Ramai "Fitsa Hats", Habib Novel Salahkan Polisi Tak Teliti Dan Enggak Ngerti

JAKARTA - Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin angkat suara terkait istilah 'Fitsa Hats' yang muncul pada sidang keempat kasus dugaan penistaan agama. Kala itu, ia menjadi saksi atas perkara yang menjerat gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Novel mengaku tidak mengetahui jika dalam BAP terdapat kesalahan penulisan Pizza Hut menjadi ‘Fitsa Hats’. Sebab dirinya hanya menjawab pertanyaan dari penyidik kepolisian secara lisan.

Dia pun menunding kesalahan penulisan terdapat pada penyidik Polri yang menurutnya tidak memahami penulisan yang benar.

"Jadi kan saya ini di BAP kan saya kan tinggal jawab. Yang ketik polisi yang memang sekarang mendekati masa pensiun, AKP Tarmadi yang enggak ngerti, enggak paham penulisan PH yang sebenarnya," ujar Novel saat di konfirmasi, Rabu (4/1/2016).

Dia pun memastikan tidak menulis sendiri 'Fitsa Hats' dalam BAP tersebut. Dia menyayangkan BAP setebal enam lembar itu kurang diteliti hingga masuk ke pengadilan.

"Bukan, kita disidik enggak ada penanganan sendiri kan pemeriksaan ada 10 jam itu, jam 10 pagi sampe jam 8 malam. Dari enam lembar itu ada yang enggak diteliti sampai masuk ke meja pengadilan," sambungnya.

Novel merasa dituduh kalau dirinya sengaja menyembunyikan penulisan Pizza Hut yang benar.

"Disinilah jadi fitnah, saya akan laporkan lagi ini. Jadi dituduh bahwa saya sengaja menyembunyikan Pizza Hut yang aslinya," pungkasnya.


OKEZONE.COM
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments