Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dana Desa

TUBEI – Pengusutan kasus dugaan koruspsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), selangkah lagi. Dalam pekan ini juga, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong akan menetapkan tersangka.

Bahkan Seksi Pidana Khusus (Pidus) Kejari Lebong informasinya dalam minggu ini akan gelar perkara mengevaluasi hasil penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi ADD dan DD di salah satu desa.

Hanya saja, Kepala Kejari (Kajari) Lebong R. Doddy Budi Kelana, SH, MH melalui Kasi Pidsus Fery Junaidi, SH masih belum mau membuka secara terang-terangan mengenai hal tersebut.

 “Ya nanti saja kalau sudah gelar perkara dan sudah ditingkatkan menjadi penyidikan, kita akan buka semuanya ke publik. Ini juga demi kepentingan proses penyelidikan,” kata Fery.

Namun Fery mengatakan, kalau gelar perkara kasus dugaan koupsi ADD dan DD memang akan dilaksanakan dalam minggu ini. Meskipun jadwalnya masih belum dipastikan.

 “Kita hari ini (kemarin) masih memeriksa saksi dari perangkat desa. Hari ini terakhir pemeriksaan saksi untuk selanjutnya dilakukan gelar perkara tim jaksa penyelidik,” sambung Fery.

Dari hasil pengusutan sementara, tambah Fery, tanda-tanda adanya unsur pidana korupsi dan kerugian negara sudah ada. Dimana ada indikasi kuat beberapa laporan pertanggungjawaban kegiatan fiktif pada realisasi ADD. Serta adanya dugaan markup dari dana pembangunan fisik pada realisasi DD.


 “Jadi kita minta kawan-kawan bersabar dulu. Minggu ini Insya Allah sudah kita gelar perkara untuk meningkatkan proses hukum dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kalau soal siapa yang bakal jadi tersangka dan berapa tersangkanya, itu nanti saja setelah gelar perkara selesai kita laksanakan,” imbuh Fery. (Sumber Harian Rakyat Bengkulu)
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Recent Post