Walau Sudah Meninggal Dunia, Almarhum Pak Yayan Harus Lunasi Hutang Kepada Bank BNI

INDRAMAYU - Kejadian berikut di dalam ruang lingkup perbankan, seperti yang di alami keluarga dari Yayan H (almarhum) warga Desa Haurkolot Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu.

Waktu bulan Mei mengajukan Pinjaman dengan jaminan AJB ( Akte Jual Beli ), dan sampai dibuatkan sertifikat tanah oleh pihak Bank BNI, dengan usaha warung kecil.
Dalam hal pengajuan yang bersangkutan mengajukan pinjaman sebesar 100 Juta ke pihak BNI Indramayu, dan pinjaman tersebut langsung di acc oleh Bank BNI.

Dan beberapa bulan kemudian atau kurang lebih 4 bulan berjalan, yang bersangkutan atau Debitur meninggal Dunia pada hari Rabu tanggal 19 bulan 10 Tahun 2016, setelah itu ahli waris mengurus Asuranya kematian Bapa Yayan Herdiana sebagai Debitur.

Namun ketika sedang mengurus asuransi kematian ada kendala dengan pihak Bank BNI indramayu. Tentang pengajuan untuk asuransi kematian itu ternyata hingga sekarang masih ada kendala, ketika Pantura Pos menemui keluarga dan anak anaknya.

Sewaktu awak media ini melakukan konfirmasi kepada pihak debitor yang telah meninggal dunia, mereka mengatakan bahwa dari pihak BNI Indramayu menjelaskan jika asuransi kematian tidak ada dan konsekuensinya Pak Yayan harus tetap mengangsur cicilan bulanan hingga lunas.

Dan yang bertangung jawab untuk menyetorinya adalah ahli warisnya, ujar salah seorang keluarganya. Dan pihak bank juga menjelaskan jika yang mendapat angsuran hanya barang agunan saja seperti tanah dan bangunan.

Dan ketika dari Pantura Pos melakukan konfirmasi ke pihak ahli hukum masalah perbankan, katanya  tetep dapat Asuransi, walaupun di kotrak Debitur hanya yang di asuransikan Agunan dan bangunan. Kematian juga sudah di Asuransikan, ujar beliau menerangkan ke media pantura pos. (Anjar)


loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments