Breaking News

Masalah Ma`Ruf - Ahok Dianggap Selesai, NU Diminta Tak Ikut Aksi 112

KARAWANG - Anggota Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Karawang, Jawa Barat diminta tidak ikut aksi 112 di Jakarta pada Sabtu, 11 Februari 2017. Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mengatakan, sedang konsolidasi supaya 300 ribu orang NU di Karawang tidak terprovokasi ajakan tersebut.

Menurut Ahmad, awalnya ada 10 ribu  warga NU  Karawang siap untuk ikut demo 112 ke Jakarta. "Situasi sempat genting dan banyak yang siap ikut aksi. Tapi kami imbau untuk tidak terprovokasi isu lain. Karena kami murni membela Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin. Bukan pada tataran pilkada," ujar Ahmad di Karawang, Senin, 6 Februari 2017.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, kader NU Karawang bereaksi keras setelah insiden antara tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Ma’ruf Amin saat bersaksi di persidangan. "Bahkan sudah ada desakan dari bawah. Ada seruan jihad lantaran Ahok sudah melecehkan ulama," ungkap Ahmad.

Salah satu yang bereaksi keras adalah para anggota Gerakan Pemuda Ansor  Kecamatan Pedes. Ratusan anggota organisasi sayap NU itu sudah siap berangkat ke Jakarta.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Karawang Ade Permana mengatakan berupaya menenangkan kader GP Ansor Kecamatan Pedes. "Mereka sudah menyewa bus untuk berangkat ke Jakarta," kata Ade. "Cabang lain masih menunggu komando dari pusat. Saya diperintahkan untuk menahan diri."

Kepala Kepolisian Resor Karawang Ajun Komisaris Andi Herindra mengatakan belum tentu gelombang massa dari Karawang akan ikut aksi 112. Menurutnya masih melakukan pendataan terhadap elemen masyarakat Karawang yang akan ikut aksi 112 ke Jakarta.


"Sampai saat ini belum ada elemen atau kelompok yg menyatakan akan berangkat. Dan kita dari Polres Karawang tetap menghimbau kepada semua pihak untuk tetap selalu menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat," ucap Andi. (tempo)
loading...

No comments