Ah-Choo! Ternyata Ini Alasan Kenapa Beberapa Orang Bersin Terlalu Keras

PANTURAPOS  - Guys, apa yang biasa kamu lakukan saat bersin?

Menutup hidung dan mulut atau membiarkannya ke luar begitu saja?

Proses bersin ini dimulai ketika hidung kita tergelitik.

Sesuatu seperti debu atau serbuk sari mengiritasi lapisan lendir dari saluran nafas bagian atas.

Dan kemudian menyebabkan bagian ujung saraf berdenting.

Kemudia saraf berkedip ke bagian paling primitif otak, batang otak, dan kemudian menyebabkan perintah menghirup udara dalam-dalam sebanyak mungkin ke paru-paru.

Pita suara menutup, mata menutup dan udara akhirnya keluar dari hidung dan mulut.

Ah - Choo!
Mekanisme ini sebenarnya terjadi sama kepada semua orang.

Namun menghasilkan reflek yang berbeda-beda dari satu orang ke orang lain.

Lantas apa yang sebenarnya menyebabkan reflek yang berbeda dari satu orang ke orang lain?

Ternyata hal tersebut disebabkan oleh perbedaan anatomi dan kontrol pribadi tiap orang.

Bersin yang dikeluarkan tergantung pada kapasitas paru-paru dan banyaknya udara yang dihirup sebelum bersin.

Lebih banyak udara, membuat bersin semakin keras.

Ternyata, sebagian orang dapat mengatur volum bersin mereka, guys.

Sebuah survei di tahun 2006 menemukan kalau 45 persen orang memiliki bersin keras ketimbang yang lain, yang dapat mengontrolnya, menurut juru bicara untuk alergi obat Benadryl.

Untuk sebagain orang, tidak cukup hanya bersin satu kali dalam satu epriode.

Mereka akan bersin untuk beberapa kali atau disebut dengan paroksismal, dilansir livesience.com.

Mereka dimungkinkan memiliki alergi tertentu, menurut NetWellness, sebuah organisasi pendidikan kesehatan non-profit.

Dalam kasus yang jarang terjadi, orang dengan epilepsi juga menunjukkan bersin yang berlarut-larut.


(Tribunstyle)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

No comments