Gus Nuri Minta Warga Nahdliyin Hati-hati, Dulu Ketika Gus Mus Dan Kang Said Dihujat FPI, NU Tenang-tenang Saja, Kenapa Sekarang Rada Ribut

JAKARTA – Budayawan Nahdlatul Ulama, Nuril Arifin Husein meminta para Nahdliyin dan Gerakan Pemuda (GP) Anshor untuk menahan diri dan tidak terpancing terkait pernyataan dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap sebagian kalangan menyudutkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

“Saya mohon Nahdliyin anggota jamaah NU, demikian untuk gerakan pemuda Anshor harus menahan diri dan tidak boleh gegabah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Nuril ini saat dihubungi Kriminalitas.com, Jumat (3/2/2017).

Gus Nuril berharap GP Anshor tidak terbawa  panasnya suhu politik pada perkara penistaan agama yang melibatkan Ahok.

Gus Nuril menilai kasus yang menimpa Ahok ini sarat muatan politis. Terlebih dengan situasi saat ini yang hanya tinggal beberapa hari menjelang waktu pemilihan. “Iya frasa-frasa itu karena tidak lepas dari pilkada,” ujarnya.

Ia pun menyoroti reaksi yang dilakukan para GP Anshor. Menurutnya, ketika para petinggi NU dihina lebih kejam dan lebih jelas dibanding apa yang terjadi antara Ahok dan Ma’ruf, para GP Anshor malah tak bereaksi.


“Ketika Gus Mus diperlakukan tidak adil kenapa tidak ribut, ketika Kang Said (ketua PBNU) dimaki-maki, ketika Gus Dur dimaki sedemikian rupa kenapa tidak ribut? Jangan terbawa oleh politiknya,” pungkas Gus Nuril. (kriminalitas)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments