Breaking News

Sungguh Aneh, Musim Hujan, Petani Jatibarang Malah Sulit Air

INDRAMAYU  – Saat musim hujan mestinya air berlimpah dan mudah didapat. Namun petani di Jatibarang malah kesulitan air untuk mengairi lahan sawahnya. Sudah memasuki musim tanam dan mulai tandur, tetapi petani harus bergiliran mendapatkan jatah air untuk mengairi sawahnya.

Bahkan petani untuk mendapatkan air dengan pompanisasi. Hal ini karena sumber air utama petani Jatibarang yaitu saluran sekunder Sindupraja sedang dilakukan perbaikan, sehingga aliran air ke arah Jatibarang tersendat.

Salah satu petani Jatibarang Nurkamal mengatakan, sudah sepekan petani wilayah Jatibarang kesulitan air, karena saluran Sindupraja yang merupakan sumber pengairan bagi petani mengalami kendala. Ada perbaikan Bendungan Cileuis di wilayah Majalengka, sehingga membuat aliran air tersendat. Petani yang sudah tandur pun harus menggunakan jasa pompanisasi agar sawahnya tetap mendapat pasokan air.

“Mau tidak mau ya harus merogoh kantong agar sawahnya tetap terairi, karena sudah banyak petani yang tandur usianya sudah mencapai 14 hari. Ada juga yang baru mulai tandur, sehingga jika tidak ada air bisa-bisa tanaman padi petani bisa mati dan tidak bisa memulai masa tanam. Apalagi di Jatibarang beberapa hari ini cuaca panas dan hujan juga turun pada hari rabu, dan sampai sekarang cuaca panas lagi,” ujarnya, Sabtu (31/12).

Sementara itu, Danramil Jatibarang Kapt Inf Wajar Siagawanto menegaskan untuk mengatasi permasalahan sulitnya pasokan air di wilayah Jatibarang sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari petani, BPP, dinas pengairan dan BBWS, serta kontraktor untuk mencari solusi agar ketika proyek perbaikan saluran Sindupraja sebagai upaya modernisasi bendung rentang, petani di Jatibarang tidak kekurangan air.

“Yang terkendala air bukan hanya wilayah Jatibarang saja tapi juga wilayah yang dilewati saluran (SI) Sindupraja, dan kami terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga dan terus mengawal pasokan air bagi petani di Jatibarang,” tandasnya.

RADARCIREBON.COM
loading...

No comments