Kompak...!!! Ormas Islam Dan Tokoh Agama Di Okus Tolak Mentah – mentah Habib Rizieq Jadi Imam Besar

OKU SELATAN - Suara penolakan wacana dukungan untuk pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai Imam Besar umat Islam di Indonesia, kini datang dari kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan sejumlah ormas Islam termasuk tokoh agama (toga) dengan Polres setempat yang mengusung tema "Menjalin Kebhinekaan Antar Umat Beragama", di gedung PGRI, Rabu (17/1).

Ketua MUI OKUS KH Ali Fuad, yang juga ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) OKUS, secara pribadi menyatakan bahwa pengangkatan diri Habib Rizieq  menjadi Imam Besar Umat Islam Indonesia tidak dibenarkan.

Karena hal tersebut akan menimbulkan pertentangan yang dapat menimbulkan perpecahan di kalangan Umat Islam. Dirinya pun menolak aksi Ormas FPI yang melancarkan aksinya dengan mengedepankan kekerasan

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya, MUI OKUS belum mengeluarkan pernyataan secara tertulis, lantaran masih menunggu hasil keputusan Pengurus MUI Pusat atau Provinsi Sumsel sebagai dasar acuan Surat Keputusan MUI OKUS.

"Kita adalah negara pancasila, dan FPI tidak boleh Anarkis," kata KH Ali Fuad.

FKUB OKUS pun sebagai organisasi yang dipimpinnya, juga menyatakan penolakan yang sama.

"Sikap FKUB tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Dan kami himbau warga OKUS tidak terprovokasi terhadap isu yang berkembang," imbaunya.

Pihaknya juga akan tetap menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait setiap adanya gejolak di dalam setiap kegiatan umat beragama guna menjaga situasi dan kondisi damai.

Senada disampaikan Ketua Forpres OKUS H. Ahmad Jauhari Somad. Menurutnya pengangkatan Habib Rizieq  Shihab menjadi Imam Umat Islam Indonesia bukan merupakan hasil pengakuan dari Umat Islam. Melainkan hasil pengakuan yang bersangkutan serta dari pihak yang mendukung saja.

Sehingga hal tersebut dipandang bertentangan oleh seluruh jajaran pengurus Ponpes di kabupaten OKUS.

Saat ini kata dia, pengurus Ponpes OKUS  belum menemukan  formulir yang diisi untuk mendukung Habib Rizieq Shihab menjadi Imam Besar Umat Islam Indonesia.

Begitupun Ketua DPD LDII OKUS Muslimim, dimana LDII menolak aksi anarkis Ormas Islam FPI dan pengakuan Habib Rizieq Shihab untuk menjadi Imam Besar Umat Islam Indonesia.

LDII OKUS juga mendukung setiap kebijakan pemerintah yang menolak aksi radikalisme baik itu dari golongan maupun kelompok yang dapat menciptakan perpecahan di kalangan Umat Islam.

Suara penolakan juga disampaikan Ketua PD Muhamadiyah OKUS H. Abdullah Wahab. "Pengurus Muhammadiyah OKUS menolak pengakuan Habib Rizieq Shihab untuk menjadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, karena ini dapat menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam yang dapat menimbulkan ketidaksepahaman dari kelompok lainnya," katanya.

Pun demikian halnya disampaikan Tokoh Agama/ Ketua Yayasan Al Manah, Hairul Akmal. Perihal pengangkatan Habib Rizieq sebagai Iman Besar Umat Islam Indonesia menurutnya tidak tepat.

Dan apabila hal itu terwujud, akan menimbulkan pemahaman di kalangan tertentu yang lebih mengutamakan keputusan  pimpinan suatu golongan daripada keputusan yang diambil oleh pemerintah.


RMOL.COM
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

2 comments

Halo guyss.. Buat kamu yang suka BOLA, yuk mari gabung di F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
Komunitas sepak bola terbesar, aman dan terpercaya di indonesia :)

Balas

Gabung yuk di u*p*d*a*t*e*b*e*t*t*i*n*g
Ini pin bbmnya 7ACD8560 :D

Balas