Breaking News

Nah Loh, ICW Ingin Patrialis Dipecat, Bukan Diberhentikan dengan Hormat

PANTURAPOS.COM  – Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak semua pihak yang berkaitan mengusut tuntas kasus korupsi Patrialis Akbar. ICW meminta Majelis Kohormatan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak pengunduran diri Hakim MK non-aktif Patrialis Akbar.

“Kami mendesak agar permohonan pengunduran diri Patrialis ditolak dan MK segera memecat yang bersangkutan,” ujar peneliti Indonesia ICW, Aradila Caesar, Minggu (12/2/2017).

Ia juga mendesak Presiden untuk segera melakukan seleksi Hakim MK pengganti Patrialis Akbar dengan melibatkan publik agar transparan dan akuntabel.

“Setelah itu, Presiden juga harus memperkuat pengawasan kelembagaan MK dengan memperkuat kewenangan KY untuk mengawasi perilaku Hakkm MK,” lanjutnya.

Selain itu, Aradila juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Patrialis Akbar dengan tak ragu untuk melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang mungkin terlibat.

Seperti diketahui, Patrialis telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Patrialis diduga menerima hadiah atau janji senilai USD 20 ribu dan SGD 200 ribu dari bos CV Sumber Laut Perkasa (SLP), Basuki Hariman, yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, KPK menetapkan Kamaludin dan Ng Feni sebagai tersangka dalam kasus ini. [KS]
loading...

No comments