Breaking News

Tim Kuasa Hukum Sandiaga Minta Kepada Polisi Hentikan Pemanggilan Karena Ganggu Kampanye, Dulu Kasus Ahok Juga Nggak Bisa Distop Loh...

JAKARTA – Tim kuasa hukum Sandiaga Uno meminta Polda Metro Jaya untuk menunda proses pemanggilan kliennya dalam kasus dugaan penggelapan jual beli lahan. Pasalnya, pemanggilan polisi ini berbarengan dengan proses kampanye
Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang sedang berlangsung.

“Kalau bisa sih ditunda sampai setelah pemilu saja dan kita juga sudah susun jadwal berapa hari sebelumnya. Ini memang momennya kampanye, banyak warga yang ingin bertemu segala macam, apalagi besok kita juga ada acara di KPK,” kata Wakil tim advokasi, Yupen Hadi kepada wartawan, Selasa (21/3/2017).

Selain itu, penundaan pemanggilan Sandiaga ini dimaksudkan untuk menghindari preseden buruk oleh masyarakat.

“(Penundaan) supaya tidak ada dugaan-dugaan ini bermuatan politik segala macam. Tapi kalau polisi memaksakan, ya akan kita hadapi, tapi enggak besok,” lanjutnya.

Sebagai informasi, menjelang pilkada putaran kedua, pasangan dengan jargon ‘maju kotanya bahagia warganya’ ini kerap diterpa masalah hukum.

Anies Baswedan pernah dilaporkan ke KPK atas dugaan penyalahgunaan dana Frankfurt Book Fair yang diselenggarakan di Jerman ketika masih berstatus menteri pendidikan.

Sementara Sandi, dalam kurun waktu kurang satu bulan, ia telah tersandung kasus hukum sebanyak dua kali. Pertama, dia dilaporkan polisi pada Jumat (10/3/2017) sebagai saksi pencemaran nama baik dalam komunitas Jakarta berlari yang dipimpinnya.

Kali ini, mantan ketua HIPMI itu kembali berurusan dengan kepolisian atas kasus laporan penjualan sebidang tanah di Jalan Curug, Tangerang Banten pada Desember 2012 lalu yang dilaporkan oleh Djoni Hidayat. (KS)



loading...

1 comment:

  1. ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
    pin bb#58ab14f5

    ReplyDelete