Katar – ketir Diperiksa Polda Bali, Munarman Kerahkan 13 Pengacara Sekaligus

DENPASAR - Juru bicara FPI Munarman diperiksa penyidik Polda Bali dalam dalam kasus dugaan pelecehan terhadap petugas keamanan adat atau Pecalang hari ini, dan didampingi belasan pengacara.

"Munarman didampingi 13 orang yang hadir di Mapolda," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja di Denpasar, hari ini.

Munarman dilaporkan seorang pecalang bernama Zet Hasan karena dinilai telah memfitnah Pecalang yang melakukan pelemparan rumah penduduk dan melarang umat Muslim melakukan shalat Jumat. Pernyataan Munarman itu dilontarkan saat Munarman mendatangi Kantor Kompas di Jakarta. Pernyataan itu kemudian diunggah ke YouTube oleh akun Markaz Syariah pada 17 Juni 2016.  Munarman dijerat dengan pasal 28 ayat 2 juncto Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE menyangkut ujaran kebencian.

DMengenakan kemeja motif batik berwarna biru, Munarman datang ke Polda Bali sekitar pukul 10.45 Wita dan baru diperiksa pukul 11.00 Wita.

Polda Bali telah memeriksa sejumlah saksi ahli di antaranya saksi ahli bahasa, pidana, informasi dan teknologi, sosiologi dan perwakilan Kompas.


Saksi lain yang telah dimintai keterangannya di antaranya I Gusti Agung Ngurah Harta, seorang pembina dan pendiri organisasi Sandi Murti, Gus Yadi dari pengurus pondok pesantren di Denpasar, warga Denpasar Arif Melky Kadafuk dan Ketua Pecalang Bali Made Mudra. (RN)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post