Indramayu


Cirebon


Subang


Home » » Yaah...Baru satu Tahun, Jalan Hotmix Sudah Hancur

Yaah...Baru satu Tahun, Jalan Hotmix Sudah Hancur

INDRAMAYU - Insfratruktur jalan yang merupakan modal bangkitnya roda perekonomian warga, menjadi prioritas utama dalam segi pembangunannya, untuk itulah dalam realisasi pembangunannya diharapkan sesuai ketentuan yang berlaku, serta lebih mengutamakan mutu dan kualitas yang bagus, ketimbang keuntungan materi belaka.

Namun, pemandangan miris terlihat di Jalan penghubung milik Dinas PU (Pekerjaan Umum, red) / Pemkab, yang terletak di Blok Surabata, Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu.

Sepanjang hampir 1,5 Kilo meter, kondisi jalan yang baru satu tahun di hotmix tersebut,  kini kondisinya sudah rusak parah. Lubang besar dengan ukuran bervariasi dengan lebar + 20 Centi meter, serta kedalaman + 10 Centi meter. Mengancam keselamatan pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

" Semestinya pihak kontraktor harus memperhitungkan hasil serta kualitas, supaya hasil pembangunan jalan ini bisa awet serta tahan lama. Jangan karena mementingkan keuntungan pribadi, keselamatan pengguna jalan menjadi terancam " ucap Iing A.R, salah seorang pengendara motor ketika ditemui Pantura Pos, Senin (28/11).

Dikemukakan dia, kerusakan jalan penghubung tersebut, imbasnya menghambat aktifitas warga dan tersendatnya roda perekonomian.

Hal senada, dituturkan Ino, warga setempat kepada Pantura Pos. Menurut dia, proyek hotmix yang di laksanakan melalui program Juksung (Petunjuk langsung, red) tahun 2015 tersebut. Terkesan mubazir dan menghambur-hamburkan uang rakyat. Pasalnya kata dia, baru seumur jagung kondisinya sudah mengalami kerusakan cukup parah.

" Kondisi sepanjang badan jalan yang dipenuhi lobang besar, ditambah lagi tidak adanya lampu PJU (Penerangan Jalan Umum, red) dimalam hari, sangat mengancam keselamatan pengendara motor yang melintas dilokasi ini.

Baru satu tahun, perbaikan jalan penghubung ini sudah rusak parah. Saya sebagai warga tidak habis pikir, mengapa pihak pemborong lebih mementingkan keuntungan materi daripada mutu serta qualitas, anggaran yang digunakan buat perbaikannya kan berasal dari uang rakyat, jadi tolong jangan asal-asalan saja dalam membangunnya " tegas dia.

Ditambahkan Ino, untuk kedepannya, warga meminta ada perhatian serius dari Pemkab dan dinas terkait, sehingga kenyamanan warga dalam beraktifitas tidak lagi terganggu dengan jalan yang rusak tersebut.

" Mudah-mudahan segera ada perbaikan lagi. Supaya awet dan tahan lama, di usahakan agar di cor beton saja " pinta dia.

Terpisah, Ketua LSM Aliansi Indonesia Kabupaten Indramayu, Taufik Ambarih mengatakan. Semua pihak diharapkan tidak saling menyalahkan siapapun, terkait kerusakan jalan tersebut. Dia berharap, dalam pembangunan berikutnya, mutu serta qualitasnya harus lebih baik dari sebelumnya.


" Ini sebagai pembelajaran saja, mudah-mudahan kedepan, dalam realisasinya harus lebih baik lagi, serta lebih mementingkan hajat orang banyak " Harap Taufik. (Mansur Kurdi).

0 komentar:

Post a Comment