Trump Sebut Warga dari Negara Muslim Dilarang Masuk AS


WASHINGTON - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik, Donald Trump kembali menyatakan semua warga dari negara mayoritas Muslim dilarang untuk memasuki AS. Hal itu disampaikan Trump saat berkampanye di Portland beberapa waktu lalu.


Dalam pidatonya, Trump menyatakan, imigrasi AS harus mengeluarkan larangan bagi warga negara mayoritas Muslim dengan masalah terorisme untuk memasuki AS. Alasannya, untuk mencegah masuknya teroris ke AS.

"Kita membiarkan orang-orang datang dari negara-negara teroris, yang seharusnya tidak diperbolehkan. Sebab, kita tidak bisa sepenuhnya mengawasi mereka," kata Trump dalam pidatonya.

"Tidak ada cara untuk memeriksa dan mengawasi mereka setiap saat. Anda tidak tahu siapa mereka. Ini bisa menjadi kuda Trojan besar sepanjang masa," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (9/8).

Pengusaha nyentrik itu di kesempatan yang sama turut menyebut nama sejumlah negara yang menurut dia menjadi sumber teroris selama ini. Negara-neagra itu antara lain, Somalia, Suriah, Maroko, Uzbekistan, Afghanistan, Irak, Pakistan, Yaman, dan juga Filipina.(Sumber Sindonews)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post