Secara Aturan Acara Istigasah Nahdliyin Tak Harus Minta Izin PWNU Jakarta

JAKARTA - Polemik terus bermunculan dari acara Istigasah Kebangsaan Warga Nahdliyin Jakarta di Masjid al-Huda Jl Talang No 3 Jakarta Pusat, Ahad (4/2/2017) lalu. Protes keras datang dari Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) DKI Jakarta.

Pasalnya, acara tersebut menggunakan nama NU tanpa izin. Di sisi lain, Guntur Romli, anggota tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mempertanyakan keberatan tersebut.

Dia mengaku heran lanntaran selama ini tidak pernah acara istigasah Nahdliyin harus meminta izin PWNU Jakarta. "Apalagi yang mengadakan adalah tokoh NU Jakarta, yakni Djan Faridz, yang mantan Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta (2011-2014) dan dihadiri oleh KH Nur Iskandar SQ, yang baru sembuh dari sakit, yang pernah dikabarkan wafat gara-gara menolak Aksi Bela Islam 411 dan 212," ungkap Guntur dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (5/2/2017).

Dia mengaku sangat menyayangkan adanya pihak yang menolak istigasah tersebut, apalagi menganggap politis lantaran diadakan oleh Djan Faridz yang juga Ketua Umum PPP dan hanya dihadiri oleh salah seorang Cagub, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Kami sayangkan politisasi ini, tapi, politisasi terhadap NU tidak hanya dilakukan oleh Djan Faridz, karena sampai ke struktur PBNU juga melakukan. Rais Aam Syuriah, Ketum PBNU dan Sekjen PBNU hanya menerima pasangan calon Agus-Sylvi pada bulan Oktober tahun lalu, bahkan diberi KartaNU," jelasnya.

Saat ini, kata dia, banyak pihak yang sekarang "main" di NU, khususnya para politisi NU yang masuk di banyak parpol yang tergantung dengan arah koalisi Cagub DKI Jakarta. Karena itu, dirinya berharap khususnya kepada PBNU untuk menetralisir suasana agar mengundang semua Paslon.


Hal itu, menurutnya, agar tidak dianggap sepihak dengan ’permainan’ oknum yang mendukung salah satu pasang calon. "Ini cara yang sangat arif yang bisa meletakkan politik keadilan dan kesetaraan, semua pasangan calon diundang," tegasnya. (jpnn)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments