Jalan Pantura Indramayu Penuh Lubang, Bahayakan Nyawa Keselamatan Pengendara

INDRAMAYU - Kerusakan jalan pantura Indramayu, khususnya yang berlokasi di Blok Barjo, Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Kondisinya sudah tahap darurat. Pasalnya, sepanjang hampir sepuluh meter, kerusakan di jalur tersebut rawan akan kecelakaan lalu lintas.

Bak ranjau darat, jalanan yang berlobang banyak bertebaran di lokasi tersebut. Pengendara yang melintas, perlu ekstra hati-hati, sebab, kedalaman lobang cukup bervariasi, antara sepuluh hingga lima belas centi meter, serta lebar Dua puluh centi meter,  sekilas tidak terlihat, apa lagi di saat hujan turun maupun malam hari.

Kerusakan yang parah sepanjang jalan pantura di lokasi itu, banyak dikeluhkan warga dan pengendara. Menurut Chandra, warga setempat, perlu ada tindak lanjut dari pihak Pekerjaan Umum (PU), beserta Pemerintah Daerah, untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Menurut dia, Jalan pantura, merupakan jalur trans Nasional, sehingga dalam pemeliharaannya harus lebih di prioritaskan.

" Kerusakannya sangat parah. Banyak lobang yang sangat dalam, kedalamannya pun cukup bervariasi antara 10 sampai 15 centi meter, dengan lebar 20 centimeteran. Kalau ini di biarkan terus menerus, keselamatan pengguna jalan yang menjadi taruhannya " ucap dia.

Dari informasi yang berhasil di himpun Pantura Pos menyebutkan. Dalam sepekan ini,  di jalur yang rusak tersebut sudah terjadi satu kali kecelakaan. Yakni, terjatuhnya salah seorang Karyawan PT. BMU. Menurut Nasoni, pengendara yang menjadi korban tersebut,  kepada Pantura pos mengatakan. Setiap hari dirinya selalu melintas dilokasi itu. Namun, di saat hari naas tersebut, dia baru saja pulang kerja sehabis shift malam.

" Saat tiba di lokasi itu. Saya berusaha menghindari lobang, namun karena banyaknya lobang yang bertebaran dilokasi tersebut. Membuat saya tak bisa menghindar, hingga saya terjatuh di badan jalan, untung di belakang tidak ada kendaraan  " ujar dia.

Pantauan Pantura pos di lokasi. Kerusakan terjadi di sebagian badan dan bahu jalan. Sehingga kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, terkadang melambatkan laju kendaraannya untuk menghindari terperosok kedalam lobang yang rusak tersebut.

Warga setempat berharap, Pemerintah Daerah beserta Dinas terkait segera pro aktif untuk memperbaikinya, supaya dikemudian hari tidak jatuh korban.

" Sering diperbaiki, dua bulan kemudian sudah rusak lagi. Kalau hanya sekedar di tambal sulam percuma saja, sekalian di beton saja supaya awet dan tahan lama " pinta Dede, warga setempat. (Mansur kurdi).


loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments