Breaking News

Kapolri Minta Polisi Lalu Lintas Tak Tinggalkan 'Medan Tempur' di Jam Macet

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan polisi lalu lintas tak lari dari 'medan tempur' alias pergi di saat jam macet. Polantas harus hadir di tengah kemacetan. Bahkan Direktur Lalu Lintas juga jangan sungkan turun ke jalan.

"Kemudian memperbaiki dalam hal kemacetan dan kelancaran lalu lintas. Saya minta agar semua pimpinan Kasatlantas, Dirlantas jangan segan turun ke lapangan. Bahkan saya minta juga lebih proaktif lagi di bidang rekayasa lalu lintas," jelas Tito di sela pengarahan ke Polantas di Jakarta, Senin (5/9/2016).

Tito menyampaikan, Polantas harus mengutamakan pelayanan ke publik. Rebut kepercayaan masyarakat.

"Saya juga minta mereka untuk menggelar sebanyak banyaknya anggota di jam-jam kemacetan di titik rawan kemacetan. Supaya masyarakat merasa nyaman," jelas dia.

Kemudian di bidang pelayanan administrasi, Tito meminta agar masyarakat dipermudah jangan dipersulit dalam mengurus SIM, STNK, dan BPKB.

"SIM Online, STNK Online, BPKB Online. Jadi nggak perlu banyak bersentuhan dengan polisi. Otomatis peluang koruptif jadi akan rendah. Di samping itu kita bisa mengurangi jumlah polisi di jalan dan mereka bisa ditugaskan di tempat lain," tegas dia.(Sumber Detikcom)
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan polisi lalu lintas tak lari dari 'medan tempur' alias pergi di saat jam macet. Polantas harus hadir di tengah kemacetan. Bahkan Direktur Lalu Lintas juga jangan sungkan turun ke jalan.

"Kemudian memperbaiki dalam hal kemacetan dan kelancaran lalu lintas. Saya minta agar semua pimpinan Kasatlantas, Dirlantas jangan segan turun ke lapangan. Bahkan saya minta juga lebih proaktif lagi di bidang rekayasa lalu lintas," jelas Tito di sela pengarahan ke Polantas di Jakarta, Senin (5/9/2016).

Tito menyampaikan, Polantas harus mengutamakan pelayanan ke publik. Rebut kepercayaan masyarakat.

"Saya juga minta mereka untuk menggelar sebanyak banyaknya anggota di jam-jam kemacetan di titik rawan kemacetan. Supaya masyarakat merasa nyaman," jelas dia.

Kemudian di bidang pelayanan administrasi, Tito meminta agar masyarakat dipermudah jangan dipersulit dalam mengurus SIM, STNK, dan BPKB.

"SIM Online, STNK Online, BPKB Online. Jadi nggak perlu banyak bersentuhan dengan polisi. Otomatis peluang koruptif jadi akan rendah. Di samping itu kita bisa mengurangi jumlah polisi di jalan dan mereka bisa ditugaskan di tempat lain," tegas dia.(Sumber Detikcom)
loading...

No comments