Indramayu


Cirebon


Subang


Home » » Belasan Calhaj Cadangan di Indramayu Gagal Berangkat

Belasan Calhaj Cadangan di Indramayu Gagal Berangkat

INDRAMAYU - Kastur dan Carsem, warga Desa Pegagan Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu hanya bisa pasrah mengetahui gagal berangkat ke tanah suci. Meski telah mengikuti manasik haji dan mendapatkan seragam dan kain ihram namun karena hanya masuk ke dalam daftar cadangan, mereka pun harus ikhlas.

Kastur dan Carsem tidak sendirian. Selain mereka masih ada belasan warga Kabupaten Indramayu lainnya yang seperti mereka.

Menurut Kastur, awalnya mereka pasrah dengan ketentuan daftar tunggu yang diberlakukan pemerintah. Namun setelah dijanjikan salah satu kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) bisa masuk daftar cadangan dan akan berangkat tahun ini, dengan syarat melunasi seluruh biaya haji termasuk biaya bimbingan haji di KBIH tersebut, ia pun ikut.

"Saya tidak mengerti apa-apa jadi nurut saja,” Kastur kepada “FC”, Selasa (9/8).
Dia menjelaskan, pihaknya mendaftarkan diri bersama anak, menantu dan kedua besannya. Pasangan tersebut mendaftar pada 2011 dengan membayarkan uang sebanyak Rp 50 juta. Mereka kemudian didatangi KBIH Al Amanah Desa Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, dan dijanjikan berangkat tahun ini apabila melunasi biaya haji ditambah uang manasik.

"Kami diminta membayarkan sekitar Rp 34 juta. Soalnya pihak KBIH sudah menjanjikan kami berangkat tahun ini meskipun masuknya di daftar cadangan," kata Kastur.

Ia mengatakan para calon haji yang mendaftarkan diri ke KBIH tersebut, langsung membayarkan uang pelunasan ke pemilik KBIH, tidak melalui bank seperti umumnya. Kastur yang berkerja sebagai petani, mengaku percaya kepada pihak KBIH, karena tidak mengerti prosedur yang seharusnya.

Setelah pembayaran lunas, mereka lalu mengikuti rangkaian manasik dan diberi fasilitas seperti pakaian ihram, seragam, kartu identitas haji dan lainnya. Namun, meski telah mengikuti apa yang sisarankan pihak KBIH, mereka justru tak jadi diberangkatkan.

"Sekarang saya hanya bisa pasrah. Mungkin memang belum waktunya berangkat tahun ini," kata Kastur.

Ketua Fraksi PKB DPRD Indramayu , Ahmad Mujani mengatakan, haji di Kabupaten Indramayu tahun 2016 ini diwarnai banyak masalah. Salah satunya banyak laporan yang ia terima dari masyarakat bahwa kuota untuk jemaah calon haji lansia dikomersilkan.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat, jemaah calon haji dari mulai tahun 2010-2013 dipungut sebesar Rp 350 ribu. Sementara komersialisasi kuota calon haji lansia berdasarkan pengakuan Rp 4 juta sampai Rp 5 juta,” ungkapnya.

Dia juga mendesak agar pihak Kementrian Agama Indramayu segera melakukan langkah konkret mengusut tuntas pelaku tersebut. (Sumber Fajarnews)


2 komentar:

  1. mari bermain bersama kami di ION QQ
    banyak hadiah dan bonus yang menanti anda.
    depo/wd minimal 15.000 tidak ada batasan maksimal wd,berapapun anda menang akan kami bayar,di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot)
    pin BB 58ab14f5.

    ReplyDelete
  2. Gabung yuk di F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Ini pin bbmnya 5ee80afe :D

    ReplyDelete