Pemkab Indramayu Sepertinya “ Tuli “ Dengan Ulah Nakal Kontraktor

Proyek Penghotmixan jalan di Desa Sukajati yang asal jadi
INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu harus tahu, tentang ulah nakal para Kontraktor yang ada diwilayhnya. Karena ada sebuah proyek pekerjaan penhotmixan jalan tidak sampai setahun atau baru baru bulan kemarin, proyek peng hotmixkan yang dilaksanakan di blok Jalan Sukajadi Desa Sukajati Kecamatan Haurgeulis kabupaten indramayu kualitasnya sangat rendah.

Kini Pemerintah Indramayu harus mengoreksi dalam setiap program program Penghotmixkan kepada semua pelaksana lapangan maupun yang di utus untuk melaksanakan proyek penataan jalan "Daerah atau Propinsi," Kepada setiap PT/CV," penyelenggara proyek penghotmixkan.

Seperti yang bisa dilihat di blok jalan Sukajadi  Desa Sukajati Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Belum sampai satu tahun, baru bulan kemarin dikerjakan  penghotmixkan,  kini sudah amblas, retak dan berlubang di pinggir bahu jalanya dan hampir merambat ke tengah jalan.

Betul apa kata masyarakat tentang program penghotmixkan ini, tidak akan lama. Pasalnya,"sewaktu di hotmix, "hotmik tersebut saat di ratakan oleh setum, "hotmixnya ke bawa dan terkelupas seperti tanah yang lengket. Padahal kalau hotmix sudah menempel di jalan, seharusnya langung rapat dan padat.

Tetapi ini malah terbawa ke roda setum yang untuk meratakan hotmix tersebut. Apa kata nanti di kalau setiap program beginih terus, maka akan merugikan pemerintah dan uang rakyat . Bahkan warga sekitar banyak yang mengeluh karena  kalau setiap program penghotmixkan beginih terus. Tidak sesuai dengan bestek pemerintah yang di keluarkan dan ajurkan.

Seharusnya Pemerintah pun harus tahu, dan jeli dengan adanya proyek yang benar atau pun tidak. Betapa enaknya para pelaku penyelenggara proyek ini, dengan sewenang wenangnya tanpa ada teguran dari pemerintah yang di berikan untuk proyek tersebut.

Seenaknya “ Padu asal jadi dan rapih “,  Sementara kelayakan jalan tersebut tidak tahan lama untuk di gunakan oleh masyarakat dan warga sekitar.

Buat apa kalau warga Indramayu bayar pajak, tapi dalam hal penggunan danaya tidak sesuai aturan dan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat Indramayu dengan maksimal.

Namun apalah daya, walaupun sudah banyak keluhan dari berbagai masyarakat dan menjadi sorotan media tentang pelaksanaan proyek di wilayah Indramayu yang asal jadi, Pemerintah Indramayu sepertinya tutup mata dan budek telinga.


Jika berbagai program pelaksanaan proyek yang dilaksanakan di Indramayu terkesan asal jadi dan tidak mengindahkan kualitas standar pekerjaan dan ditambah lagi dengan tidak adanya pengawasan yang ketat dari pihak Pemkab Indramayu, maka sebagai masyarakat Indramayu tentunya mempunyai hak untuk menyetop proyek pekerjaan yang diindikasikan merugikan uang rakyat. (Anjar)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments