Duh Gelo...Ternyata Buku “ Jokowi Undercover “ Karangan Yang Dibuat - buat

JAKARTA - BUKU berjudul Jokowi Undercover yang ditulis Bambang Tri Mulyono diduga ditulis atas pendapat pribadi. Hal itu lantaran dalam buku setebal sekitar 436 halaman itu tidak dilengkapi dengan data pendukung.

"Penulis lebih banyak menuliskan hasil pemikiran sendiri. Tidak didukung data primer dan sekunder yang menunjang penjelasan termasuk fakta sejarah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Selasa (3/1).

Buku tersebut, kata Boy, lebih banyak memuat unsur-unsur ujaran kebencian dan penghinaan terhadap penguasa--dalam hal ini Presiden Joko Widodo--dan tidak memberikan edukasi bagi pembaca.

Terlebih, sebagian besar konten buku juga disebarkan melalui media sosial yang bisa berdampak buruk secara luas di masyarakat

"Kita melihat ini sebagai sesuatu yang tidak memberikan edukasi, lebih menimbulkan kondisi yang mencemaskan, yang dapat membuat publik timbul rasa antipati pada kelompok tertentu, orang tertentu," kata Boy.

Boy mengatakan setiap orang memang berhak menyatakan pendapat di muka umum. Namun, dia mengingatkan ada kewajiban yang harus ditaati oleh setiap orang terkait dengan transaksi elektronik.

Saat ini, penulis buku Jokowi Undercover telah ditahan di tahanan Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Bambang Tri dijerat dengan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa. (MTVN/OL-3)


MEDIAINDONESIA.COM
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments