Indramayu


Cirebon


Subang


Latest NEWS

Wiih...!!! Menjelang Kampanye Pilwu, Pengusaha Konveksi Kebanjiran Order

PANTURAPOS.COM - Konveksi N7 yang terletak diwilayah Bypass Pantura Patrol depan gudang Bulog akhir akhir ini kebanjiran order, pasalnya di Kabupaten Indramayu akan diselenggarakan Pilwu serentak, masing masing calon kuwu baik para simpatisannya kebanyakan memesan kaos, pemesanan kaos sendiri bisa mencapai ratusan bahkan ribuaan kaos untuk satu calon kuwu.
       
Menurut Norma Safrida saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos.online " jumat ( 17/11 ) sang pemilik Konveksi N7 pemesanan kaos sendiri bukan saja para calon kuwu akan tetapi ada kaum nelayan seperti nelayan dari Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur ada juga dari dinas terkait yang memesan kaos ataupun baju dan jas kesini, adapun pesanannya ada yang mencapai ratusan bahkan lebih dari itu, ungkapnya.
       

Hal senada juga disampaikan karyawan N7 Didin, kami bekerja dari pagi hingga sore hari, memang sekarang lagi kebanjiran order jadi banyak lemburan dan tentang harga konveksi N7 lebih murah dibandingkan dengan konveksi lain adapun peminatnya ada yang satu wilayah Kabupaten Indramayu ada juga dari wilayah wilayah lain bahkan ada juga dari Jakarta. (SUWARTO)

Parah...!!! Pintu Masuk Kantor Telkom Haurgeulis Becek, Bikin Pengunjung Gagal Fokus

Kondisi jalan masuk Kantor Telkom Haurgeulis
PANTURAPOS.COM – Kantor layanan PT. Telkom Haurgeulis, yang terletak di Jl. Ahmad Yani Haugeulis saat ini kondisi pintu masuknya membuat pengunjung ‘gagal fokus’, pasalnya ketika pengunjung mau memasuki Kantor tersebut, jalan masuk pintu gerbangnya selalu becek dan tergenang air.

Menurut salah seorang pengunjung yang bernama Ibu Yuni (38), kepada Panturapos mengatakan, ia merasa aneh saja karena akses masuk menuju Kantor milik BUMN tersebut selalu becek dan tergenang ketika musim hujan, sehingga hal tersebut sangat menyulitkan bagi para pengunjung karena kondisi jalan masuknya licin.


Ketika Panturapos meninjau lokasi tersebut memang akses jalan pintu masuknya cukup memprihatinkan, karena jalanya selalu digenangi oleh air. Dan nampaknya hal tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa perhatian dari pihak pengelola Kantor milik BUMN tersebut. Sebagai tempat publik dan milik Pemerintah, sudah seharusnya pihak pengelola Kantor Telkom Haurgeulis memperhatikan kenyamanan dan keselamatan para pengunjungnya. (SDI)

Alamak...!! Musimnya Hujan, Pantai Plentong Ujunggebang Sepi Wisatawan

Wisatawan dari Indramayu di Pantai Plentong
PANTURAPOS.COM - Pantai plentong Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu biasanya ramai pengujung apalagi hari libur seperti hari minggu dan hari hari lainnya, pengunjung yang datang bukan saja dari Indramayu tetapi dari Kabupaten lain juga banyak yang datang, demi melihat keindahan pantai tersebut, seperti Kabupaten Subang maupun Sumedang.
     
Destinasi wisata alam pantai plentong sendiri merupakan kebanggan warga pantura khususnya wilayah Kecamatan Sukra, keindahan pantai terlihat jelas apabila pengujung pagi pagi datang kepantai plentong, disamping suasana yang sejuk matahari diufuk timur akan keluar seakan akan dari dasar lautan dan kemungkinan nama plentong sendiri dalam bahasa Jawa, plentong artinya keluarnya matahari atau cahaya sinar dari matahari tersebut.
     

Menurut pengujung pantai plentong Marlinah ( 42 Th ) saat bicang bincang sama Awak media " panturapos online " minggu ( 12/11 ) dirinya sering rekreasi kelaut Ujunggebang disamping biayanya terjangkau jarak tempu perjalananpun dekat hanya satu jam dari Kampung saya kesini, tapi sekarang musim penghujan para pengujungpun sepi buktinya sekarang, cuman beberapa orang saja yang datang, biasanya kalau hari minggu banyak sekali pengunjungnya baik dari Indramayu maupun dari Kabupaten lain, katanya.(SUWARTO)

Parah...!!! Infrastrukur Jalan Di Desa Bugel, Masyarakat Pada Ngeluh Tuh...

PANTURAPOS.COM - Kondisi infrastruktur jalan di Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, sungguh sangat memprihatinkan, pasalnya, sebagian besar sudah banyak terjadi kerusakan, dari mulai infrastruktur jalan milik Kabupaten hingga jalan milik desa (Gang desa).

Salah satu kerusakan yang masif terjadi di Jalan desa (Gang) Blok tengah. Kondisi jalan atau gang desa itu sudah banyak terjadi kerusakan, lapisan aspal sisa perbaikan dulu sudah banyak yang terkelupas dan hilang, hingga membuat beberapa warga setempat merasa kurang nyaman ketika berlalu lalang.

" Ini jalan desa apa kubangan kerbau, dari dulu sampe sekarang belum ada perbaikan - perbaikannya. " ucap salah seorang warga yang enggan ditulis jati dirinya, kepada PANTURA POS,  belum lama ini.

Dikatakan dia, kondisi infrastruktur yang rusak itu, imbasnya akan menghambat aktifitas warga, serta menghambat roda perekonomian desa.

Ditambahkan dia, dirinya sebagai warga Desa Bugel berharap, pihak Pemdes segera pro aktif untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Desa Bugel secara keseluruhan, sehingga aktifitas warga bisa berjalan lancar.


" Tolong kepada Bapak Kuwu Desa Bugel. Segera benahi dan perbaiki infrastruktur jalan ini. Jangan sampai terjadi kerusakan yang cukup parah, ujung - ujungnya masyarakatlah yang jadi korban. Pemerintah pusat sudah menggelontorkan bantuan dana ADD dan DD, kenapa tidak secepatnya direalisasikan " tegas dia. (Mansur Kurdi)

Alhamdulillah...Bupati Anna Sophana Berikan Bantuan Untuk Korban Angin Puting Beliung

PANTURAPOS.COM - Kejadian bencana alam angin puting beliung yang terjadi senin ( 13/11 ) diwilayah Indramayu Barat langsung direspon Bupati Indramayu Hj. Anna. Sophanah, kedatangan Bupati selasa ( 14/11 ) tersebut disambut antusias warga korban angin puting beliung, dalam kunjungannya Bupati yang didampingi jajaran Muspida Kabupaten Indramayu juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( PBPD ) dan  PMI Kabupaten, Bupati Indramayu Hj. Anna.S, memberikan bantuan kepada korban anging puting beliung.
       
Bantuan tersebut berupa sembako dan uang tunai dan diterima langsung oleh keluarga korban,dari hasil penelusuran " panturapos.com online "  kejadian angin puting beliung diwilayah Indramayu Barat mengakibatkan kerusakan kurang lebih 249 rumah yang tersebar di 5 Desa diantaranya Desa Mekarjati Kecamatan Hargeulis kurang lebih 127 rumah, sedangkan 122 rumah tercatat dibeberapa Desa seperti Desa Lempuyang, Salamdarma, Kedungwungu dan Bugis Tua Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu.
       
Menurut beberapa warga Mekarjati juga beberapa warga Bugis Tua, kami sangat berterimakasih kepada Ibu Bupati atas segala bantuan yang diberikan kepada kami, kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Desa, pihak Muspika beserta jajarannya dan warga masyarakat yang sama sama membantu kami.
       

Lebih dalam dikatakan Kuwu Bugis Tua Kecamatan Anjatan Moh. Asep " kami atas nama masyarakat Desa Bugis Tua mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Indramayu Hj. Anna. Sophanah dan juga jajaran terkait yang telah membantu masyarakat kami yang  tertimpah musibah angin puting beliung mudah mudah atas bantuan semua pihak amal ibadahnya diterima disisimu, ya Robb dan kami semua yang mendapat musibah diberi ketabahan dan kesabaran, katanya. (SUWARTO)

Ternyata Juru Kunci Gunung Tumpeng dan Jambe Pitu Pernah Tinggal Di Indramayu Loh...

PANTURAPOS.COM - Gunung tumpeng dan petilasan Jambe pitu yang terletak diwilayah Kabupaten Cilacap, Kecamatan Adipala Desa Karangbenda diera masa keemasan Presiden RI ke 2 Soeharto sering mengunjungi petilasan Jambe pitu apalagi saat malam satu Syura, dipetilasan tersebut terdapat  sang hyang wisnu murti dan dua pusaka kembang wijaya kesuma yang disebut sang hyang lengkung kesuma dan cakra baskara.
     
Sedangkan digunung tumpeng terdapat petilasan eyang Noto jiwo, juru kunci digunung tumpeng Kiat Gunawan yang pernah mengeyam pendidikan di UDIP Semarang, dirinya mengaku masih ada darah Indramayu bahkan lama menetap diindramayu tepatnya didesa Sukahaji Kecamatan Patrol.
       
Dikatakan beberapa peziara yang sering soan kepetilasan tersebut menuturkan kepada Awak media " panturapos online " kalau juru kunci dijambe pitu itu adik sepupuhnya mas Kiat namanya mas Toto waktu jamannya Pa Harto ( Presiden RI 2 ) juru kuncinya Eyang Tomo, setelah Eyang Tomo sumeren dan Pa Harto juga sumeren ( Wafat ), juru kunci digantikan cucu cucu beliau yakni mas Kiat Gunawan dan mas Toto,sedangkan diwilayah tersebut banyak petilasan seperti Gua Nagaraja, Gua Ratu, Gua Rahayu dan banyak lagi petilasan petilasan yang lain, ungkapnya.(SUWARTO)

Ngeri...!!! Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Indramayu Barat, Pertanda Apa Ini...??

PANTURAPOS.COM - Angin puting beliung menerjang beberapa Desa diwilayah Indramayu Barat seperti Desa cipedang, Kedungwungu, Salamdarma, Bugis Tua dan dibeberapa Desa lainnya di Inbar kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 Wib, angin puting beliung yang disertai hujan lebat tersebut merusak beberapa rumah penduduk dan juga pepohonan banyak yang tumbang diterjang angin puting beliung, bukan itu saja aliran listrikpun padam karena keganasan angin puting beliung.
     
Menurut beberapa warga saat dimintai keterangan tentang kejadian anging puting beliung minggu ( 12/11 ), kejadian tersebut sangat mengagetkan warga karena hujan lebat disertai angin puting beliung secara tiba tiba merusak genteng atap rumah dan pohonpun banyak yang tumbang, ungkap beberapa warga.
     
Hal yang sama juga dikatakan Calim warga Desa Salamdarma kepada wartawan " panturapos online " kami sekeluarga kaget kerena angin puting beliung merusak atap rumah kami tapi alkhamdulilah tidak ada korban, katanya.
     
Sementara pantauan dilapangan yang berhasil dihimpun Awak media dibeberapa Desa ada beberapa rumah yang roboh seperti didesa Kedungwungu Kecamatan Anjatan tetapi rumah  yang roboh sudah ditinggal pemiliknya sampai berita ini diturunkan belum ada kabar tentang korban angin puting beliung.(SUWARTO)

Setelah Hotel Alexis Ditutup, Eks Pekerja Asal Indramayu Pada Pindah Kemana Ya...???

PANTURAPOS.COM - Hotel Alexis yang beralamat dijalan RE Martadinata No: 1 Pademangan Ancol Jakarta Utara, akhir akhir ini ramai diperbincangkan, setelah resmi Hotel Alexsi ditutup oleh gubernur DKI Jakarta yang baru Anies Baswedan ini menjadi langkah awal yang mengejutkan bagi warga Jakarta.
     
Hotel Alexis yang merupakan surga dunia kini sudah tamat riwayatnya, bahkan sekarang ramai diperbicangkan bukan saja warga Jakarta tapi hampir diseluruh Nusantara, hotel tersebut merupakan hotel bagi kelas menengah keatas dan terdapat pula tempat esek esek bagi pria hidung belang, sedangkan jasa pelayanan birahi ada yang lokal maupun impor, taripnya pun dari satu juta lebih untuk lokal dan dua juta lebih untuk impor.
    
Menurut Mr X yang namanya minta dirahasiakan saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " beberapa hari yang lalu, memang pengalaman kami waktu beberapa tahun lalu saat kami masih bekerja sebagai kaki tangan mucikari dijakarta, ada beberapa anak buahnya terutama anak Indramayu yang bekerja sebagai PSK dihotel Alexis itupun harus melalui seleksi jadi untuk kerja dihotel Alexis tidak mudah karena harus benar benar ceweknya yang wow pokoknya mirip artis. katanya. (SUWARTO)

Ladalah...!!! Tempat Mesum Pantura Ditutup, Warung Remang – remang Tumbuh Subur Di Tanah Perhutani Gantar

PANTURAPOS.COM - Penggusuran warung remang remang ( Warem ) disepanjang jalur pantura tepatnya dikecamatan Kandanghaur dan Kecamatan Patrol sudah rata dengan tanah begitu juga dengan penutupan warem diwilayah Desa Cilandak dan Desa Sukra Wetan hal tersebut demi mewujudkan Indramayu  Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtera. ( Remaja ).

Disepanjang jalur pantura tepatnya didua Kecamatan antara Patrol dan Kandanghaur tersebut sudah tidak nampak lagi termasuk wilayah lainnya, tetapi ada yang beda diwilayah kecamatan Gantar tepatnya Desa Baleraja telah menjamur tempat tempat maksiat, warung remang remang disepanjang jalur Hargeulis menujuh arah Bantarwaru tersebut disamping menjual miras terdapat juga pekerja sek komersial ( PSK ), apalagi  lahan yang digunakan untuk membangun warung remang remang ternyata milik Perhutani.
     

Menurut beberapa warga Desa Baleraja saat bincang bincang dengan Awak Media " panturapos online " beberapa hari yang lalu, seharusnya dari dini pihak Muspika memberikat peringatan dan kalau masih membandel harus segera ditutup jangan sampai menjalar dan akhirnya bertambah banyak, yang kami kawatirkan ada eksodus dari Wilayah Pantura kewilayah Baleraja, kami mohon kepada pihak terkait agar menutup warung remang remang ( Warem ) tersebut, ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

Ngeri...!!! Jutaan Lembing Batu, Serang Warga Indramayu Barat

PANTURAPOS.COM - Hama lembing yang mirip walang sangit menyerang warga Indramayu Barat ( Inbar ), hama lembing tersebut disamping mengeluarkan bau tak sedap juga membuat badan gatal gatal dan merasakan rasa pedih dimata, hal tersebut mengganggu pengguna jalan terutama kendaraan roda dua.
      
Dibeberapa wilayah Indramayu Barat terpantau ditiga Kecamatan seperti Kecamatan Patro, Sukra, Anjatan dan dibeberapa kecamatan lainnya, hama lembing tersebut jumblahnya ribuaan bahkan bisa mencapai jutaan, hama lembing biasanya menyerang penduduk saat malam hari dan disaat musim panen  tiba.
    

Menurut pengguna jalan Marlina, dirinya saat mengendara motor dari Patrol menuju Anjatan badan terasa gatal gatal dan mata merasakan pedih padahal waktu masih sore sehabis magrib, hasil pantauaan wartawan " panturapos online" sepekan ini hama lembing sangat meresahkan warga bukan saja pengguna jalan tempat hiburan pasar malam juga seperti didesa Bugel Kecamatan Patrol dan dianjatan kurang pengunjung karena serangan hama lembing tersebut. (SUWARTO)