Telkomsel Blokir Panggilan Spam +77 dari Hong Kong

PANTURAPOS - Pernah mendapat panggilan telepon tak dikenal dengan kode nomor awalan atau prefiks +77? Kalau iya, jangan diangkat, karena itu nomor spam.

Dalam beberapa hari terakhir ini, banyak pengguna seluler mengaku mendapatkan nomor panggilan dengan kode negara yang asing alias bukan dari Indonesia yang menggunakan kode awalan +62.

Para pengguna yang mendapatkan panggilan tak dikenal dengan kode nomor +77 atau +37 itu pun ramai mempermasalahkan kasus ini di media sosial.

Dari pembahasan mereka, nomor ini akan menelepon sekali, lalu ditutup. Pelanggan yang menelepon kembali, konon katanya dikenakan biaya USD 15 hingga USD 30.

Masalah ini juga sempat memunculkan pesan berantai di WhatsApp yang meminta pelanggan untuk berhati-hati bila menerima telepon aneh tersebut.

Kasus ini coba dikonfirmasikan ke para operator seluler, khususnya Telkomsel, karena banyak keluhan pelanggan berasal dari nomor operator itu.

Dalam penjelasannya, Telkomsel tak menampik bila ada beberapa pelanggan yang komplain soal menerima panggilan dari kode nomor tersebut. Pihaknya mengakui bahwa nomor tersebut adalah panggilan spam.

"Sehubungan dengan adanya laporan pelangggan terhadap panggilan dari nomor yang diawali dengan +77, dapat kami sampaikan bahwa panggilan tersebut merupakan panggilan spam yang berasal dari luar negeri," tutur Denny Abidin, General Manager External Corpcomm Telkomsel, saat berbincang dengan detikINET, Selasa (27/12/2016).

Dia menambahkan, Telkomsel telah melakukan blocking atas panggilan international dari nomor tersebut dan sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi Good Corporate Governance, Telkomsel akan selalu menjaga kenyaman bagi pelanggan.

"Untuk case spam ini, setelah kita cek di soft switch Hong Kong, spam call ini incoming dari Shinetown dengan tiga nomor suspect, yaitu +7790 800 3033, +7790 800 3030 dan +7790 800 3035. Saat ini sudah diblokir di sisi Telin. Sementara untuk nomor tersebut, paralel kordinasi dengan Shinetown," pungkas Denny.


(detik.com)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments