Kuwu Di Minta Sisihkan Dana Desa Untuk Guru Madrasah

CIREBON – Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra melantik Dewan Pengurus Pimpinan Daerah Persatuan Guru Madrasah (PGM)  Kabupaten Cirebon masa bakti 2016 – 2021, Senin (5/9). PGM ini terdiri  guru honorer sekitar 85% dan 15% pegawai Kementerian Agama.

“PGM  sebagai wadah guru madrasah DPW untuk tingkat Jawa Barat dan DPD untuk tingkat daerah. Untuk mendorong agar Kementerian Agama melakukan sertifikasi terhadap para guru madrasah dan ini akan kami perjuangkan,” kata Ketua PGM Jawa Barat, Heri Purnama kepada radarcirebon.com

Selanjutnya, Pemkab Cirebon  memberikan kontribusi berupa anggaran atau dana tunjangan sebagai stimulus sebesar Rp100 juta untuk  PGM Kabupaten Cirebon, pertahunnya yang dimulai dari tahun 2016.

“Ini walaupun berada di bawah Kemenag, tapi tetap saya bina. Pemkab akan berikan stimulan setiap tahunya Rp100 juta karena keberadaan dari guru madrasah mempunyai peran yang penting, sehingga perlu ditunjang dengan dana stimulan,” ujar Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

Bupati  Sunjaya  juga akan menginstruksikan para kepala desa untuk turut serta membantu kesejahteraan para guru madrasah, dengan cara menyisihkan dana desa untuk guru madrasah.  “Nanti saya juga perintahkan para kuwu untuk menyisihkan dana desa yang akan digunakan untuk kesejahteraan guru madrasah,” katanya.(Sumber Radar Cirebon)
loading...

#Tags

Blogger
Disqus

2 comments

ayo bergabung diajoqq , silakan coba keberuntungan anda disini dan menangkan ratusan juta rupiah,hadiah menantikan
anda silakan bergabung invite pin bb#58cd292c

Balas

ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
pin bb#58ab14f5

Balas