Panglima FPI Diperiksa Polda Bali, Masa Pengunjuk Rasa Masyarakat Bali Minta Munarman DiPenjarakan !!

DENPASAR – Panglima sekaligus Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman hari ini diperiksa penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Bali di Denpasar sebagai terlapor atas kasus dugaan memfitnah pecalang (perangkat keamanan dalam adat Bali).

"Saat ini masih pemeriksaan. Munarman didampingi 13 pengacaranya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, Senin (30/1/2017).

Pemeriksaan dimulai sejak pukul 11.00 Wita dan sempat dihentikan sementara saat ada masuk waktu Salat Dzuhur. Penyidik mencecar Munarman dengan 25 pertanyaan. “Tapi, kemungkinan juga bisa bertambah," ujar Hengky.

Menurutnya Munarman dimintai keterangan terkait pertanyaannya di sebuah stasiun televisi nasional yang diduga menyebut pecalang melarang warga muslim Salat Jumat. Ia pun dilaporkan ke polisi pada 16 Januari 2017.

Saat pemeriksaan berlangsung, massa dari berbagai elemen masyarakat di Bali berunjuk rasa ke Polda Bali. Mereka meminta Munarman ditahan.

"Kami tidak akan memberikan maaf kepada Munarman. Kami ingin Munarman tetap dihukum," kata Sekretaris GP Ansor Bali, As'ad di sela aksi.

Massa sempat gontak-gontakan dengan polisi. Beberapa massa berbadan kekar akhirnya menerobos masuk, memarahi polisi dan ingin naik ke lantai tiga ruangan pemeriksaan Munarman.

Elemen masyarakat dari Yayasan Sandi Murti, Patriot Garuda Nusantara, Gerakan Pemuda Anshor, dan Laskar Bali itu lalu ditemui Direktur Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Kenedy bersama Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, AKBP Hengkyi Widjaja.


"Saya minta kalian percaya kepada kami. Proses hukum masih tetap berlanjut. Jadi saya minta kalian membubarkan diri,"ungkapnya. (OZ)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post