Pasangan No 2 Kembali Dapatkan Amunisi, Ribuan Buruh Deklarasi Dukungan Ke Ahok-Djarot

JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengajak buruh melawan ketidakadilan. Untuk mewujudkan itu, menurut Djarot, buruh harus bergandengan tangan dengan pemerintah.

Pesan itu Djarot sampaikan saat menghadiri deklarasi dukungan Relawan Buruh Sahabat Djarot di kantor KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur. Acara ini dihadiri sekira seribu buruh. Sekira 300 di antaranya merupakan korban pemutusan hubungan kerja.

Djarot menegaskan, salah satu komitmen dirinya dan Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengikuti Pilkada DKI adalah menyejahterakan buruh. Menurut dia, komitmen itu akan terwujud bila buruh dan pemerintah bekerja sama.
"Sekompak apapun, kalian tidak bisa sendiri. Perlu ada campur tangan dari pemerintah karena pemerintah yang akan berusaha menciptakan keadilan sosial," kata Djarot, Senin 6 Februari 2017.

Pernyataan Djarot tersebut disambut gemuruh tepuk tangan. "Hidup Djarot... hidup Djarot..." teriak para buruh.

Djarot meminta buruh ikut menjaga keamanan. Jika keamaman stabil, investor tidak ragu-ragu berinvestasi di Jakarta, agar lapangan kerja terbuka lebar.

Djarot menyampaikan, jika dirinya dan Basuki terpilih menjadi pemimpin Jakarta, buruh bisa gratis menumpang bus TransJakarta. Biaya pendidikan dan kesehatan akan dijamin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Upah minimun akan terus naik.

Menurut Djarot, dirinya dan Basuki tidak mengumbar janji palsu. Keduanya membuktikan bisa mengupah Pekerja Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sesuai upah minimun provinsi dan memberikan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Kalau kalian Relawan Sahabat Djarot, mari menjaga Jakarta. Kami akan menjamin membantu kalian. Itu tugas konstitusi yang harus kami emban dan wujudkan," tegas Djarot.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator Relawan Buruh Sahabat Djarot, Mustopo mengatakan, para buruh di Jakarta sudah sepakat berusaha sekuat tenaga memenangkan pasangan calon nomor urut 2 Basuki-Djarot. "Karena kami ingin menang satu putaran."

Mustopo mengatakan, para buruh yang menghadiri deklarasi ini berkartu tanda penduduk Jakarta. Ia menyebut masih banyak buruh yang tidak bisa hadir karena mesti bekerja.

Dia menyampaikan, setelah konsolidasi, para buruh sepakat mendukung Basuki-Djarot karena meyakini pasangan nomor 2 ini berpihak pada masyarakat bawah. "Mari kita ke tempat pemungutan suara pada 15 Februari, coblos nomor urut 2."

Dengan dukungan ini, Djarot semakin yakin bisa memenangkan Pilkada DKI. "Kita semua tahu buruh itu solid dan massanya real. Ini makin memperkuat kita untuk memenangkan pilkada," ujar Djarot.


Relawan ini mayoritas tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia pimpinan Andi Gani Nena Wea. Relawan ini ikut mendukung Joko Widodo pada Pilkada DKI 2012 dan Pilpres 2014. [mt]
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments