Breaking News

Mengaku keluarga Bung Karno, wanita ini tipu 30 warga & raup Rp 2 M

BLITAR  -  Aparat Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, menangkap seorang perempuan pelaku penipuan dengan modus memberikan iming-iming mendapatkan harta mantan Presiden Soekarno yang tersimpan di luar negeri.
Kepala Polres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, pelaku diketahui berinisial RA (54), warga Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku mengaku sebagai keluarga Presiden Soekarno.

"Pelaku ini mengaku keluarga Presiden pertama, kemudian menunjukkan surat-surat yang diduga palsu berkaitan harta dan rekening yang dimiliki," kata AKBP Slamet di Blitar, Kamis (22/12).

Beberapa barang yang ditunjukkan pelaku, misalnya, sejumlah foto dirinya dengan Bung Karno, surat kuasa dari Bung Karno, serta puluhan lembar uang dolar AS pecahan 100 yang diduga palsu.

Pelaku diketahui sudah lama melancarkan aksi penipuannya dengan modus mengaku diberi amanat harta karun yang tersimpan di bank luar negeri tersebut. Namun, untuk mencairkan harta tersebut, para korban diminta untuk mendirikan yayasan sebagai syarat untuk mencairkan harta karun milik Bung Karno tersebut.

Kapolres menyebut, hingga kini ada sekitar 30 orang yang menjadi korban pelaku. Dari jumlah itu sebagian besar warga Blitar serta Kediri. Diperkirakan, yang sudah disetorkan ke pelaku sekitar Rp 2 miliar.

"Untuk mencairkan harus dibuat yayasan, sehingga korban terpedaya membentuk yayasan. Pelaku meminta uang dengan alasan untuk biaya pendirian yayasan," ungkapnya, seperti diberitakan Antara.

Polisi saat ini sudah menahan yang bersangkutan. Ia sempat pingsan saat gelar perkara kasus tersebut, sehingga polisi membawanya ke ruangan kesehatan. Ia diperiksa tim medis terkait dengan kesehatannya.

Polisi saat ini juga sudah menyita sejumlah barang bukti, yaitu pecahan uang kertas 100 dolar AS sebanyak 87 lembar yang diduga palsu, sejumlah dokumen, satu bendel akta notaris pendirian padepokan ampera Indonesia, serta kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

Selain itu, polisi juga menyita bukti transfer dari para korban, satu lembar foto batangan emas harta karun Bung Karno, serta satu unit mobil Honda Jazz warna merah.

Polisi akan menjerat yang bersangkutan dengan pidana, sebab melanggar Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan dengan ancaman hukuman di atas enam tahun penjara.

Polisi juga mengimbau warga agar berhati-hati dengan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan siapapun. Selain itu, warga yang pernah menjadi korban pelaku yang belum lapor diharapkan segera melaporkan.
(merdeka.com)

loading...

No comments