Wow Mantap...!! Kata Ahli Hukum, " Tidak ada yang Ternodakan dalam Kasus Ahok?"

JAKARTA - AHLI Hukum Pidana dari Universitas Parahyangan, Djisman Samosir dengan tegas menegaskan tidak ada unsur pidana dalam perkataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal Al Maidah 51.

Djisman mempertanyakan terkait pasal penodaan yang dikenakan kepada terdakwa. Menurutnya siapa dan apa yang ternoda dalam kasus ini masih belum jelas benar.

"Jadi siapa yang ternodakan (dalam kasus Ahok)? Kalau dalam kasus pidana kan apa yang hilang, siapa yang merasa kehilangan. Harus jelas, karena pidana harus ada fakta," kata Djisman di Persidangan Kementan, Jaksel, Selasa, (21/3).

Karena menurutnya hal tersebut masih kabur, wajar saja pengacara mecari benar-benar pembelaan untuk kliennya. Pembenaran tersebut harus berupa fakta.

"Jadi itulah kenapa pegacara harus cari alat bukti yang sah, alat bukti untuk menguak kebenaran materil," ujar Djisman.

Dalam persidangan, Djisman banyak memaparkan terkait pasal dakwaan Ahok, yakni pasal 156 atau pasal 156a KUHP. Dia mengatakan pasal 156 merupakan penodaan yang dilakukan antargolongan.

"Karena itu ada ayat 'a' nya. Pasal 156a ada menyinggung soal agama. Di situ perbedaannya," ungkap Djisman.

Ahok menjadi terdakwa kasus penodaan agama lantaran pidatonya yang menyinggung surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu. Jaksa mendakwa Ahok menodakan agama dengan pasal alternatif 156 dan pasal 156a KUHP. (MI)



loading...

#Tags

Blogger
Disqus

1 comment

ayo bergabung diajoqq , silakan coba keberuntungan anda disini dan menangkan ratusan juta rupiah,hadiah menantikan
anda silakan bergabung invite pin bb#58cd292c

Balas