni ahli bidang forensik digital dan antropometri, ahli pidana, serta ahli bahasa. Ahli antropometri dan digital forensik dimintai keterangan untuk mencocokkan percakapan WhatsApp yang beredar dengan fakta yang dikumpulkan polisi.

Polisi juga sudah menyita sejumlah barang dari rumah Firza Husein. Yaitu seprai, bantal dan guling, serta televisi. Barang-barang itu terlihat dalam gambar seorang wanita tanpa busana yang diduga Firza Husein dengan gayanya yang menggoda.

Selain itu, polisi menghadirkan ahli antropometri untuk menganalisis lekuk tubuh guna memastikan bahwa foto telanjang di dalam konten percakapan porno tersebut. "Dari lekuk-lekuk tubuh itu, ada 16 menjadi analisis titik lekuk tubuh yang tidak bisa dimungkiri dengan titik lekuk tubuh Firza dalam kasus ini," kata Kapolda.

Bahkan, nama Kak Emma yang disebut-sebut dalam konten pornografi di mana sosok wanita itu mengadukan perlakukan yang diduga Habib Rizieq, juga sudah diperiksa polisi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (9/2/2017) silam  mengatakan, Kak Emma diperiksa oleh penyidik Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Markas Polres Kota Depok. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan, karena dekat dengan rumah Kak Emma.


Berdasarkan bukti-bukti yang digenggamnya, Iriawan memastikan adanya percakapan antara Firza dan Rizieq. Untuk memastikan kembali, Habib Rizieq, Firza Husein, Kak Emma, ditambah Muchsin Alatas dan Istri Habib Rizieq dipanggil. Sayang, tak satu pun yang datang dengan alasan kesibukan dan kesehatan. Pemanggilan dijadwalkan ulang. (nn)
loading...

Waduh...!!! Habib Rizieq Dikabarkan Kabur ke Luar Negeri, Hindari Jeratan Hukum Atau Apa Ya ??

JAKARTA - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dikabarkan telah melarikan diri ke luar negeri pada Rabu (26/4/2017). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Presidium Alumni 212, Ustad Ansufri ID Sambo.

Habib Rizieq melarikan diri ke luar negeri bukan untuk menghindari kasus-kasus hukum yang dihadapinya, melainkan dengan alasan menghindari teror yang terjadi pada dirinya.

"Ada 18 orang dia bawa semua keluarganya, anak, cucunya dia bawa. Karena ada sniper yang menembak ke arah kediaman Habib Rizieq," kata Sambo di Kantor Komnas HAM, Jumat (28/4/2017).

Mengenai waktu kejadian, Sambo mengatakan bahwa peristiwa penembakan ke arah kediaman Habib Rizieq terjadi pada Selasa (25/4/2017) pagi. Kemudian keesokan harinya, Rabu (26/4/2017) langsung pergi ke luar negeri.

"Kejadiannya Selasa, Selasa ini, tiga hari lalu, belum lama. Kejadian pagi, langsung siangnya ngurus paspor, dan besok subuhnya langsung berangkat ke umroh," terangnya.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut tidak ada yang kena tembak, hanya kena pendoponya saja dan hanya ada satu tembakan.

Ia mengatakan bahwa pihak Habib Rizieq belum melapor. "Ada satu tembakan, tapi tidak lapor," ujarnya.

Saat ditanya, apakah ditemukan proyektil, Sambo menyampaikan protektif sudah diamankan. "Yang jelas sudah diamankan oleh tim di sana. Mungkin nanti akan kita blow up," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Habib Rizieq akan berada di luar negeri hingga waktu yang tidak ditentukan.


"Sampai aman negeri ini, sampai aman (baru kembali-red), makanya kita bergerak sekarang ini, justru kita bergerak supaya ini aman. Habib bisa pulang dengan nyaman, tidak ada lagi intimidasi, teror, dan tidak ada lagi kriminalisasi," tuturnya. (nn)
loading...

Nah Loh...!!! PKS Gelar Milad ke-17, Fahri Hamzah Tak Diundang, Karena Dianggap Sudah Bukan Kader PKS Lagi

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal menggelar Milad PKS ke-17 pada Minggu 30 April mendatang. Meski demikian salah satu kadernya, Fahri Hamzah yang juga Wakil Ketua DPR, tidak diundang.

Ternyata, tidak diundangnya Fahri Hamzah dengan alasan yang bersangkutan (Fahri Hamzah) memang tidak diundang dalam acara ini.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. Dirinya  memastikan tidak mengundang Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, pada perayaan HUT PKS ke-17 di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu 30 April mendatang.

"Kan dia (Fahri Hamzah) bukan kader PKS lagi," kata Hidayat saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis malam.

Lanjutnya, bahwa Hidayat juga tidak mengundang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Beliau kan sibuk. Tapi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dipastikan hadir," kata  Wakil Ketua MPR RI itu.

Sementara itu, ketika dihubungi Fahri Hamzah membenarkan bahwa dirinya tidak diundang oleh PKS.


"Benar, saya memang tidak diundang." (nn)
loading...

Somplak...!!! Pimpinanya Banyak Yang Terjerat Hukum, Gerombolan Sumbu Pendek Malah Laporkan Pemerintah Ke KOMNAS HAM

JAKARTA – Kumpulan alumni 212 melaporkan pemerintah ke Komnas HAM atas tuduhan kriminalisasi terhadap ulama.

Menurut Presidium Alumni 212, Ansfuri ID Sambo, ‎penangkapan dan proses hukum terhadap sejumlah aktivis Islam menandakan bahwa pemerintah sudah melanggar hak menyatakan pendapat, hak untuk berkumpul dan bebas dari rasa takut.

“Kami menuntut dibuat tim gabungan pencari fakta, bagaiamana segala macam bentuk intimidasi maupun teror itu untuk diungkap, baik pelaku yang langsung atau aparat yang langsung perencana maupun pelaku intelektualnya sampai ke atas,” kata Ansfuri di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

Ansfuri menambahkan, ‎pihaknya sudah putus harapan lantaran setelah mengadu ke DPR, Menkopolhukam sampai Istana Negara, semuanya tak berjalan baik.

“Makanya kami datang ke Komnas HAM mudah-mudahan ini kekuatan terakhir. Jadi kalau ini tak bisa, berati sudah tak banyak harapan lagi di negeri ini,” ungkap dia.

Ansfuri sendiri sesumbar, akan mengadu ke PBB jika nantinya Komnas HAM tak juga mampu mengusut pelanggaran HAM ini.

Dalam kesempatan itu, turut hadir eks Ketua MPR Amien Rais, Ketua Presidium Alumni 212 Ustad Sambo dan Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, serta advokat Eggi Sujana.


Massa presidium alumni 212 ini melaporkan lantaran banyaknya kriminalisasi dan teror yang menimpa ulama dan aktivis, diantaranya penetapan tersangka terhadap Habib Rizieq Shihab, Munarman dan Bachtiar Nasir serta penyiraman air keras ke penyidik senior KPK, Novel Baswedan. (ks)
loading...

Ngawur...!!! Amien Rais Minta Agar Ahok Dihukum Lebih Berat Dari Tuntutan Jaksa, Katanya Berpendidikan, Kok Mau Intervensi Hukum Sih...

JAKARTA – Tokoh Senior Partai Amanat Nasi‎onal (PAN) Amien Rais mendesak agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Diketahui, terdakwa kasus dugaan penistaan agama ini dituntut 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

“Jadi jangan sampai hukum di negara ini yang kecil dihukum berat, yang besar ditutupi,” tutup Amien di gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

‎Mantan Ketua MPR RI ini menegaskan Majelis Hakim kasus terdakwa dugaan penodaan agama Ahok harus memberikan putusan atau vonis yang sesuai dengan hati nurani.

Saya berharap Hakim itu pakai nurani agar Ahok dihukum lebih berat. Tegakkan keadilan dengan benar. Jangan lukai dan cederai perasaan keadilan masyarakat,” ujarnya.

Proses persidangan kasus dugaan penodaan agama ini pun akan segera memasuki agenda putusan dari Majelis Hakim. Rencananya, sidang vonis itu akan digelar pada 9 Mei 2017 mendatang di gedung Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan.


Sidang ini sendiri tanpa adanya proses replik dan duplik lantaran pihak JPU tidak mau menanggapi pleidoi dari kubu Ahok. Pasalnya, menurut JPU materi pembelaan Ahok hanya mengulang saja. (ks)
loading...

Nah Loh...!!! Dituding Lari dari Jerat Hukum, Pengacaranya Berkilah: Itu Gak Benar, Habib Rizieq sedang Umrah

JAKARTA – Pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro membantah, kliennya ke luar negeri untuk melarikan diri. Menurut Sugito, Rizieq memang sudah lama merencanakan akan umrah.

”Sudah lama itu, Habib Rizieq memang ingin beribadah bersama keluarga,” kata Sugito kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Sugito melanjutkan, Habib Rizieq akan tetap kooperatif dan memenuhi panggilan polisi jika diminta.

“Insya Allah akan hadir. Namun tunggu Habib pulang dulu karena ini kan keperluan ibadah,” tutupnya.

Sebelumnya, orang dekat Habib Rizieq, Habib Novel Bamukmin membenarkan jika sang imam sedang tidak berada di tanah air.


“Saat ini Habib Rizieq sedang umrah, sudah tiga hari yang lalu berangkat, sejak Selasa (25/4/2017). Habib Rizieq beserta keluarga datang (umrah) untuk memenuhi undangan Raja Salman,” kata Novel. (ks)
loading...

Kabur Keluar Negeri, Polisi Harapkan Habib Rizieq Segera Pulang Karena Surat Jadwal Panggilan Telah Menunggu

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengaku belum mendengar informasi soal kepergian tiba-tiba Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab ke luar negeri.

“Hah, Habib Rizieq di arab Saudi, loh saya malah gak dapat informasi ya. Coba tak kroscek ke Dirkrimum (Direskrimum) benar enggak,” kata Argo kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Argo melanjutkan, jika masih berstatus saksi, maka Rizieq sebenarnya boleh-boleh saja pergi ke luar negeri.

“Dia kan statusnya masih saksi di Polda Metro ini, saksi kalau mau umroh boleh. Karena statusnya masih saksi. Mau umroh satu keluargalah, mau naik haji. Karena masih saksi,” tutur Argo.

Argo sendiri yakin, Rizieq tak akan lama-lama berada di Arab Saudi lantaran jadwal pemanggilan polisi tengah menunggunya.

“Ya gak mungkin mau umroh masa satu bulan. Kan ada waktunya umroh itu,” tutup Argo.


Sebelumnya Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Sambo menyebut Rizieq bergegas ke Arab Saudi lantaran terjadi teror penembakan di rumahnya. Teror itu terjadi pada Selasa lalu. (ks)
loading...

Nah Loh...!!! Ade Armando Minta Habib Rizieq Bertobat Sebelum Ajal Menjemput

JAKARTA - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando mengomentari mangkirnya pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dari panggilan Polda Metro Jaya, pada Selasa (25/4/2017), terkait kasus percakapan bernada pornografi.

Menurut Ade, meski hari ini Habib Rizieq tidak jadi diperiksa dengan berbagai alasan, namun hal itu tak serta-merta dapat menutupi sebuah kebenaran.

"Ternyata pemeriksaan Rizieq ditunda karena alasan 'kurang sehat'. Nggak apa-apa. Mau ditunda sampai kapanpun, mau lari kemanapun, kebenaran tinggal menunggu waktu untuk diungkapkan di depan publik," ujar Ade lewat akun Facebook-nya, Selasa (25/4/2017).

Bahkan Ade meminta penerima gelar "Man of the Years 2016" dari Muslim Tionghoa Indonesia (Musti) pimpinan Jusuf Hamka dan Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) pimpinan Lieus Sungkharisma itu, untuk bertobat dan meminta ampun kepada Allah sebelum terlambat.

"Allah tidak akan menolong orang-orang yang zalim. Memohon ampunlah pada Allah, bib. Mumpung masih bernapas.....," ujar Ade Armando.

Sebelumnya, Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengatakan, Rizieq tidak bisa memenuhi panggilan penyidik hari ini, sebab telah memiliki kegiatan lain. Selain itu, Sugito menyebut, tim kuasa hukum akan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan Rizieq.


"Untuk pemeriksaan Habib Rizieq belum siap untuk hari ini. Ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan," ujar Sugito saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (25/4/2017). (nn)
loading...

Mantap...!!! Mahasiswa: Tangkap dan Penjarakan Rizieq

JAKARTA - Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan NKRI melakukan aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/4/2017). Dalam aksinya tersebut mahasiwa mendesak Polri agar segera menangkap dan memenjarakan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Koordinator lapangan aksi tersebut, Gunawansyah, mengatakan bahwa publik bertanya-tanya kepada aparat kepolisian karena ada lebih dari delapan kasus yang diduga melibatkan Habib Rizieq Shihab, mulai dari kasus sampurasun sampai dugaan penodaan Pancasila.

Bahkan status hukum Habib Rizieq Shihab kini juga sudah tidak terdengar lagi gaungnya, bagaikan lenyap hilang ditelan bumi.

Ia menerangkan, beberapa kasus Habib Rizieq di antaranya seperti kasus tudingan adanya simbol Palu-Arit di mata uang pecahan baru, menghina dasar negara Pancasila yang disebut Pancasila tempatnya di pan**t, percakapan mesum yang membuat risih para orang tua di negeri ini. Selanjutnya, kasus penghinaan terhadap budaya Sunda, mengancam akan membunuh pendeta-pendeta Kristen untuk membalas dendam insiden Tolikara, serta penghinaan aparat negara, dengan menyebut "Pangkat Jenderal Otak Hansip".

"Untuk itu, agar Rizieq tidak melakukan provokasi terus-terusan dan membuat gaduh, maka harus dipenjarakan," tegas Gunawansyah saat melakukan aksi di depan Mapolda Metro Jaya.

Karena itu, Aliansi Mahasiswa Dan Aktifis Pemuda Relawan NKRI mendesak kepolisian untuk menangkap dan memenjarakan Habib Rizieq Shihab.


"Kami juga berharap kepolisian agar tidak takut dan gentar untuk meneruskan kasus Rizieq Shihab tersebut, karena kami tidak menginginkan adanya perpecahan dan konflik antarumat beragama, akibat ulah Habib Rizieq," tuturnya. (nn)
loading...

Waduh...!!! Novel Paksa Aparat Penegak Hukum Untuk Penjarakan Ahok Selama Lima Tahun, Emangya Dia Siapa Ya...

JAKARTA – Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin menilai jalannya persidangan kasus dugaan penistaan agama yang tanpa dilakukan replik dan duplik semakin menunjukkan jika terdakwa Basuki T. Purnama (Ahok) sangat diistimewakan.

“Kita sudah melihat dari awal Hakim nggak mau penjarain Ahok. Jaksa juga minta ditunda sampai kelar Pilkada, padahal ini kan nggak ada hubungannya dengan Pilkada. Alasan ditundanya juga nggak logis,” kata Novel saat dihubungi Rabu (26/4/2017).

Novel mengatakan, hal itu lantaran baik dari Jaksa Agung, Mendagri, hingga Menkumham semuanya berasal dari partai pendukung Ahok di Pilkada Jakarta. Alhasil sangat jelas adanya keberpihakan kepada terdakwa kasus dugaan penistaan agama tersebut.

“Udah satu paket itu, Jaksa Agung dari Nasdem, Mendagri yang harusnya pecat Ahok kan dari PDIP, Menkumham juga kan dari PDIP. Jadi kita susah, cuma kita berharap ada keajaiban Hakim akan memvonis lebih tinggi daripada tuntutan jaksa,” bebernya.

Novel menuturkan, apabila Ahok dijebloskan ke penjara selama lima tahun, maka dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Presiden Joko Widodo.

“Hakim sebaiknya menjatuhkan vonis pada Ahok selama lima tahun, keadilan harus ditegakkan. Wibawa untuk Jokowi juga bagus, penegakan hukum berjalan semestinya. Ini kan bagus juga untuk citra Jokowi buat 2019,” imbuhnya.


“Karena kan Ahok ini jelas banget menyandera Jokowi dan menteri-menteri yang lain. Kalau dia (Ahok) sampai masuk penjara, mereka akan lepas dari sandera si Ahok,” tandas Novel. (ks)
loading...

Waduh...!! Belum Teruji Kelola Birokrasi, Pengamat Politik: Anies-Sandi Tak Pantas Pimpin Jakarta

JAKARTA – Pengamat politik senior, Arbi Sanit menilai, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pantas dinyinyirin pasca kemenangan mereka di Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Arbi, pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini tak pantas menjadi kepala daerah, lantaran pengalaman keduanya yang terbilang minim.

“Gak ada (yang dibanggakan). Emang Anies-Sandi itu gak pantas jadi Gubernur, apalagi di Jakarta. Jadi gubernur mana aja mereka gak pantas,” kata Arbi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Politisi berusia 77 tahun ini mengatakan, keduanya juga belum teruji be‎nar bagaimana mengelola daerah apalagi sekelas kota Jakarta. Selama ini keduanya hanya menangani lembaga-lembaga seperti kampus atau perusahaan, bukan birokrasi.

“Karena akan mundur itu daerah mana saja jika dipimpin mereka. Hanya orang-orang gagal paham saja yang tak meragukan mereka (Anies-Sandi),” tutup pengajar di Fisipol Universitas Indonesia ini.


‎Belakangan, banyak di media sosial yang kerap menyindir Anies-Sandi terkait maraknya permasalahan di ibu kota. Padahal, Ahok-Djarot adalah orang yang paling bertanggung jawab lantaran kedunya masih menjabat sampai Oktober 2017 mendatang. (ks)
loading...

Gawat...!!! Dinilai Loyo, Anies – Sandi Akan Berpotensi Mudah ‘Dikangkangi’ Ormas Radikal Garis Keras

JAKARTA – ‎Pengamat politik Arbi Sanit menyebut pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sengaja ditunggangi kelompok garis keras untuk mewujudkan ambisi mereka menguasai Jakarta.

Menurut Arbi, ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) ini mengusung Anies-Sandi karena keduanya gampang ‘disetir’.

“Memang ormas-ormas itu pintar. Mereka memakai gubernur yang loyo, lalu mereka kuasai dan kangkangi,” kata Arbi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Menurut Arbi, Anies-Sandi akan didemo kalau tak menerapkan Jakarta bersyariah.

“Pemimpin lemah itu akan dimakan masyarakat radikal. Mereka akan memakan pemimpin yang lemah,” kata Arbi yang juga dosen Fisipol Universitas Indonesia ini.

Pengamat politik berusia 77 tahun ini bahkan berani menyebut, ormas sengaja memakai Anies-Sandi karena keduanya minim kualitas dan jam terbang.

“Nah, dua orang itu (Anies-Sandi) adalah pemimpin yang lemah dari segi background. Gak ada bukti mereka adalah orang kuat dalam pemerintahan,” tutup Arbi.


Seperti diketahui, pasangan pemenang hasil hitung cepat ini didukung sejumlah pimpinan ormas garis keras seperti Habib Rizieq Shihab. Bahkan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sempat memuji setingi langit Imam Besar Front Pembela Islam itu. (ks)
loading...

Sebarkan...!!! Jika Tak Dicegah, Aksi Besar saat Vonis Ahok Bisa Memicu Perang Saudara, Karena Tujuan Mereka Adalah Membuat Gaduh

JAKARTA – Pengamat politik Arbi Sanit menyebut, jika nanti unjuk rasa benar-benar dilakukan saat sidang vonis kasus dugaan penistaan agama, maka akan terjadi kericuhan besar-besaran.

Menurut Arbi, tujuan dari aksi itu bukan untuk memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), melainkan untuk membuat kericuhan pada vonis pada 9 Mei di Gedung Kementerian Pertanian itu.

“‎Kan mereka sudah menang, pengikut sudah kompak, jadi tinggal mencetuskan gerakan yang bisa membikin ribut, yang bisa memb‎ikin perang saudara sehingga ada alasan enggak menggunakan teknik ISIS,” kata Arbi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Arbi menduga, aksi yang cetuskan oleh Habib Rizieq Shihab ini bertujuan untuk membuat gaduh dan perang saudara.


Teknik ISIS ini dioperasikan oleh kekuatan Islam radikal anti Ahok yang saya sebutkan itu. Ya itu memang cara mereka untuk berkuasa. Mereka ingin menjadikan negara Islam,” tutup Arbi. (ks)
loading...

