Breaking News

Aksi Damai 11 Februari, Mau Buat Apa Lagi?

JAKARTA - Aksi damai yang entah jilid ke berapa akan dilakukan lagi, kali ini pada tanggal 11 Februari, sehari sebelum memasuki masa tenang Pilkada, 4 hari sebelum hari pencoblosan tanggal 15 Februari nanti. Forum Umat Islam (FUI) dan GNPF MUI resmi mengumumkan lanjutan aksi damai dengan titik kumpu di Monas dan dilanjutkan dengan long march ke Bundaran HI. GNPF MUI lagi? Hmmm. Tidak apa-apa sih. Sejumlah tokoh GNPF MUI dan ulama akan hadir yaitu ketua GNPF Bachtiar Nasir, Wakil ketua Zaitun Rasmin, Munarman, Habib Rizeq. Rizieq juga ikut loh. Jangan lupa itu. ingat, ingat, ingat.

Sebenarnya gimana yah, bingung juga mau bilang apa. Kenapa harus ada aksi seperti ini di masa tenang kampanye? Mau mendoakan supaya Pilkada berjalan lancar, tidak perlu lah sampai bikin macet jalanan dan mengganggu kenyaman pengguna jalan. Padahal ini sudah diamini oleh Kapolda Metro Jaya supaya aksi ini tidak dilakukan, dan sebagai gantinya melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari terakhir kampanye dan memasuki masa tenang.

Pernyataan serupa juga dikeluarkan oleh Wiranto yang sepertinya juga tidak setuju dengan aksi ini. “Namanya juga minggu tenang kalau nggak tenang bagaimana?” kata Wiranto. “Minggu tenang itu biar masyarakat lebih tenang lagi untuk menentukan pilihannya.”

“Minggu tenang tidak ada lagi kegiatan yang memicu sentimen publik, mempengaruhi ya. Minggu tenang itu masyarakat pemilih diharapkan bisa mendapatkan kontemplasi untuk memilih yang terbaik, ini kan memilih pemimpin, pemimpin yang puya kompetensi, punya kualitas. Itu gunanya minggu tenang,” tambah Wiranto.

Apakah ada yang masih tidak mengerti dengan pernyataan Pak Wiranto? Mengadakan aksi pada masa tenang adalah sesuatu yang tidak perlu. Mengapa harus di tanggal seperti itu, apa tidak ada tanggal lain yang lebih baik? Pernyataan Pak Wiranto yang mengimbau agar tidak ada lagi kegiatan yang memicu dan mempengaruhi publik, secara tersirat bahwa aksi ini akan ada agenda lain. Kata kuncinya adalah mempengaruhi publik. Sudah tahu kan maksud saya?

Bukannya bermaksud curiga, tapi ditakutkan aksi ini akan diselingi dengan himbauan yang mengandung unsur politik. Takutnya sih seperti itu. Mengingat yang menyelenggarakan ini adalah GNPF MUI dan FUI, saya menebak bahwa aksi ini digunakan untuk menyudutkan Ahok. Mempengaruhi publik untuk mengubah pilihannya. Ingat, Ahok adalah double minority, sudah pasti banyak yang tidak setuju dirinya menjadi pemimpin dan ada beberapa yang terang-terangan ingin menghadang.

Masih ingat dengan ceramah Aa Gym yang di Pulau Pramuka? Ceramahnya lumayan bagus dan menyejukkan, basa-basi tapi ujung-ujungnya mengungkit tentang Ahok. Sama saja dong, setali tiga uang. Ceramah agama tapi dicampur dengan ceramah mengenai Ahok. Nah, melihat aksi-aksi sebelumnya yang juga beragenda meminta agar Ahok di tahan, maka aksi ini dikhawatirkan akan punya agenda khusus untuk Ahok. Heran deh, Ahok di mana-mana selalu dibahas dan dibicarakan, jauh lebih laku dan laris ketimbang gosip para selebritis.

Kalau memang Kapolda dan pihak lain mengimbau supaya tidak dilakukan aksi 11 Februari, mungkin bisa dipertimbangkan mengeluarkan surat edaran larangan aksi tersebut. Tapi setelah dipikir-pikir nanti paling mereka akan berteriak protes dengan alasan setiap warga negara berhak untuk mengeluarkan pendapat dan berunjuk rasa. Kalau sudah pakai tameng seperti ini ya susah meladeninya.

Sejak 411 hingga sekarang entah sudah berapa kali GNPF MUI mengerahkan massa ke jalanan. Katanya aksi damai, tapi nama Ahok terus dibawa-bawa. Nggak nyambung atau memang sengaja disambung-sambungkan. Belum lagi Rizieq yang selalu dikawal massa pendukungnya plus persidangan Ahok. Hitung sendiri deh sudah berapa kali dilakukan pengerahan massa di jalanan atas nama GNPF MUI atau FPI. Saya sendiri sudah tidak ingat lagi berapa kali. Bikin semak, bikin sesak jalanan seolah itu jalanan sudah mereka beli.

Aksi seperti ini pada saat mendekati masa tenang rawan disalahgunakan. Maksudnya disalahgunakan dengan cara mencampurnya dengan politik. Saya yakin siapa pun bisa memprediksi dengan tepat apa unsur politik tersebut. Intinya, tidak memilih Ahok karena bukan muslim. Kalau Ahok muslim dan bukan Tionghoa, 1000% tidak akan ada aksi seperti ini. Ahok termasuk lain dari yang lain berdasarkan SARA, sehingga mudah dihantam dengan isu ini. berbagai cara dilakukan untuk menjegal satu orang Ahok saja. Dan menurut saya aksi 11 Februari nanti adalah kesempatan untuk melancarkan aksi terakhir, kecuali nanti Pilkada DKI berakhir dua putaran. Mungkin akan ada propaganda untuk mengimbau agar tidak memilih titik-titik. Pokoknya selain Ahok deh. Ahok hanya manusia biasa, kenapa harus takut seperti habis melihat kingkong mengamuk?


Coba lihat kembali gambar di awal artikel. Jika gambar itu benar, ada tulisan tegakkan Al-Maidah 51. Ada pula tulisan #TahanPenista. Tanpa perlu dijelaskan pun, saya rasa pembaca Seword sudah cerdas dan bisa memahami maksudnya. (seword)
loading...

3 comments:

  1. ION-QQ POKER
    kami dari agen poker terpercaya tahun ini
    Hanya dengan deposit dan withdraw 20.000 anda sudah dapat berrmain .. di sini kami

    menyediakan 4 permainan : bandar poker , play bandarQ , play domino99 dan play

    poker .. tunggu apalagi gan ayo segera daftar kan diri anda dan menangkan ratusan

    juta rupiah | PIN BB : 58ab14f5

    ReplyDelete
  2. AJO_QQ poker
    kami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini
    Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
    di sini kami menyediakan 7 permainan dalam 1 aplikasi
    - play aduQ
    - bandar poker
    - play bandarQ
    - capsa sunsun
    - play domino
    - play poker
    - sakong
    di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami
    Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
    withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu
    menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
    Permanent (acak) | pin bb : 58cd292c.

    ReplyDelete
  3. Promo www.Fanspoker.com :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup
    || bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    ReplyDelete