Pemalsu Kartu Sehat di Indramayu Patok Biaya Rp50 Ribu

INDRAMAYU - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Yadi Hidayat mengungkapkan sebanyak 370 masyarakat yang menjadi korban pemalsuan surat validasi kartu sehat dan pintar (Kasep) Dinas Kesehatan dipunguti pelaku sebesar Rp50 ribu per orang.

Yadi mengaku dari pemalsuan tersebut memang tidak ada dampak kerugian materil yang besar atau jebolnya APBD, namun pihaknya khawatir jika nantinya banyak penerima Kasep yang tidak tepat sasaran.

"Memang dari surat validasi yang dipalsukan itu 80 persen masyarakat miskin tapi mereka menempuhnya dengan prosedur yang tidak benar," paparnya, Selasa (9/8/2016).

Adapun persyaratan untuk penerima Kasep itu, katanya, adalah masyarakat miskin yang mendapatkan surat rekomendasi miskin dari desa yang kemudian divalidasi Dinas Kesehatan dengan dibuktikan surat validasi Kasep yang sekarang marak dipalsukan.

"Jika belum mendapatkan kartu Kasep, dengan memakai surat validasi bisa mendapatkan pengobatan gratis dari rumah sakit," ungkapnya.

Untuk mengecek surat tersebut apakah palsu atau tidak, tambahnya, pihaknya memastikan nomor surat dan identitasnya. Setelah dicek sebanyak 370 orang itu tidak terdaftar dan tanda tangan di surat itu merupakan hasil scan.


"Dengan adanya kasus itu, kami merubah sistem pemberian surat validasi dengan memakai kertas NCR (Nice Carbon) jadi sulit untuk dipalsukan," pungkasnya. (Sumber Okezone)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post