Parah...!!! Kata Pengamat: Cara yang Digunakan untuk Jungkalkan Ahok-Djarot Mirip Strategi Teroris ISIS

JAKARTA – Pengamat politik Arbi Sanit menilai, cara-cara yang digunakan untuk mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI lalu, mirip seperti strategi yang digunakan ISIS.

Menurut Arbi, salah satu cara yang mirip dan digunakan organisasi radikal itu adalah dengan cara in‎timidasi.

“‎Yang paling terlihat, pemilih Ahok itu diintimidasi selama berbulan bulan sejak Oktober tahun lalu. Ditakut takuti, pertama dengan demo besar-besaran kalau Ahok itu tidak boleh jadi pemimpin,” kata Arbi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Arbi melanjutkan, Ahok juga kalah karena dipelintir dengan sejumlah pidato dan pernyataannya di media massa.

“Ada yang mencoba menggerakkan kekuatan radikal Islam untuk memback up mereka. Ada upaya di masjid yang selalu mengatakan dosa untuk memilih Ahok. Bahkan ada spanduk yang menolak jenazah pendukung Ahok,” ungkap dosen Fisipol Universitas Indonesia ini.

Dia melanjutkan, cara-cara ini lazim digunakan seluruh organisasi radikal untuk menumbangkan pemerintahan yang sah.

“Gagasan dari gerakan intimidasi ini adalah gagasan ISIS. Cara ISIS itu dilakukan dengan menakut-nakuti orang supaya tunduk, takut, kabur, atau berpihak. Tekniknya adalah dengan menyembelih orang di depan publik,” tutur pengamat politik senior ini.

Menurut Arbi, teknik ISIS ini dioperasikan oleh kekuatan Islam radikal anti Ahok.

“Itu tafsir dan praktik mereka terhadap ideologi dan cara kerja ISIS dengan cara menakut-nakuti,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam sejumlah lembaga survei, Ahok-Djarot kalah dengan selisih suara 10 persen dari Anies-Sandi. Kebanyakan, pasangan petahana ini kalah di kalangan menengah ke bawah atau masyarakat miskin.


Banyak pihak menyebut, kalangan menengah ke bawah ini sudah diintimidasi dan diancam jika memilih Ahok-Djarot menjadi kepala daerah. (ks)
loading...

Nah Loh...!!! Habib Rizieq Serukan Kepung Persidangan Ahok, Kata Nteizen ‘ Dasar Rizieq Iblis Menyerupai Manusia, Pendatang Nggak Tahu Diri ‘

JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI) Habib Rizieq Syihab kembali berkicau di akun twitter-nya @RizieqSyihab FPI. Rizieq mengajak pendukung untuknya untuk mengepung sidang Basuki Tjahaja Purnama yang diduga menistakan agama pada Selasa (25/4/2017) besok.

Di akun twitter nya Rizieq juga memposting poster dirinya berpakaian puith dan mengacungkan jari telunjuk serta ada tulisan Aksi Simpatik Kepung Sidang Ahok dengan menggunakan huruf kapital.

“Aksi Simpatik; "KEPUNG SIDANG AHOK", tulis Rizieq di akun twitternya, Minggu (23/4/2017).

Para warganet pun ikut berkomentar dengan postingan orang  nomor satu di FPI ini, dengan beragam komentar pro dan kontra.

@yayan_lov: 86 $iyyaafff bieb....demi agama saya Dukung !!

@iwanzein03: siap laksanakan Allahuakbar...

@OkeMirza: Siap berangkat..!!

@sandi_cnj: Asalamuallaikum habib.semoga habib selalu sehat. amiin

@kirklukmano: pokoknya hukum gak boleh tumpul ke ahok, memangnya ahok siapa?

@Kosmas_Pane: Me ma lu kan

@piriwitan: Ahok, anak emas hukum Indonesia.

@rojaakdea: #AyoPenjarakan Ahok si tuhan gadungan! Si pembawa malapetaka..

@agungbudi: Intimidasi ya bib?

@HaifaaUm: Ente datang langsung ke hakim bib, beraninya keroyokan kaya preman pasar aje,

@gigscommuniity: Katanya sih muslim, tapi kok pendendam??

@pasukan_kuda: uang sudah masuk, pura2 demo trus supaya terlihat serius bela2 agama, padahal semangat demonya cuman ditwiter wkwkwkw

@eramahdi: Siaaaap Bib..hukum dpecundangi hnya revolusi mampu mnyadarkan penguasa kalo negri ini dbangun ats ksepakatan hukum sbg panglima.

@gundala222: dasar iblis menyerupai manusia


@ArtamuSLand: @Banigusasfa_ muncul lagi si tukang bikin onar ini.. jieq, lu tau diri donk, lu itu jg pendatang ke indon, sadar diri la. (nn)
loading...

Gawat...!!! Ahok Kalah Pilkada, Para Preman Dan Koruptor Dapat Angin Segar Beraksi Kembali

JAKARTA - Warganet (netizen) mengomentari sejumlah orang yang diduga preman, yang memungut parkir dengan tarif tertentu di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat. Hal itu menyusul tidak ada lagi mesin parkir di lokasi tersebut.

Padahal sebelumnya, sebanyak lima unit mesin parkir meter dipasang Pemerintah Provinsi DKI di pinggir Jalan Kepanduan II atau dekat lingkungan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo.

Menariknya, artikel yang dimuat oleh Tribunnews.com yang diberi judul "Kalijodo Kembali Dikuasai Preman, Mesin Parkir pun Raib" itu disangkutpautkan warganet dengan hasil Pilkada DKI 2017.

Warganet menilai, kekalahan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat dari pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno, berdasarkan hasil real count KPU DKI, menjadi angin segar bagi para preman dan koruptor untuk kembali beraksi.

"Preman, koruptor PNS malas, DPRD, kekumuhan, kebodohan, perlahan mulai muncul dan bergairah dg kalahnya AHOK _DJAROT!! mereka tinggal nunggu waktu yg tepat....tanda tanda sudah mulai bermunculan!! mau diberesin Ahok Djarot ...nambah musuh..engga diberesin katanya masih jabat sampai oct!! (Oktober)," ujar Joni Santoso, Senin (24/4/2017).

"Seharusnya para pemuka agama ikut berperan membereskan kalijodo saat ini bukan hanya raup suara utk pilkada!!!!!! para ulama ..ustad ..FPI FUI . mulai ikut berantas korupsi,kekumuhan, sambil takbir...lebih efektif.lebih mulia!!!!.jangan sampai Take a beer..... take a beer," sambungnya.

"Inilah bibit kekacauan era anise gerindra dan pks...selamat bung. Tidak aapa parkir mahal tidak apa apa kalijodo jadi kumuh..tidak apa apa preman muncul yang penting... MEREKA SEAGAMA..,"  ungkap Avara Wido.

"Ditinggal cuti sebentar saja jadi begini. Apalagi ga ada Ahok-Djarot​ nanti, bisa jadi daerah jualan "jodoh" lagi tuh," kata Belly Djap.

"Ya tiap pilihan ada konsekuensi, pilih no 3 ya ini konsekuensi nya, org pns nya aja uda koar2 ga takut sama ahok, ya iyalah kan uda bentar lagi jabatan nya, biarlah voter no.3 merasakan akibatnya cuma sedihnya ga cuma pendukung no.3 yg kena tp semua, yah Jakarta memang milik semua," tulis Rosniati Lawanto.

Namun tak semua netizen sepakat dengan apa yang disampaikan Joni dan Rosniati. Pasalnya, Jakarta masih dipimpin oleh Ahok-Djarot hingga Oktober 2017 ini, sehingga apa yang terjadi sekarang adalah tanggung jawab keduanya.

"Sekarang masih ahok yang menjabat. Masih wewenang ahok, jadi masih menjadi masalah pemeritahannya di era ahok. Yang baru, pengumuman resmi KPU juga belum, apalagi dilantik. Yuk ah jangan suka nyalahin orang aja. Anies kan belum dilantik. Ga suka, ya ga masalah, tapi bodoh jangan ya," ujar Devi Bunda Octa.

"Gubenurnya kan masih ahok , kok nyalahin anis ?ini sengaja karena ngga ke pilih lagi jadi gubernur ... pada mikir kalau komentar , pendukung ahok emosi aja yang di kedepan kan," tulis Hobbiestsirt.


"Hadeuh hadeuuuhh.... Knp pada ga pake logika sich... Yg masih menjabat kan ahox ...seharusnya masih menjabat yg bertanggung jawab...jgn lempar batu seenak nya...bukan belain pak anis karna saya bukan warga DKI... Tapi yg logis ajh klo mo nyalahin orang....," kata Bro Andre. (nn)
loading...

Parah...!!! Ternyata Aksi Demo Kepada Ahok, Merupakan ‘Dendam Kesumat’ Dari Gerombolan Sumbu Pendek, Karena Mereka Dulunya Tidak Dapat Tempat

JAKARTA – Pengamat politik Petrus Salestinus menilai, rencana unjuk rasa besar-besaran yang bakal terjadi saat sidang vonis penistaan agama adalah bukti kalau Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sangat menyebalkan di mata Habib Rizieq Shihab.

Kalau saya lihat sih dia (Rizieq) punya dendam karena punya agenda politik jangka panjang,” kata Petrus kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Petrus melanjutkan, saat ini Rizieq tengah berada di atas angin lantaran Ahok kalah di Pemilukada DKI. Kekalahan tersebut bisa terjadi karena adanya intimidasi dan teror atas nama agama yang mengganggu pendukungnya.

Terutama dengan kemenangan di Pilkada ini membuat sebagian besar publik menilai ini kemenangan kelompok radikal,” ungkap pria yang juga Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia ini.

Dia melanjutkan, kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno juga dimanfaatkan Rizieq untuk membalas dendamnya kepada Ahok, lantaran saat menjadi Gubernur DKI, Rizieq selalu terpojokkan dan tak mendapat panggung.

Habib Rizieq seperti tak mau menyia-nyiakan momentum kemenangan Anies-Sandi dalam pilkada ini. Mereka berpendapat, satu jembatan menuju cita-cita jangan panjang itu sudah tercapai,” tutup Petrus.


Seperti diketahui, pada sidang vonis mendatang, Rizieq akan mengerahkan massa skala besar ke lokasi sidang di gedung Kementerian Pertanian‎ untuk mendesak agar Ahok segera dipenjara. (KS)
loading...

Waduh...!!! Ahmad Dhani Dianggap Hina Ahok Lagi, Katanya Pleidoi Ahok Cocok Buat Anak TK

JAKARTA – Sidang dugaan penistaan agama yang kembali digelar pada hari Selasa (25/4/2017), dengan agenda pembacaan pleidoi dari terdakwa Basuki T. Purnama alias Ahok, mendapatkan perhatian dari Ahmad Dhani.

Lewat akun Twitter pribadinya, @AHMADDHANIPRAST, pria yang juga sempat mencalonkan diri menjadi Bupati Bekasi ini, berkomentar pedas terhadap isi pleidoi yang dibacakan Ahok.

“Ahok melecehkan intelektualitas orang Islam dan MUI dgn tidak mengakui bhw sdh menistakan agama,” tulis Dhani, Senin (25/4/2017).

Tak sampai di situ, Dhani juga menilai pleidoi Ahok tidak memiliki isi dan tidak seharusnya dibacakan di depan sidang.

“PLEDOI ahok cocok di bacakan utk anak TK,” sambung Dhani lagi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sidang dugaan penistaan agama kembali digelar di gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017). Sidang ini sendiri beragendakan pembacaan pleidoi dari pihak terdakwa, yaitu Ahok.

Di dalam pleidoinya, Ahok menyatakan bahwa dirinya bukanlah seorang penista atau penoda agama. Ia juga menyebut bahwa dirinya adalah korban fitnah.

“Stigma itu bermula dari fitnah, Ahok tidak menghina Agama Islam tapi tuduhan itu tiap hari dilakukan berulang-ulang, seperti kata ahli propaganda Nazi Jerman,” ucap Ahok dalam pleidoi yang ia tulis sendiri.


Usai pembacaan pleidoi, kini Ahok tinggal menanti vonis hakim yang akan digelar pada sidang selanjutnya, yaitu pada tanggal 9 Mei 2017 mendatang, di Gedung Kementerian Pertanian. (ks)
loading...