Breaking News

Fadli Zon Bikin Puisi ‘Sang Penista’, Beginikah Kerjaan Wakil Ketua DPR?

JAKARTA - Tepat rasanya jika saya mengatakan Fadli Zon (FZ) adalah rajanya tukang bikin puisi, tapi lebih condong ke puisi nyinyir yang menohok. Beberapa waktu lalu, FZ pernah menulis puisi untuk Ahok dengan judul ‘Tukang Gusur’.

Pada Oktober 2016 lalu FZ juga mengkritik kinerja dua tahun pemerintahan Jokowi dan JK melalui puisi satire yang mengeluhkan harga-harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi, sulitnya masyarakat mendapatkan pekerjaan, buruh China yang merajalela, yang miskin makin miskin dan yang kaya makin kaya, hukum yang tajam ke bawah, impor yang berlebihan hingga pencitraan yang dilakukan Jokowi. Silakan baca puisinya di link sumber di akhir artikel karena terlalu panjang di taruh di sini.

Kita mundur lagi ke tahun 2014 di mana Jokowi mencalonkan diri dalam Pilpres. FZ pun tidak ketinggalan membuatkan puisi dengan judul ‘Aku Raisapopo’ yang menggambarkan seseorang yang tak bisa berbuat apa-apa, seperti wayang yang digerakkan orang lain, hanya menjual mimpi tanpa kenyataan, blusukan ke sana kemari yang diliput.

Dan sekarang, saya pikir FZ lebih baik jadi sastrawan saja ketimbang menjadi anggota DPR. FZ kembali dengan puisi terbarunya untuk Ahok terkait dengan kasus penistaan agama dengan judul ‘Sang Penista’. Link puisinya ada di akhir artikel. Sindirannya lucu namun pedas, menjelaskan tentang Ahok yang tukang gusur, menindas dengan tangan besi, korupsi dari rumah sakit hingga reklamasi (aneh saja padahal belum terbukti), menista Al Quran, merobek kebhinnekaan, memecah belah kerukunan umat beragama, biang adu domba, memfitnah kiai dan ulama, menyebar keresahan, penabur benih bencana, hingga tuduhan ada pasukan hantu gentayangan.

Meski ada beberapa puisi lain, tapi sepertinya sudah cukup deh karena takut pembaca jadi mual. Pembaca bisa menilai sendiri, FZ adalah sosok yang cukup nyinyir dan selalu bertentangan dengan pemerintah dan dikenal sangat anti Ahok dan Jokowi. Sangat jarang bahkan hampir tidak pernah saya dengar pujian darinya untuk mereka. Mulutnya terlalu pedas. Bahkan anggota DPR sempat-sempatnya bikin puisi, memangnya nggak ada kerjaan lain yang lebih penting? Kenapa nggak sekalian bikin lagu dan puisinya dijadikan lirik aja biar makin pecah dan keren?

Herannya kenapa hanya bikin puisi untuk Ahok dan Jokowi saja? Mengapa tidak ke yang lain? Tuh, temannya Fahri Hamzah bikin cuitan mengenai anak bangsa yang mengemis jadi babu di negeri orang, kenapa tidak dibuatkan puisi juga? Tuh, SBY juga bikin cuitan yang isisnya hoax dan juru fitnah merajalela, dan banyak dikritik orang, kenapa tidak dibikinkan puisi juga? Ada banyak kerjaan yang lebih penting dari seorang Wakil Ketua DPR daripada habiskan waktu ngarang puisi.

Seorang wakil rakyat yang sejatinya harus menjernihkan suasana, malah ikut dalam aksi 411 bersama dengan Fahri Hamzah yang malah berorasi bagaimana menjatuhkan presiden dengan parlemen ruangan atau parlemen jalanan. Intinya FZ adalah sosok yang paling berseberangan dan paling frontal dalam memberikan kritikan yang kebanyakan tidak berdasar. Hanya satu orang di mana FZ tidak akan mengkritik yakni Prabowo Subianto. Mereka berdua adalah teman akrab dan hopeng (teman baik). Ahok dan Jokowi adalah orang yang sepertinya wajib dibully sepanjang waktu kalau memungkinkan. Sepertinya memang FZ diciptakan untuk tidak akan pernah akur dengan dua orang ini, mungkin selamanya.

Dan ternyata ada satu orang bernama Denny Siregar yang membalas puisi ‘Tukang Gusur’ FZ dengan puisi ciptaannya sendiri berjudul ‘Tukang Kabur’. Karena terlalu panjang, saya taruh linknya di akhir artikel. Tapi kali ini saya akan ambil beberapa bagian (cuplikan) karena cukup lucu dan cerdas. Biar tahu rasa si FZ bagaimana rasanya dibikinkan puisi satire. Mau marah? Lihat dulu puisi yang dia bikin sebelumnya, karma berlaku.

Tukang kabur/ Duhai tukang kabur/ Sebelum menilai orang lain/ Lihat di dalam rumah sendiri/ Tidakkah Anda lihat banyak kader Anda yang korupsi/ Belum lagi yang keluar negeri minta difasilitasi/ Malu dong sama Mukidi/ Oh tukang kabur…/ Memang sakitnya tuh di sini/ Ketika ada kader terbaik yang terpaksa lari/ Karena tidak mau disetir dan dipaksa korupsi (maksudnya Ahok)/ Enak dong, Anda bahagia dia gigit jari//


Kalau memang mau lebih heboh dan memorable, saran saya untuk FZ sih lebih baik minta seseorang bikinkan lagu lalu pakai puisinya sebagai lirik. Terus buat jadi album, lalu lakukan tur keliling dunia untuk mempromosikan album sekaligus konser. Dijamin, satu stadion Wembley (London) atau Nou Camp (Barcelona) atau GBK (Jakarta) tidak akan cukup menampung penonton yang hadir. (seword)
loading...

1 comment:

  1. Promo www.Fanspoker.com :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup
    || bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    ReplyDelete