Kuwu Bugis, Renovasi Rumah Janda Jompo

INDRAMAYU - H. Ato Sunarto Kuwu Desa Bugis Raya Kec. Anjatan Kab. Indramayu, memberikan bantuan baik material maupun dana untuk biaya pembangunan rumah milik Janda Lansia Ibu Rum (67 Tahun) yang tempatnya di Dusun Sukatani RT/RW. 01/01 Desa Bugis Raya yang Rumahnya roboh dan rata dengan tanah beberapa hari yang lalu.

Besarnya bantuan yang diberikan baik dari Swadaya maupun patisipasi maupun sumbangsih dari Kepala Desa (Kuwu) H. Ato Sunarto sebesar  Rp. 10.000.000,-.(Sepuluh Juta Rupiah).

Menurut Wardin alias Japong yang merupakan sebagai Kepala Dusun (Kasun), “Alhamdulillah rumah Ibu Rum sudah selesai diperbaiki, ini akibat beberapa hari yang lalu Hujan Deras dan angin kencang sehingga rumahnya roboh dan kami bersama masyarakat setempat saling bergotong royong membangun rumah milik Ibu Rum, untung saja pada saat rumahnya roboh rumah dalam keadaan sepi dan tidak ada korban”, Ungkapnya.


Hal senada diungkapkan Kuwu Bugis Raya H. Ato Sunarto (31/10/16) “Kami akan selalu siap membantu masyarakat Desa Bugis Raya apalagi rumah Ibu Rum janda sebatang kara, dan kami harus selalu membantu masyarakat demi terciptanya masyarakat yang aman, damai dan sejahtera”. Tuturnya. (SUWARTO)
loading...

Jalan Penghubung Desa Pranti Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab

INDRAMAYU -  Warga Desa Pranti, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mungkin terasa kurang nyaman dalam beraktifitas. Pasalnya, jalan penghubung antar desa sepanjang hampir Dua Kilo meter, dalam kondisi rusak parah.

Batu kecil maupun batu besar banyak berserakan di sepanjang badan jalan, begitu juga sisa-sisa aspal, banyak yang sudah terkelupas, hingga mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Sejatinya, jalan penghubung sepanjang hampir Dua Kilo meter tersebut, adalah milik PT Pertamina. Namun, selama puluhan tahun, kerusakan jalan itu belum ada perhatian dari pihak Pertamina.
Kendati demikian, warga setempat meminta adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, dalam hal perbaikannya.

" Setiap hari, saya harus pulang pergi melintas di jalan ini, walaupun kondisi jalannya sudah mengalami banyak kerusakan, tidak ada pilihan lagi selain melewati jalan milik pertamina ini, karena tidak ada lagi jalan alternatif lainnya " ucap Yahya, warga setempat kepada Pantura Pos, belum lama ini.

Di kemukakan dia, kerusakan jalan tersebut banyak di keluhkan oleh warga maupun para pengguna jalan. Sehingga menurut Yahya, ekses dari jalan yang rusak tersebut membuat aktifitas warga jadi terhambat.

" Sejak puluhan tahun, kondisi jalan ini ya seperti sekarang ini. Belum pernah ada perbaikan dari manapun, bahkan dari pihak Pertamina sendiri.

Kami sebagai warga hanya berharap, semoga saja pihak Pemkab, segera memberi perhatian dalam pembangunannya, supaya aktifitas warga tidak terhambat lagi " pinta dia.

Pantauan Pantura pos, kerusakan jalan milik pertamina tersebut, sudah pada tahap darurat. Onggokan bebatuan sepanjang badan jalan, mengancam keselamatan pengendara bila tidak ekstra hati-hati.

Diperparah lagi suasana malam hari, minimnya lampu penerangan jalan (PJU, red), dapat mengakibatkan tergelincirnya pengendara yang belum mengetahui lokasi tersebut.


Ketika Pantura pos hendak meminta konfirmasi kepada Kuwu (Kepala Desa, red) Pranti, Eko Bambang Purnomo, terkait kerusakan jalan tersebut. Yang bersangkutan (Kuwu Bambang), tidak berada di tempat. (Mansur Kurdi)
loading...

Tidak Masuk Akal, Cangkul kok Impor...!!

PANTURAPOS - Pemerintah melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) tercatat mengimpor cangkul dari China. Cangkul impor ini masuk melalui Medan pada Agustus lalu. Hal itu dinilai Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan sebagai penghinaan bagi Bangsa Indonesia.

Sekjen Humanika Syaroni menungkapkan dibukanya keran importasi cangkul sama saja memukul pembuat cangkul dalam negeri.

“Pemerintah yang seharusnya melindungi keberlangsungan usaha kecil ternyata telah membuat kebijakan yang bisa membunuh keberadaan usaha rakyat,” ujar Syaroni dalam keterangan pers diterima merdeka.com, Sabtu (29/10).

Tak hanya itu, Syaroni merasa heran dimana letak kesulitan dalam memproduksi cangkul sehingga pemerintah membuka keran impor.

“Impor tersebut sangat tidak masuk akal karena dimana letak sulitnya memproduksi cangkul sehingga harus mengimpornya dari China,” tuturnya.

“Rasanya bangsa ini tidak kekurangan sumber daya manusia dan juga tidak kekurangan bahan baku untuk memproduksi cangkul. Sehingga kebijakan pemerintah mengimpor cangkul bisa dianggap menghinakan diri di hadapan bangsa-bangsa di dunia,” tambah Syaroni.

Dalih bakal maraknya beredar cangkul ilegal pun dinilai Syaroni sebagai ketakutan yang tak masuk di akal. “Mestinya dalih akan beredarnya cangkul ilegal bisa diatasi dengan mengerahkan aparat terkait. Tidak boleh dalih tersebut dengan serta merta dijadikan pembenaran untuk melakukan impor cangkul,” ujarnya.

Untuk itu, Syaroni mendesak pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan tersebut. “Presiden Jokowi menggerakkan usaha rakyat untuk memproduksi cangkul secara massal sehingga kebutuhan nasional dapat terpenuhi tanpa harus mengimpor dan mengevaluasi para pejabat yang terlibat dalam impor cangkul dari China,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) tercatat mengimpor cangkul dari China. Cangkul impor ini masuk melalui Medan pada Agustus lalu.

Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Syailendra mengatakan, pihaknya telah mendapat izin dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). kemendag telah memberi penunjukkan PT PII sebagai importir cangkul resmi.

“Agustus cangkul dari China sudah masuk, masuknya ke Medan. Kalau tidak salah kita dapat izin impor cangkul sampai Desember, sudah dapat izin kemendag,” ucap Syailendra ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Sabtu (29/10).

Menurutnya, impor cangkul perlu dilakukan untuk menekan peredaran cangkul impor ilegal. Kebutuhan cangkul dalam negeri memang cukup tinggi. Namun demikian, Syailendra tidak menyebut berapa banyak cangkul yang akan diimpor secara resmi.

“Kita ada surat persetujuan impor dari Kemendag. Terus terang kita untuk selama ini ilegal banyak masuk. Sedangkan kita sesuai nawacita Pak Jokowi mau memberantas barang ilegal. survei di lapangan banyak alat pertanian impor tapi ini izin dari mana, tidak tahu,” katanya.(JURNALINDONESIA)
loading...

Kuasa hukum Dimas Kanjeng diciduk usai pesta narkoba bareng wanita

PANTURAPOS - Andi Faisal, salah satu kuasa hukum pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, ditangkap polisi. Dia diduga terkena masalah narkoba dan tengah diperiksa penyidik Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Informasi dihimpun merdeka.com, Andi Faisal ditangkap pada Kamis (27/10) pagi di dalam kamar Hotel Santika, Surabaya. Diduga Andi Faisal pesta narkoba dengan seorang perempuan.

Saat penangkapan, polisi menemukan klip plastik diduga berisikan sabu dan alat isap.

Penangkapan tersebut dibenarkan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny Adityawarman. Sayangnya dia enggan menjelaskan secara rinci bagaimana penangkapan tersebut.

"Ini masih didalami, dilakukan penyidikan dan penyelidikan. Karena masih dikembangkan," tandas AKBP Donny Adityawarman, Sabtu (29/10). (merdeka.com)
loading...

Akhirnya Jalan Penghubung Kabupaten Indramayu dan Subang di Beton

INDRAMAYU - Pembangunan infrastruktur jalan, kian giat dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui Dinas Bina Marga, salah satunya peningkatan ruas jalan berupa betonisasi di wilayah Kecamatan Anjatan, tepatnya di Desa Masngunjaya ± sepanjang 1,3 Km, dengan ketebalan 27 Cm dan Lebar 4 m yang dikerjakan oleh CV. ANWARINDO dengan pelaksana IWAN HERMAWAN dan YOGA.

Saat ini terus menggenjot infrastruktur jalan yang menghubungkan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang, karena ruas jalan di Desa Mangunjaya merupakan akses jalan yang sangat dibutuhkan warga Indramayu dan warga Kabupaten Subang, karena pada dasarnya pembangunan Cor Beton (Rigid) atau Betonisasi infrastruktur jalan sangat dibutuhkan untuk mendukung sarana transportasi demi kepentingan masyarakat luas di dua Kabupaten tersebut.

Menurut Betu “Kami sebagai warga sangat berterima kasih atas terlaksananya proyek betonisasi di Dusun Keceak Desa Mangunjaya Kec. Anjatan Kab. Indramayu ini, apalagi memasuki musim penghujan, karena jalan ini kalau musim penghujan mirip Kubangan Kerbau.

Tetapi kalau jalannya sudah bagus akan bisa membangun sistem perekonomian karena jalannya sudah lancar dan mempermudah masyarakat apabila ada tujuan baik yang mau ke Subang ataupun arah sebaliknya bisa melalui jalan alternatif ini, dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Dinas Bina Marga yang telah mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jalan di Desa kami ini”, ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Salamdarma Tarinah (29/10/16) “Kami mengucapkan banyak terima kashi kepada Bupati Indramayu Hj. Anna Sopanah yang telah memperhatikan jalan penghubung di dua wilayah Kabupaten ini, karena jalan alternatif ini merupakan jalan yang sangat dekat dengan Wilayah Kabupaten Subang dan terletak di ujung wilayah Kabupaten Indramayu”. Imbuhnya.


Sementara menurut Yoga (Pelaksana Lapangan) “Mudah – mudahan pembangunan ifrastruktur betonisasi di Desa Mangunjaya ini lebih mengutamakan Kualitas dan Kuantitas demi kepentingan masyarakat itu sendiri, sebagai upaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat, pada umumnya dengan jalan yang  bagus roda perekonomian masyarakat bisa terwujud”, Tuturnya. (SUWARTO)
loading...

Pengaspalan Hotmix di Desa Anjatan, Dikerjakan Asal-asalan

INDRAMAYU - Pengerjaan proyek petunjuk langsung ( jutsung )  dalam bentuk hotmix  yang berlokasi  Desa Anjatan  Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, jalan Karang Sambung – Gadel, dengan  menggunakan dana anggaran APBD  Tahun 2016, dan panjang jalan yang di kerjakan kurang lebih 600 m dengan bahu jalan 3 m , di kerjakan subkon  H.Badrudin, sekarang  (21/ 10 ) kini sedang berlangsung dalam pengerjaan.

Namun masyarakat Desa Anjatan merasa sedikit kecewa terhadap pengesub pelaksana pekerjaan , pasalnya pekerjaan tersebut dikerjakaan dengan cara asal – asalan dan  tidak mengutamakan kualitas pekerjaan  dan di sinyalir tidak sesuai dengan bestek .

Sehingga pengesub pekerjaan tersebut di nyatakaan tidak  amanah terhadap pembuat Surat Perintah Kerja (SPK ) , hal ini senada di ungkapkan beberapa tokoh masyarakat  Anjatan, salah satunya Marjuk.  Menuturkan kepada awak media Panturapos.

” Kami sebagai tokoh masyarakat merasa kasihan kepada Pemkab Indramayu yang telah menggelontorkan anggaran, dan juga kepada  pemdes Anjatan yang sudah bersusah payah mengajukan proposal kepada pemerintah kabupaten ,untuk mendapatkan program, demi untuk memajukan desanya , namun sangat di sayangkan sekali , dari pihak Bina Marga salah tunjuk orang untuk pelaksanaan di lapangannya dan tidak ada pengawasan langsung, sehingga hasil kerjaannya tidak sesuai harapan masyarakat, padahal uang yang di pakai uang rakyat, yang di hasil kan dari setoran pajak.   
               
Lanjutnya,  “Saya yakin kecurangan – kecurangan yang di lakukan pemborong tujuannya untuk meraup keuntungan yang lebih besar, sehingga lupa terhadap tekhnik- teknik pengerjaannya , diantaranya, Pekerjaan clearing dan grubbing (pembersihan badan jalan dan lapisaan tanah atas ) tidak di kerjakan, sehingga cor aspal tidak mengikat  karena nempel di debu / tanah.

Pekerjaan stripping ( pembentukan badan jalan ) tidak di kerjakan, sehingga bentuk jalan yang sudah di hotmix di bagian tengah datar ( tidak nonggong nengkuyah ), jalan seperti ini di prediksi dalam hitungan bulan cepat rusak karena menimbulkan kantongan air  di kala musim hujan.

Kemudian ketebalan hotmix  kurang lebih 0,5-0,8 cm  dan itu sangat tipis , untuk itu kami berharap untuk pekerjaan selanjutnya  kepada Bupati dan wakil Bupati Indramayu, agar kontraktor- kontraktor yang tidak tanggung jawab terhadap mutu dan kwalitas pekerjaan  agar jangan di kasih pekerjaan lagi karena sudah menciderai kepercayaan yang sudah di berikan kepada masyarakat, tuturnya lagi.

Sementara dari pihak pekerja ketika ditanya Pantura Pos “ Saya tidak tahu pelaksana dilapangan karena saya hanya orang kerja. Paparnya. ( Casita R. / Mansyur)     
loading...

Akibat Sering Dianiaya, Istri PNS Indramayu Gugat Cerai Suaminya

INDRAMAYU - Berdasarkan surat keterangan untuk melakukan perceraian no. 474.12/943-Bangrir/2016 yang dikeluarkan oleh Pemkab Indramayu Badan Kepegawaian Daerah. Menerangkan RUSLAN (53 th) PNS Bina Marga Kabupaten indramayu.diduga lakukan gugat cerai terhadap DARIYAH (41 th) beralamatkan Dusun Sukatani RT. 16 RW. 006 Desa Bantarwaru Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.

Namun surat ini dibantah oleh RUSLAN, ketika Panturapos Melakukan Konfirmasi, melalui telepon selulernya, ia mengatakan “saya tidak akan menceraikan istri saya, apalagi menggugatnya, mengingat kami sudah lama berhubungan dalam rumah tangga dan sudah memiliki tiga anak, apalagi sekarang mau punya menantu, malulah kalau terjadi perceraian” Ujarnya.

Dari apa yang dia sampaikan hal ini membingungkan, apakah yang benar surat yang keluarkan dari Dinas Kepegawaian atau pengakuan dari RUSLAN.

Kendati demikian, DARIYAH selaku istri RUSLAN, malah bertekad bulat untuk menggugat RUSLAN pasalnya RUSLAN selaku suami sering melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap DARIYAH.

DAR Ketika ditemui  Pantura Pos, dirumah orang tua angkatnya, DARIYAH menuturkan “saya bertekad ajukan gugat cerai terhadap suami saya karena rumah tangga kami sudah tidak harmonis lagi dan saya sudah tidak tahan atas kelakuan dia, bila ada masalah tanganlah yang berbicara. Perubahan sifatnya sejak saya punya anak satu sampai sekarang, saya sudah mencoba untuk sabar namun apa daya saya manusia biasa, yang butuh untuk dilindungi bukan untuk di gebuki”.

Lanjutnya lagi , DARIYAH mengatakan. “hubungan rumah tangga saya pisah ranjang semenjak bulan maret tahun 2016, suami saya sudah tidak pernah memberikan nafkah lahir batin, baik terhadap saya maupun ketiga anaknya, beban hidup selama ini ditanggung saya sendiri, gaji yang ia hasilkan habis untuk kesenangan sendiri saja.

Dan puncak keretakan hubungan rumah  tangga saya terjadi pada tanggal 18 Mei tahun 2016, ia melakukan penganiayaan lagi terhadap saya, saya dianiaya didalam kamar hingga babak belur, kejadian ini disaksikan oleh saudara saya ketika mendengar kegaduhan didalam kamar.

Begitu saya keluar melihat kondisi wajah saya babak belur,  seketika itu juga keluarga saya melakukan visum di klinik Pratama Rawat inap Insan Madani, waktu itu juga saudara saya mau melaporkan ke kantor polisi, namun saya berhasil mencegahnya.


 DARIYAH  Menambahkan, dari peristiwa ini saya berharap kepada Ketua Pengadilan Agama Indramayu untuk mengabulkan gugatan saya dengan menjatuhkan talak terhadap suami saya dan mohon dikabulkan atas tuntutan-tuntutan saya mengenai materi atau lainnya karena hasil kekayaan yang didapat dari hasil kami berdua selama 24 tahun dan apabila pengadilan berpendapat lain mohon memberikan keputusan yang seadil-adilnya.” Ujarnya. (Casita R.)
loading...

P3A Desa Kopyah Realisasikan Bantuan Pemerintah Pusat

Kuwu Najat bersama Pengurus P3A
INDRAMAYU - Untuk meningkatkan swasembada pangan,pemerintah pusat ,dengan melalui kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat, Dirjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Citarum ( BBWSC ), memberikan bantuan dalam bentuk program percepatan peningkatan tata guna air irigasi( P3-TGAI ), bertujuan untuk membantu masyarakat pengguna air khususnya para petani , agar bisa meningkatkan produktifitas hasil pertanian.

Maka perlunya di bangun sarana-prasarana untuk kepentingan para pengguna air,  seperti sekarang sedang berlangsung pengerjaan pemasangan lining batu ,daerah irigasi Salam darma SS Eretan BE3 Blok Dempel , tepatnya di desa Kopyah kec. Anjatan Kab. Indramayu. Dalam pelaksanaan pekerjaan di kerjakan oleh perkumpulan petani pengguna air ( P3A )mitra cai Tani Mekar.                                                                                                                            
Suharto selaku ketua  P3A mitra cai Tani Mekar Desa Kopyah menyampaikan “ dalam pengerjaan proyek ini  saya utamakan kwalitas supaya para petani tidak merasa kecewa terhadap program ini,maka saya kerjakan tidak asal jadi , volume pasangan lining batu ini dengan panjang kurang lebih 600m,tinggi 90 cm lebar 35 cm, dengan anggaran Rp 177.875.000,00 ( seratus tujuh puluh tujuh juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Tentunya saya selalu berupaya amanah terhadap bantuan pemerintah untuk merealisasikan nya karena kepercayaan itu mahal harganya.             Lanjutnya “Harapan saya beserta anggota  untuk program –program  kedepan yang sudah kami ajukan , agar segera terealisasikan kembali supaya pengerjaan infrastruktur pertanian  berkesinambungan,mudah-mudahan bangunan ini bertahan lama,sehingga kami sebagai mitra cai tinggal  melakukan perawatannya saja, dan tentunya juga dengan di bangunnya TPT ini, kelancaraan air akan lebih terjamin dan volune air akan lebih besar nyampe ke pesawahaan ”,  Ungkap nya.                              

Sementara Najat selaku Kepala Desa Kopyah  di waktu yang sama  mengatakan. ” Saya beserta perangkat desa  mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat, yang telah mengucurkan dana bantuan untuk pembangunan infrastruktur pertanian desa kami, dan berterimakasih pula, kepada perkumpulan petani pengguna air yang selalu mengajukan program-programnya  demi terwujudnya peningkatan pembangunan khususnya irigasi .

Sehingga masyarakat petani merasa terbantukan, dengan adanya pembangunaan ini, lanjutnya” harapan kami untuk kedepan pembangunan infrastruktur pertanian maupun pembangunan jalan lingkungan desa agar berimbang ,sehingga bisa membantu untuk meningkatkan tarap hidup yang layak bagi masyarakat kami. 
(Casita. R )  

loading...

Warga Desa Cilandak dan Desa Bogor, Apresiasi Pembangunan Pemeliharaan Cipoletti

INDRAMAYU - Untuk mewujudkan pengembangan dan pengelolahan sarana – prasarana irigasi dan air, secara efektif dan optimal dan juga untuk meningkatkan kelestarian fungsi dan berkelanjutan pemanfaatannya, guna mendukung upaya  perwujudan ketahan pangan dan kedaulatan pangan, serta ketahanan air.

Pemerintah kementeriaan pekerjaan umum dan perumahan rakyat melalui dinas PSDA Provinsi jawa barat, dengan menggunakan anggaran  APBN tahun 2016. Dalam bentuk penunjukan langsung untuk melaksanakan programnya di wilayah indramayu barat,tepatnya di lokasi pintu air sungai sekunder desa Cilandak  Kec. Anjatan ,sudah 90% pembangunan pemeliharaan Cipoletti.      
           
Waryono selaku Koordinator lapangan (Korlap ) ketika ditemui awak media online Panturapos  di lokasi pekerjaan jum’at pagi( 28/10) menuturkan , ”proses pengerjaan Cipoletti ini, kami kerjakan sesuai dengan jutlak –juknis yang ada dan di kerjakan sesuai dengan standar maksimal.

Karena kami utamakan kwalitas pekerjaan, oleh karena itu, dari mulai bahan sampai ke tenaga kerja kami perhatikan supaya benar-benar di kerjakan dengan baik , dan terjamin mutu dan kwalitasnya , intinya supaya bangunaan ini bertahan lama, sehingga tidak mengecewakan orang yang telah mermberikan keprercayaan terhadap kami dan juga sesuai harapan masyarakat. Untuk pengerjaan pemeliharaan ini  panjangnya 114 m, tinggi 175 cm.   
                                                                       
Lanjutnya,  “Alhamdulilah dalam pengerjaan ini berjalan lancar dan kondusif, dan mendapat dukungan dari masyarakat petani , serta dari GP3A dari Kecamatan Anjatan dan Kecamatan Sukra . Tentunya saya atas nama pribadi mengucapkan terimakasih kepada pimpinan saya yang telah memberikan kepercayaan terhadap saya, untuk melaksanakan pekerjaan proyek ini,  semoga beliau tidak merasa terkecewakan dari hasil pekerjaan yang telah saya capai..

Harapan saya kedepan, pemerintah agar lebih memperhatikan lagi terhadap pembangunan –pembangunan yang ada di wilayah saya, mengenai program-program pemeliharaan , untuk setiap pintu air,  karena sekarang kita pantau sudah banyak pintu air  yang rusak , beserta pasangan lining batu yang sudah lepas terbawa arus air, sehingga saya juga mohon kerja samanya kepada penjaga pintu air  untuk segera kordinasi , agar bisa mengajukan program-program berikutnya.    
 
Sementara Tedi selaku tokoh masyarakatdesa Bogor mengatakan “ saya ucapkan terimakasih kepada pihak P.U pengairan  yang telah membantu kami  demi untuk meningkatkan hasil panen maka di bangunkannya Cipoletti.

Sehingga kami sebagai masyarakat petani merasa terbantukan karena  dengan di perbaiki dan dipelihara bangunan irigasi ini bisa melancarkan aliran air untuk segera sampai kepesawahan para petani, tanpa mengurangi volume air. 


Dan juga saya ucapkan terimakasih kepada pelaksana lapangan yang telah menjalankan amanah untuk merealisasikan pembangunan ini dengan hasil lumayan bagus.mudah mudahan bangunan tersebut bertahan lama sesuai dengan harapan kami. “tutur nya. ( CASITA. R )
loading...

Dianggap Hina Pancasila, Habib Rizieq Dipolisikan Sukmawati Soekarnoputri

JAKARTA - Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim Polri karena dianggap telah melecehkan Pancasila saat Tabligh Akbar FPI. Sukmawati meminta polisi memanggil Habib Rizieq untuk klarifikasi.

"Saya datang sebagai Ketua Umum PNI Marhaenisme melaporkan Habib Rizieq Ketua FPI perihal penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila, serta menghina kehormatan martabat Dr. Ir Soekarno sebagai Proklamator kemerdekaan Indonesia dan Presiden pertama Republik Indonesia," kata Sukmawati Soekarno di Bareskrim Polri di Gedung KKP Bahari II, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

Dalam video, disebutkan Sukmawati, Habib Rizieq yang juga merupakan Imam Besar FPI itu menyatakan 'Pancasila Sukarno Ketuhanan ada di Pantat sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di Kepala'.

Penelusuran detikcom video tersebut sudah terupload semenjak 2 tahun lalu di sebuah akun Youtube. Tidak ada keterangan lokasi kegiatan dalam video tersebut, namun nampak terlihat Gedung Sate. Namun Sukmawati mengatakan, baru menerima video tersebut pada bulan Juni 2016.

"Ya, tapi saya baru terima di bulan Juni ketika itu bulan lahir pancasila. Terkait dengan itu, teman saya teringat rekaman tentang komentar atau pernyataan Rizieq tentang Pancasila tersebut yang terkait dengan proklamator Bung Karno," jelas Sukmawati kepada pewarta.

"Saya sebagai anak, marah sekali, tersinggung karena kata-katanya sangat tidak santun tidak hormat sebagai pimpinan ormas FPI," ungkap putri keempat Proklamator Kemerdekaan, Dr. Ir. Soekarno dari Fatmawati itu.

Proses selanjutnya, tutur Sukmawati akan ditindaklanjuti oleh Bareskrim. Terlapor Habib Rizieq akan dipanggil Bareskrim untuk diminta klarifikasi.

"Untuk menindaklanjuti saya kira mekanisme prosedurnya ada tahapannya. Yang dilaporkan itu akan dipanggil dimnta klarifikasinya," pungkasnya.

Dalam laporan resmi bernomor LP/1077/X/2016/Bareskrim. Sukmawati melaporkan Rizieq dengan tuduhan melakukan tindak pidana penodaan terhadap lambang dan dasar negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 154a KUHP dan ata Pasa 310 KUHP dan atau Pasl 57a jo Pasal 68 Undang-undang no. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsan. Laporan tersebut berdasarkan rekaman video yang diunggah di Youtube.

Rizieq maupun pihak FPI belum bisa dikonfirmasi mengenai laporan Sukmawati ke Bareskrim ini. 

Sumber : Detikcom
loading...

Uang Ratusan Nasabah BRI Hilang Misterius, Jumlahnya Mencapai Miliaran Rupiah

MATARAM  -  Uang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) hilang misterius. Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung, mencapai sekitar Rp 1,5 miliar.

Hilangnya uang nasabah itu terjadi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ada sekitar 327 nasabah melaporkan kehilangan uangnya.

"Sampai saat ini, ada sekitar 327 nasabah yang komplain ke kami, pengaduan ke kami. Kerugian sampai saat ini sekitar Rp 1,5 milliar," kata Wibisana, bagian Hukum Kantor Wilayah BRI Denpasar saat ditemui di Polres Mataram.

Zaini Mulyawati, salah satu nasabah BRI di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengaku kaget setelah melihat saldo pada rekening tabungannya berkurang drastis. Padahal dia merasa tidak melakukan transaksi penarikan apapun.

Zaini menceritakan, kejadian ini baru diketahui saat ia akan mengambil uang di ATM, Minggu (23/10). Saat itu, Zaini akan menarik uang sebesar Rp 1 juta, namun tidak bisa karena saldo yang dimiliki tersisa Rp 145.000.

"Tiba-tiba uangnya nggak ada, saldonya tinggal Rp 145.000 kan kaget. Sementara kita punya uang Rp 6.800.000," kata Zaini.

Menurut pihak bank, saldo nasabah yang berkurang bervariasi berkisar antara Rp 500.000 hingga jutaan rupiah. Namun ada pula nasabah yang tidak kehilangan uangnya.

Terkait kejadian ini, Kepala Kantor Cabang BRI Mataram Jaya Hardana meminta kepada para nasabah BRI yang kehilangan untuk tetap tenang.

"Nasabah kami imbau supaya tetap tenang dan sabar karena ini sebenarnya yang korban bukan nasabah, yang korban adalah BRI. Jadi kerugian nasabah atau transaksi yang terindikasi merupakan skimming, nanti kami laporkan ke Jakarta dan sesuai dengan arahan dari wilayah kerugian yang timbul adalah menjadi kerugian BRI. Diganti oleh BRI," kata Jaya saat dikonfirmasi.

Jaya mengatakan, berkurangnya saldo nasabah diduga karena kejahatan skimming yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Ini kan kejahatan skimming dan ini bisa menimpa bank mana saja. Dan, yang terjadi kali ini memang skalanya agak besar," kata Jaya.

Jaya mengatakan, komplain dari nasabah sudah berdatangan sejak hari Sabtu. Hingga hari ini, pihaknya mencatat sudah ada sekitar 50 orang nasabah yang melakukan komplain.

Untuk melayani para nasabah yang ingin melapor, pihak bank telah menyiapkan tim dan melayani melalui call center maupun loket khusus untuk melayani nasabah secara langsung di kantor cabang dan beberapa kantor unit yang ada di Mataram.

Terkait kasus ini, hari ini pihak BRI telah melaporkan kejadian ini ke Polres Mataram.

Sumber : Tribunnews


loading...

Warga Dusun Rancawas, Desak Pemerintah Desa Temiyang Perbaiki Jalan

INDRAMAYU - Warga Masyarakat Dusun Rancawas Desa Temiyang Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu mendesak agar pemerintah desa setempat  segera memperbaiki jalan di Dusun Rancawas, pasalnya jalan yang membentang dari Dusun Bogor kulon sampai blok Pejaten desa Temiyang sekarang kondisinya sangat rusak parah dan sudah tidak layak untuk di lewati kendaraan, bahkan bisa membahayakan.

Jalan yang memiliki panjang sekitar 4 KM tersebut sejatinya adalah jalan lalu lintas utama untuk aktifitas warga di Desa Temiyang bagian timur, di tambah lagi dengan adanya Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMA N 1 Kroya yang berada di jalan Rancawas tersebut membuat para siswa dan guru yang melintasi jalan tersebut merasa tidak nyaman, karena jalan yang sudah rusak parah dan berlubang.

Warga masyarakat Dusun Rancawas sangat kecewa dengan sikap pemerintah Desa Temiyang yang terkesan membiarkan dan tidak peduli dengan keadaan jalan tersebut. Sekedar informasi, jalan di Dusun Rancawas belum pernah tersentuh aspal sejak pertama kali pemerintahan Desa Temiyang berdiri. Jalan hanya dapat sesekali perbaikan dengan sirtu (pasir dan batu). Hingga saat ini jalan di Dusun Rancawas hanya tinggal tanah liat dan batu yang licin dan becek di saat musim hujan dan sangat gersang dan berdebu di saat musim kemarau.


“Mana pedulinya pemerintah Indramayu khususnya Pemerintah Desa Temiyang, masa jalan di depan sekolah SMA (baca: SMA Negeri 1 Kroya) jalanya seperti empang, sedangkan desa-desa yang lain sudah bagus.. dimana bukti pembangunan pemerintah desa atau kabupaten, ini tidak adil” Pungkas seorang warga.


Warga dusun Rancawas dan Bogor kulon rencananya akan terus mendesak agar jalan bisa segera di perbaiki, warga juga menanyakan kemana saja aliran dana desa saat ini, jika desakan mereka tidak kunjung di penuhi oleh pemerintah Desa Temiyang rencananya warga juga akan mendesak langsung ke pemerintah Kabupaten Indramayu. ( Ditulis Oleh Abdul Rohman )
loading...

Siltap Belum Juga Cair, Nasib Pamong Desa Merana

INDRAMAYU - Belum adanya kabar terkait pencairan dana siltap (penghasilan tetap,red), banyak di keluhkan oleh para perangkat Desa di Indramayu. Pasalnya, siltap sebagai penunjang kebutuhan pokok sehari-hari. Kedatangannya bak malaikat penolong di saat kesusahan.

Tengok saja seperti yang terlihat di Kantor Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Belasan perangkat desa setempat kompak menyuarakan keluhan terkait molornya pencairan dana siltap tersebut.

Menurut Moh. Tusla, salah seorang perangkat desa kepada Pantura pos menuturkan. Selama tiga bulan uang siltap belum turun, dirinya mengaku mencari utang kesana kemari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Sehingga jumlah hutang-hutangnya dari hari kehari semakin membengkak.

" Bagaimana mau memikirkan kebutuhan lain. Untuk makan saja susah karena belum adanya kepastian kapan turunnya uang siltap itu.

Hampir empat bulan cicilan kredit sepeda motor saya belum di bayar. Sedangkan minta dana talangan dari pak Kuwu (Kades, red), sepertinya tidak mungkin, dia ( Kuwu ) sendiri lagi pusing karena dana ADD juga belum turun.

Mudah-mudahan saja kondisi ini tidak berlangsung lama, supaya dapur saya bisa ngebul lagi  " harap dia.

Senada, Taufik pramana, perangkat desa lainnya menimpali.Menurut dia, molornya pencairan uang siltap berimbas terhadap kendornya kinerja perangkat desa dalam melayani masyarakat.

" Harapan rekan-rekan perangkat desa, uang siltap segera turun. Supaya kinerja mereka bangkit lagi serta pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Semoga saja pihak Pemkab segera menindak lanjuti, jangan sampai hak mereka  terkatung- katung tidak jelas " ungkap Taufik.

Sementara Kuwu Desa Sukahaji H. Mukhrowi mengatakan. Sejatinya dana siltap sudah turun pada awal bulan oktober ini. Namun,  di duga belum rampungnya pembuatan SPJ dana siltap tahap satu dan dua lalu, menjadikan pencairannya jadi terhambat.

" Untuk saat ini perangkat desa kami belum menerima siltap. Kemungkinan masih belum adanya beberapa desa yang menyerahkan Spj ke Pemkab menyebabkan jadwal pencairannya jadi molor.

Mudah- mudahan dana siltap segera turun supaya perangkat desa kami terangkat kesejahteraannya " jelas dia. (Mansur Kurdi).
loading...

Sungai Legok Mendesak Dilakukan Pengerukan


INDRAMAYU -  Kali Legok yang terletak di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Saat ini kondisinya sudah mengalami sendimentasi (Pendangkalan,red), untuk itu harus segera adanya upaya normalisasi.

Pasalnya, dengan kedalaman sekitar kurang dari satu meter, kali legok di saat musim hujan sekarang ini di khawatirkan kapasitas daya tampung kali tersebut tidak akan mampu menampung ribuan kubik air hujan,  imbasnya akan terjadi banjir yang merendam pemukiman penduduk serta areal persawahan di lokasi tersebut.

" Berbagai upaya sudah kami lakukan untuk menormalisasi kali legok. Dari pengajuan beberapa proposal ke Pemkab melalui dinas terkait, sampai mengajukan peminjaman bekho ke salah satu perusahaan elpiji di wilayah kami (Desa Sukahaji, red), tapi semuanya mentok tidak berhasil.

Kami berharap, segera ada perhatian serius dari dinas terkait  tentang permasalahan ini " ucap Kuwu Desa Sukahaji, H. Mukhrowi kepada Pantura pos belum lama ini.

Di kemukakan dia lebih lanjut, sejatinya upaya normalisasi kali legok harus segera di lakukan, supaya di saat musim hujan tiba,  limpasan air akibat hujan tidak sampai meluber dan merendam areal persawahan juga pemukiman warga.

" Sekitar 300 Hektare areal persawahan yang terletak di Blok Lamis, Tonjong, Tegal petean. Merupakan areal persawahan yang terdapat di tiga desa, yaitu Desa Sukahaji, Eretan kulon dan Bugel.

Kalau belum ada upaya normalisasi kali legok, kami khawatir areal persawahan di ketiga desa tersebut akan terendam banjir.

Mudah-mudahan saja, Pemkab dan dinas terkait segera merespon keluhan kami " harap dia. ( Mansur Kurdi )
loading...

Saran BJ Habibie Buat Ahok: Tetap Senyum Walau Orang Salah Paham

JAKARTA - Presiden RI ketiga, BJ Habibie menyampaikan nasihat sederhananya bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Gubernur DKI Jakarta itu diminta tetap tersenyum meski orang lain salah paham dengan gaya bicara dan tindakannya.

"Saran beliau cuma gitu saja, belajar mau disalahpahamin (dengan) masih senyum, enggak usah dibalas," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2016).

Pertemuan Ahok bersama Djarot Saiful Hidayat dengan Habibie berlangsung pada Rabu (12/10) malam. Habibie menurut Ahok banyak bercerita mengenai kehidupannya. Ahok juga memuji Habibie yang masih tetap update teknologi dan sosial media meski sudah berusia lanjut.

"Dikasih buku, cerita film. Dia juga suka Instagram, suka komen," imbuh dia.

Video pertemuan dengan Habibie ini juga diunggah instagram Ahok (@basuki_btp). Mereka berdiskusi tentang IPTEK dan pembangunan Jakarta.

"Semalam silaturahmi dan banyak belajar dari Pak BJ Habibie. Diskusi santai mengenai IPTEK, pendidikan, kesehatan, sosial, agama dan pembangunan masa depan Jakarta," tulis keterangan foto yang diunggah Ahok.

Dalam video yang dipublikasikan, Habibie turut memberikan beberapa buku untuk Ahok-Djarot. Bahkan Ahok sempat meminta tanda tangan Habibie di buku yang diberikan.
(Detikcom)
loading...

Debit Air Naik di Atas Normal, Warga Gantar Indramayu Siaga

INDRAMAYU - Warga Desa Situraja Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, bersiaga menyusul naiknya debit air Waduk Cipancuh yang melebihi ambang batas normal.

Hingga kini, debit air Waduk Cipancuh yang berbatasan dengan Kecamatan Haurgeulis tersebut, sudah mencapai 6,6 juta meter kubik. Kades (Kuwu) Situraja, Saca, menyebut, naiknya debit air waduk akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi belakangan ini.


Pihaknya, kemudian mengumpulkan sejumlah perwakilan warga dan mengimbau mereka untuk bersiaga menghadapi ancaman bencana.

“Kami minta seluruh masyarakat, khususnya warga Situraja, agar bersiaga dan waspada untuk menghadapi ancaman bencana di musim hujan ini,”katanya.

Pengawas Waduk Cipancuh, Kamto, mengaku, sudah mengerahkan sejumlah petugas pengawas untuk memantau kondisi debit air selama 24 jam, sekaligus mengupayakan pengurangan debit air agar kembali normal.

“Warga Situraja jangan cemas. Petugas kami bersiaga 24 jam menjaga dan mengontrol (debit air), untuk membuka tiga pintu air, guna kebutuhan petani di empat kecamatan, yakni, Gantar, Haurgeulis, Kroya dan Anjatan. Kami pastikan, debit air waduk tetap normal,”pungkasnya. (Warta Terkini)
loading...

Pemkab Indramayu, Bangun Jalan Betonisasi Cilandak - Anjatan

INDRAMAYU - Setelah  terpilih kembali menjadi Bupati  Indramayu untuk periode ke dua, hj.Anna sophanah dan H. Supendi , kedua pasangan ini, bertekad untuk melanjutkan program yang tertunda, salah satunya , pembangunan infrastruktur untuk wilayah Indramayu barat, pernyataan ini beliau sampaikan satu tahun yang lalu, ketika melakukan kunjungan resmi  di wilayah khusus Dapil enam.

Janji yang pernah beliau sampaikan di hadapan masyarakat  , kini  terealisasikan seperti sekarang sedang berlangsung pengerjaan betonisasi di wilayah Kecamatan Anjatan.  Dengan melalui tangan panjangnya  H. Omarsyah   .BAE, S.SOS,MM selaku kepala dinas bina marga kab. Indramayu, menunjuk CV. INTI  sebagai pelaksana pekerjaan di lokasi jalan Cilandak –Anjatan kec. Anjatan.
Dengan anggaran bersumber dari APBD tahun 2016, sebesar Rp 1.970.976.000,00 ( satu milyar sembilan ratus tujuh puluh juta sembilan ratus tujuh puluh enam ribu rupiah ) untuk ukuran panjang jalan  kurang lebih 830 m dengan lebar jalan  4 m.sekarang sedang berlangsung pelaksanaan pekerjaan.
                                                  
Budi melalui pelaksana lapangan saudara Ali,  ketika di konfirmasi oleh pantura pos menuturkan “ Dalam pengerjaan proyek ini, kami bersama crew ,mengucapkan terimakasih  kepada intansi terkait , tokoh masyarakat dan karang taruna setempat, yang turut serta membantu kami dalam aktivitas pekerjaan ini ,karena kalau tidak ada dukungan dan keterlibatan  secara langsung dari mereka pelaksanaan pekerjaan ini akan terhambat dan tak akan berjalan lancar dan kondusif.

Ali menambahkan “ insya allah dalam pengerjaan cor beton ini  dalam waktu  4 sampai 5 hari bisa terselesaikan ,mengingat  jalan ini merupakan jalan tunggal, untuk arah cilandak –anjatan maka kami bersama crew melaksanakan pekerjaan ini terpaksa kami kerjakan siang malam , supaya  cepat terselesaikan,   mudah –mudahan hasil pekerjaan ini  di terima oleh pemberi amanah dan diterima juga oleh masyarakat umum, tuturnya.  
                                                                            
Sementara di waktu yang berbeda,  Samsuri ( 40 ) selaku ketua karang taruna Desa Cilandak menyampaikan kepada awak media pantura pos “ Kami  selaku ketua karang taruna dan juga mewakili masyarakat ,  mengucapkan terimakasih kepada  Bupati  dan wakil bupati Indramayu yang telah menbangun desa kami,dan juga kepada Dinas Bina Marga yg di tunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini,mudah- mudahan dengan cara menggunakan betonisasi ini, kwalitasnya terjamin , dan bertahan lama ,dan nantinya bisa bermaafaat untuk kelancaran arus transportasi dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.


Lanjutnya “ kami berharap kepada pemerintah kabupaten indramayu, di tahun 2017 mendatang khususnya jalan Cilandak –Anjatan, untuk jalan yang tahun sekarang  di bangun masih dalam bentuk pengaspalan,yang sifatnya masih dalam behtuk pemeliharaan  untuk tahun depan di harapkan masuk kuota betonisasi, agar jalan kami ini di pandang nya bagus dan mulus,  permanen serta tahan lama.ungkapnya. ( Casita .R )
loading...

Jembatan Pilangpayung Diperbaiki, Warga Sambut Gembira

INDRAMAYU - Jembatan Pilangpayung yang terletak di Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, kini sedang dalam perbaikan, jembatan tersebut dulunya dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, sehingga sudah saatnya PEMKAB Indramayu melalui Dinas Bina Marga untuk segera Mengevaluasi dan Merenovasi jembatan tersebut, demi meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat, maka akan meningkat pula mobilitas manusia baik barang maupun jasa, sistem transportasi yang baik, yang meliputi perbaikan jalan (betonisasi), maupun perbaikan jembatan, kini sedang giat dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Warlan (46), warga setempat menuturkan (14/10/16) “Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Dinas Bina Marga yang telah memperbaiki jembatan Pilangpayung ini, karena sering memakan korban terutama pengendara roda dua (Sepeda Motor), karena kalau malam hari jalan di jembatan tersebut dikira lurus, padahal kalau dari arah Desa Salamdarma maupun dari arah Desa Kedungwungu dijembatan tersebut tikungannya tajam, apa lagi tidak adanya penerangan lampu jalan”. Ungkap Warlan.


Menurut pelaksana pembangunan jembatan Badrawi, “Dihimbau kepada warga yang melintas harap berhati – hati, karena jembatan dalam perbaikan sehingga ada penyempitan badan jalan, nantinya jembatan Pilangpayung tersebut akan diluruskan posisinya, jadi tidak ada lagi tikungan yang tajam dan yang tadinya ± 3,5m lebarnya, sekarang akan diperlebar menjadi 7,30m dan panjangnya mencapai 24m, dan sekarang juga masih tahapan penggalian tanah untuk pondasi”. Katanya. (SUWARTO)      
loading...

WARGA APRESIASI POSITIF BETONISASI RUAS JALAN DI SUKASLAMET

INDRAMAYU - Pembangunan infrastruktur jalan, kian giat dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui Dinas Bina Marga salah satunya peningkatan ruas jalan berupa betonisasi di wilayah Kecamatan Kroya, tepatnya di Desa Sukaslamet ± sepanjang 1,5 Km, dengan ketebalan 27 Cm dan Lebar 4 m yang dikerjakan oleh PT. RIZQI DIVA MULIA dengan pelaksana APRI, saat ini terus menggenjot infrastruktur jalan di wilayah tersebut, karena ruas jalan di Desa Sukaslamet merupakan akses jalan yang menghubungkan dengan tol Cipali dan Gerbang pintu Tol Cikamurang, pada dasarnya pembangunan Cor Beton (Rigid) atau Betonisasi infrastruktur jalan sangat dibutuhkan untuk mendukung sarana transportasi demi kepentingan masyarakat luas.

Menurut beberapa warga “Kami sebagai warga sanagt berterima kasih atas terlaksananya proyek betonisasi di Dusun Cayut Desa Sukaslamet ini, apalagi memasuki musim penghujan, karena jalan ini kalau musim penghujan mirip Kubangan Kerbau, tetapi kalau jalannya sudah bagus akan bisa membangun sistem perekonomian karena jalannya sudah lancar dan mempermudah masyarakat apabila ada tujuan baik yang mau ke Jakarta ataupun ke Jawa Tengah bisa melalui jalan alternatif ini, lewat Pintu Tol Cikamurang, dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Dinas Bina Marga yang telah mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jalan di Desa kami ini”, ungkap beberapa warga.

Sementara menurut Haryanto (Pelaksana Lapangan) dan Marzuki alias Ebong (Mandor) “Mudah – mudahan pembangunan ifrastruktur betonisasi di Desa Sukaslamet ini lebih mengutamakan Kualitan dan Kuantitas demi kepentingan masyarakat itu sendiri, sebagai uapaya memebrikan yang terbaik kepada masyarakat, pada umumnya dengan jalan yang  bagus roda perekonomian masyarakat bisa terwujud”, Tuturnya. (SUWARTO)
loading...

DPR Sahkan Perppu Kebiri, Fraksi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera sempat menolak.

JAKARTA - Sidang Paripurna DPR pada Rabu, 12 Oktober 2016, mengagendakan pengambilan keputusan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Saat permintaan persetujuan, Fraksi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera sempat menolak. Situasi itu membuat pimpinan sidang Agus Hermanto menskors sidang untuk lobi-lobi.

Usai lobi, Agus kemudian mempersilakan kedua Fraksi untuk menyampaikan pernyataannya. Anggota Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati mengatakan Fraksinya tetap menolak Perppu ini.

"Apabia mayoritas menyetujui, maka kami hormati. Dengan catatan, Gerindra belum menyetujui sebagai satu Fraksi," kata Sara.
Sara menyatakan, setelah disetujui, maka dia meminta ada revisi UU Perlindungan Anak, agar muatannya bisa lebih komperhensif lagi. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

"Dalam melindungi perempuan dan anak dengan jujur, maka Fraksi PKS bisa disetujui diterima, untuk direvisi kekurangannya," kata Jazuli.

Setelah menerima masukan itu, Agus kemudian menanyakan kembali persetujuan sidang ini agar Perppu bisa disahkan menjadi Undang Undang.

"Kami tanyakan kepada bapak ibu, apakah RUU Penetapan Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Perlindungan Anak dapat disetujui denga catatan kedua fraksi tersebut?" tanya Agus.
"Setujuuuu," jawab peserta sidang secara serempak.

Sumber : Viva.co.id
loading...

Warga Indramayu Barat, Apresiasi Betonisasi Jalan Sukra - Bugis

INDRAMAYU - Sesuai janji yang telah di ikrarkan oleh pasangan Bupati  indramayu Hj. Anna Sophana dan H.  Supendi  semasa kampanye di hadapan para pendukungnya  satu tahun yang lalu ,  salah satu poinya beliau menyatakan “bila kami terpilih kembali untuk memimpin indramayu, akan kami bangun seluruh infrastruktur kabupaten  yang ada di wilayah indramayu barat,” Ungkap nya.

Hasil dari pantauan pantura pos , patut beri apresiasi atas kerja nyatanya ,apa yang beliau janjikan  terealisasikan. Seperti  sekarang sedang berlangsung pengerjaan cor rabat beton di wilayah antara kec. Sukra dan Kec. Anjatan tepatnya di Jalan Sukra –bugis ,dengan sumber dana APBD Kab. Indramayu  Tahun 2016.

Dengan anggaran sebesar Rp 2.368.420.000,00 ( Dua milyar tiga ratus enam puluh delapan juta  empat ratus dua puluh ribu rupiah ). Dengan panjang jalan kurang lebih 1040M ( sta. 5+660 –sta.6+700 ). Melalui Dinas PU.Bina Marga menunjuk pelaksana pengerjaan yaitu CV. Faiz Putra.                                                                                                                                                                           H.Karto selaku kontraktor CV. Faiz Putra  melalui pelaksana lapangan nya, Anton ketika di temui pantura pos  mengatakan “ Dalam pengerjaan pengecoran ini   terpaksa  kami  kerjakan siang- malam, mengingat armada kami terbatas dan sudah tiba saat nya musim hujan serta  mengingat pula jalan ini satu-satunya jalan penghubung dua kecamatan, sehingga tak ada alasan bagi kami untuk mengebut pengerjaannya, agar cepat terselesaikan. 

lanjutnya “ Saya beserta crew mengucapkan terimakasih kepada Bupati Indramayu, dan Dinas Bina Marga yang telah memberikan kepercayaan  untuk mengerjakan proyek ini,serta berterimakasih pula kepada,  pamong Desa Cilandak , karang taruna anjatan baru dan tokoh masyarakat, yang turut serta membantu kami,  untuk melancarkan aktivitas pekerjaan ini , alhamdulilah,sampai saat ini berjalan lancar dan kondusif”.terangnya.
                                                                                      
Sementara Waram (48),  selaku tokoh masyarakat Dusun Gadel  ketika di temui pantura pos menuturkan,  “ saya sangat berterimakasih kepada Bupati Indramayu, yang telah merealisasikan  program program nya , sehingga  pajak yang kami berikan tidak sia- sia dan  bisa di nikmati secara langsung oleh masyarakat umum,  karena pembangunan ini hal vital bagi kami untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.

Lanjutnya” kami berharap pekerjaan ini cepat terselesaikan,agar menjelang musim panen sudah bisa di lewati  roda empat  sehingga aktivitas kami terbantukan,dan mudah –mudahan  dengan di bangun menggunakan cor rabat beton ini jalan kami bertahan lama.tuturnya. ( Casita .R )            
loading...