Breaking News

Kerusakan Jalan Nasional Pantura Sudah Cukup Parah Dan Mengkhawatirkan

INDRAMAYU - Hancur dan rusaknya jalan pantura Indramayu. Saat ini, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, setelah korban berjatuhan,  sampai ada yang meregang nyawa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada perhatian serta perbaikan dari pemerintah,  beserta Direktorat Jenderal Bina Marga dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Jalur yang paling parah kerusakannya, pantauan Pantura pos. Dimulai dari jalur Desa Patrol, depan toko subur, jalur Blok Barjo, Desa Sukahaji, jalur depan Ponpes Darussalam, Desa Eretan Kulon, hingga sepanjang jalur Losarang sampai perbatasan dengan Cirebon.

Kerusakan jalan pantura, sepanjang tahun 2016 hingga awal tahun 2017, sudah banyak memakan korban, baik yang luka-luka sampai meninggal dunia.

Terbaru, kecelakaan yang merenggut nyawa seorang anggota Polwan(Polisi Wanita, red) Polres Indramayu, Bripda Dewi Nurkholisah, warga Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Diduga karena kerusakan jalan pantura,  tepatnya di wilayah Kecamatan Losarang.

Selain mengancam keselamatan para pengendara. Kerusakan jalan pantura, juga menghambat aktifitas warga yang hendak bepergian.

" Sekarang saya musti hati-hati, setiap akan berangkat maupun pulang kerja, harus tetap waspada, karena banyaknya lubang-lubang yang berserakan di sepanjang jalan pantura " ucap Duhan AM, salah seorang pengendara kepada Pantura pos, Minggu (5/2) pagi.

Terpisah, jalur pantura Desa Patol yang banyak berlubang.  dari Pantauan Pantura pos terlihat sudah ditandai dengan lingkaran cat putih.Kendati demikian, ikhtiar dari Dinas PU tersebut,  oleh pengguna jalan dianggap belum maksimal, terkait perbaikan jalan pantura.

Diungkapkan Taufik, salah seorang pengendara motor kepada Pantura pos menyatakan. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Direktorat Jenderal Pekerjaan Umum (PU), semestinya mengupaya - kan perbaikannya terlebih dahulu. Mengingat, hampir sekitar 60 persen jalan pantura sudah mengalami kerusakan cukup parah.

" Ngapain harus dikasih tanda dengan cat putih pada lubang-lubang itu. Kalau untuk perbaikannya belum juga dilaksanakan, ya percuma saja lah.


ya mungkin kalau siang hari kelihatan tanda itu. Dimalam hari dan disaat turun hujan pasti tidak kelihatan " terang dia. (Mansur kurdi).
loading...

No comments