Wak... Waw... Anggota MUI Bertemu Presiden Israel Di Yerusalem

PANTURAPOS - Mantan anggota DPD RI, yang juga anggota dewan pakar MUI Provinsi Jawa Timur, Prof. Istibsyaroh, bersama sejumlah orang lainnya bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem.

Dilansir The Times of Israel, pertemuan itu digelar di kediaman Rivlin Jumat pekan lalu atas inisiatif Dewan Urusan Yahudi dan Australia/Israel (AIJAC).

AIJAC, yang bermarkas di Melbourne, merupakan organisasi yang cukup aktif melobi pemerintah Australia tentang isu-isu yang menjadi perhatian umat Yahudi di negara tersebut dan memberikan advokasi atas nama Israel. Organisasi ini berafiliasi dengan Komite Yahudi Amerika, salah satu kelompok advokasi tertua dan "dianggap secara luas sebagai pemimpin organisasi Yahudi di Amerika".

Belum diketahui secara pasti apa tujuan rombongan asal Indonesia bertemu presiden Israel.

Dalam pertemuan tersebut, Istibsyaroh mengaku merasa terhormat dapat bertemu Rivlin. Sementara Rivlin memanfaatkan pertemuan itu untuk memoles citra Israel yang buruk di mata dunia.

Dia mengklaim Israel menjamin hak semua umat beragama di Yerusalem untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing meski faktanya Israel membatasi akses masuk bagi pemuda Muslim beribadah di dalam kompleks Masjid al-Aqsa.

"Israel akan terus mempertahankan hak (beribadah) ini, tak peduli apa kata propaganda anti-Israel," kata Rivlin, seraya menambahkan propaganda semacam itu dilakukan hanya untuk mengadu domba Israel dan dunia Islam.

Maret tahun lalu, rombongan wartawan senior Indonesia mendapat kecaman keras setelah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv. Kunjungan tersebut dinilai kontraproduktif dengan upaya Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang pendudukan Israel.


"Kunjungan tersebut jelas sangat kontradiktif di tengah sikap Indonesia yang sejak awal menentang penjajahan Israel di Palestina dan mendukung kemerdekaan Palestina," kata anggota DPR, Mahfuz Sidik, ketika itu.
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments