Sekap 11 Karyawan, Perampok di Subang Gasak Uang Rp 2 Miliar

SUBANG  - Kawanan perampok menggasak uang tunai Rp 2 miliar dari kantor jasa pengiriman uang SSI di Jalan Ahmad Yani Nomor 35, Subang, Jawa Barat, Kamis dinihari, 29 Desember 2016.

Sebelum menggasak uang, para perampok melumpuhkan sebelas karyawan yang tinggal di mes perusahaan belakang kantor. Para karyawan tak berkutik saat ditodong senjata api dan golok.

Setelah dilumpuhkan, perampok menyekap sebelas karyawan itu di beberapa kamar. "Kemudian perampok mengambil uang Rp 2 miliar bersama boks penyimpanannya dan kabur," ucap Kepala Kepolisian Resor Subang Komisaris Agus Eka Wijaya, Kamis siang.

Menurut Eka, sebetulnya masih tersimpan uang Rp 8 miliar di boks penyimpanan lain. Namun uang tersebut tidak ikut terbawa oleh perampok.

Eka berujar, aksi perampokan terjadi beberapa saat setelah sebuah kendaraan milik SSI yang dikawal petugas kepolisian dan satpam perusahaan keluar untuk mengantarkan uang kepada para penitipnya.

Tiba-tiba sebuah kendaraan roda empat dengan lima penumpang menerobos paksa pintu pengaman kantor SSI. Dengan cepat, mereka berloncatan keluar dan melakukan aksi perampokan.

Eka menyayangkan closed-circuit television (CCTV) di kantor SSI sudah lama tak berfungsi akibat rusak. Gerak-gerik perampok pun tak terdeteksi. Menurut Eka, ketiadaan rekaman CCTV menyulitkan proses penyelidikan dan penyidikan polisi.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang dalam boks sebesar Rp 10 miliar. Polisi juga memeriksa sejumlah karyawan SSI sebagai saksi. "Kasusnya kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Subang," tutur Eka.


TEMPO.CO
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments