Sindir Koruptor, Penyair Baca Puisi di Kejari Indramayu

INDRAMAYU – Koruptor Species Mamalia Menjijikan. Itu adalah judul puisi karya penyair Indramayu, Acep Syahril, yang dibacakan di lobi Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Jumat (9/12) lalu.

Pembacaan puisi itu bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia. Acep membacakan puisi tersebut di hadapan Kajari Indramayu Eko Kuntadi beserta jajarannya.

“Isi puisi saya pada intinya adalah bercerita tentang bagaimana perilaku koruptor yang sangat menjijikkan. Harapan saya, penegak hukum bisa tegas dan memberikan hukuman yang setimpal kepada para koruptor,” ujar pria berkepala pelontos tersebut.

Menurut Acep, melalui momen Hari Anti Korupsi, diharapkan bisa menjadi titik awal bagi aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi secara serius di Indramayu. Apalagi hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Saber Pungli (sapu bersih pungutan liar).

“Saya berharap puisi saya bukan cuma didengarkan kuping kiri, lalu keluar kuping kanan. Harapan saya, penegak hukum bisa bertindak tegas dalam memberantas tindak pidana korupsi,” tambahnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Eko Kuntadi menyambut baik kedatangan penyair Acep Syahril, untuk membacakan puisi karyanya. Menurut Eko, Kejari Indramayu terus bekerja keras dalam melakukan penegakan hukum. Termasuk untuk kasus korupsi.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke semua elemen mesyarakat, terkait persoalan korupsi. Tujuannya adalah untuk mencegah agar praktek korupsi tidak terjadi lagi.

“Yang pasti semua kasus korupsi di Indramayu kami tindak lanjuti. Sementara untuk ke depannya kita terus melakukan sosialisasi, guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan pemkab Indramayu,” tandas kajari.

 radarcirebon.com


loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments